Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kim Jong Un Krisis Paruh Baya hingga Sering Menangis Sendiri

Reporter

image-gnews
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri pertemuan keenam yangdigelar oleh Komite Sentral Partai Buruh kedelapan di Pyongyang, Korea Utara, 27 Desember 2022. KCNA via REUTERS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri pertemuan keenam yangdigelar oleh Komite Sentral Partai Buruh kedelapan di Pyongyang, Korea Utara, 27 Desember 2022. KCNA via REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan sering menangis sendirian. Ia disebut menjalani gaya hidup yang tidak sehat karena menghabiskan sebagian besar waktunya untuk minum minuman beralkohol dan anggur berkualitas.

Baca: Kim Jong Un Singkirkan Eks Menlu Korut Penghubung dengan Trump, Dieksekusi?

Pemimpin tertinggi yang berusia 39 minggu ini, telah lama menjauh dari sorotan publik. Hal ini membuat spekulasi tentang masalah kesehatannya yang serius. Kim Jong Un konon menderita krisis paruh baya dan sangat mengkhawatirkan kesehatannya, lapor Mirror.

Seorang akademisi Korea Utara yang berbasis di Seoul, Dr Choi Jinwook, mengatakan, Kim Jong Un menghadapi kecemasan baru atas kesehatan dan keselamatan pribadinya saat dia mendekati usia 40 tahun. Dia berkata, “Saya mendengar dia menangis setelah banyak minum. Dia sangat kesepian dan di bawah tekanan.”

Kim Jong Un telah diberitahu oleh dokter dan istrinya untuk mengurangi minum alkohol dan berolahraga lebih sering. Namun, dia tampaknya mengabaikan permintaan ini. Kim dilaporkan sangat khawatir dengan berita kesehatannya yang buruk bocor sehingga dia bepergian dengan toiletnya sendiri dalam perjalanan ke luar negeri yang jarang dilakukannya. Ia membawa toilet pribadi untuk mencegah mata-mata menjelajahi kotorannya dan mencari petunjuk tentang kesehatannya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kim Jong Un, yang dikenal menjaga kehidupan pribadinya, terlihat memegang tangan putrinya dalam penampilan publik pertamanya tahun lalu. Gambar yang dibagikan oleh badan negara menunjukkan putrinya berdiri di samping pemimpin dengan jaket puffer putih, memegang tangan Kim, saat mereka melihat perangkat keras militer.

Namun, media pemerintah Korea Utara tidak menyebutkan nama gadis itu, yang tampaknya menemani Kim saat dia mengawasi uji coba penembakan rudal tahun lalu.

Simak: Kim Jong Un Pecat Pejabat Militer No 2 Korea Utara, Ada Apa?

THE MIRROR 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


78 Tahun Donald Trump, Berikut Hikayat Presiden Amerika Serikat ke-45

12 jam lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Brendan McDermid
78 Tahun Donald Trump, Berikut Hikayat Presiden Amerika Serikat ke-45

Donald Trump telah berusia 78 tahun. Ambisinya menjadi Presiden Amerika Serikat terus menyala. Ini profil Presiden Amerika Serikat ke-45.


Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

3 hari lalu

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ratusan balon yang membawa sampah itu melintasi perbatasan kedua negara dan mendarat di berbagai wilayah Korsel sejak Selasa (28/5) malam. Menurut Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS), balon-balon itu bahkan mencapai provinsi tenggara Gyeongsang Selatan. South Korean Defence Ministry
Tiga Sikap Korea Selatan atas Kiriman Balon Sampah dari Korea Utara

Korea Selatan merespons kiriman balon sampah dari Korea Utara


Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

3 hari lalu

Warga berkumpul di lokasi gedung rusak yang diduga oleh media Suriah dan Iran sebagai serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, 1 April 2024.  REUTERS/Firas Makdesi
Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 12 Juni 2024 diawali oleh informasi enam negara di dunia yang sulit dikunjungi, termasuk Korea Utara dan Suriah.


Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

4 hari lalu

Lee Jae-myung, pemimpin oposisi utama Partai Demokrat, menghadiri acara pembubaran kamp pemilihan untuk pemilihan parlemen ke-22 di Seoul, Korea Selatan, 11 April 2024. REUTERS/Kim Hong-Ji
Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

Pemimpin oposisi utama Korea Selatan Lee Jae-myung didakwa pada Rabu 12 Juni 2024 atas tuduhan suap dan transfer dana ke Korea Utara


Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

4 hari lalu

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Kabupaten Songchon, Korea Utara, 28 Februari 2024. KCNA via REUTERS
Korea Utara hingga Suriah, Inilah 6 Negara yang Sulit Dikunjungi

Beberapa negara ini memiliki kebijakan visa yang sulit. Akibatnya negara tersebut sulit untuk dikunjungi wisatan atau pelancong.


Perang Psikologi dan K-pop: Korea Utara vs Korea Selatan

5 hari lalu

Selebaran anti-Korea Utara yang dirancang oleh kelompok aktivis yang berbasis di Seoul untuk dibawa dengan balon melintasi wilayah Korea Utara, saat berada di Seoul, Korea Selatan, 3 Juni 2024. Kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota inti dan didanai oleh keuangan serta sumbangan anggotanya sendiri, sebelumnya tidak merinci kegiatannya kepada media. REUTERS/Kim Hong-Ji
Perang Psikologi dan K-pop: Korea Utara vs Korea Selatan

Hubungan Korea Utara dan Korea Selatan yang secara teknis masih dalam perang memanas setelah pengiriman balon-balon sampah dari utara ke selatan.


Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

5 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Usai Kiriman Balon Sampah Korut, Korea Selatan Lepas Tembakan Peringatan di Perbatasan

Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan setelah sekitar 20 orang tentara Korea Utara melintasi Garis Demarkasi Militer.


Korea Selatan Tak Nyalakan Pengeras Suara Propaganda setelah Korea Utara Kirim Balon Isi Sampah

5 hari lalu

Sebuah balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara, membawa berbagai benda termasuk benda yang tampak seperti sampah, terlihat di sebuah taman di Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Yonhap via REUTERS
Korea Selatan Tak Nyalakan Pengeras Suara Propaganda setelah Korea Utara Kirim Balon Isi Sampah

Militer Korea Selatan memutuskan untuk tidak menyalakan pengeras suara propaganda di dekat perbatasan dengan Korea Utara setelah mendapat peringatan.


Balas Membalas Korea Selatan dan Korea Utara dalam Perang Balon Kiriman

5 hari lalu

Sebuah balon berisi sampah yang diyakini dikirim oleh Korea Utara sampai ke Incheon, Korea Selatan, 2 Juni 2024. Korea Utara kembali membuat tindakan yang bisa memprovokasi kemarahan Korea Selatan dengan mengiriman 600 balon yang berisi sampah. Yonhap via REUTERS
Balas Membalas Korea Selatan dan Korea Utara dalam Perang Balon Kiriman

Korea Utara tetap mengirimkan balon berisi sampah dan kotoran ke Korsel, Korea Selatan pun membalas mengarahkan pengeras suara ke Korea Utara.


Korut Kirim Lagi 1.000 Balon Isi Sampah, Balas Siaran Propaganda Korea Selatan

6 hari lalu

Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ratusan balon yang membawa sampah itu melintasi perbatasan kedua negara dan mendarat di berbagai wilayah Korsel sejak Selasa (28/5) malam. Menurut Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS), balon-balon itu bahkan mencapai provinsi tenggara Gyeongsang Selatan. South Korean Defence Ministry
Korut Kirim Lagi 1.000 Balon Isi Sampah, Balas Siaran Propaganda Korea Selatan

Korea Selatan kembali mendapat kiriman sampah dari Korea Utara. Apa sebabnya?