Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dituduh Memperbudak Wanita Yazidi, Perempuan Jerman Disidang

Reporter

image-gnews
Seorang pejuang wanita Yazidi berfoto selfie dengan seorang bocah disela berpatroli, di Shingal, Irak, 25 Agustus 2016. REUTERS
Seorang pejuang wanita Yazidi berfoto selfie dengan seorang bocah disela berpatroli, di Shingal, Irak, 25 Agustus 2016. REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan Jerman berusia 37 tahun yang dituduh menjadikan seorang wanita muda Yazidi sebagai budak setelah melakukan perjalanan ke Irak untuk bergabung dengan ISIS, diadili pada Rabu, Sky News melaporkan.

Baca juga: Ditangkap di Jerman, Pria Iran Diduga Rencanakan Teror Senjata Biologis

Wanita Jerman, yang diidentifikasi sebagai Nadine K, 37 tahun, dituduh membantu dan bersekongkol dalam kejahatan perang dan genosida dengan ISIS. Dia juga menghadapi dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan dan menjadi anggota organisasi teroris asing saat persidangan dimulai di Koblenz, di barat daya Jerman.

Jaksa mengklaim dia meninggalkan Jerman bersama suaminya pada Desember 2014 dan tinggal di berbagai lokasi di Suriah sebelum pindah ke Mosul di Irak. Setelah kedatangan mereka di Mosul, pasangan tersebut diduga menempati sebuah rumah yang pemiliknya diusir oleh ISIS.

Pada April 2016, suami Nadine K diduga memperbudak seorang wanita Yazidi berusia 22 tahun yang sebelumnya ditangkap oleh pejuang ekstremis saat penggerebekan di desa asalnya pada 2014.

"Nadine K dan suaminya menjadikan seorang wanita Yazidi sebagai budak," kata jaksa saat dia didakwa pada September. “Pria itu memperkosa dan memukuli wanita Yazidi secara teratur, yang diketahui Nadine K.”

Jaksa mengatakan, Nadine K berjaga-jaga untuk mencegah wanita berusia 22 tahun itu melarikan diri dan memaksanya melakukan pekerjaan rumah serta merawat anak-anak. Nadine K memastikan budaknya tidak dapat melarikan diri dengan mengambil pakaian hitamnya, yang tanpanya dia tidak dapat meninggalkan rumah di wilayah ISIS.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 “Semua ini memenuhi tujuan yang dinyatakan ISIS untuk menghapus keyakinan Yazidi,” kata mereka.

Pada 8 Maret 2019, pasangan itu bersama dua putri mereka dan wanita Yazidi ditangkap oleh pasukan Kurdi saat melarikan diri dari kubu terakhir ISIS di Baghuz di Suriah.

Selama upaya melarikan diri ini, suami terdakwa diduga memberi tahu wanita Yazidi itu bahwa dia sekarang "bebas". Terdakwa ditangkap setelah memasuki kembali Jerman pada 31 Maret 2022, dan sejak itu ditahan dalam penahanan pra-sidang. Sidang diperkirakan akan berlangsung beberapa minggu.

Baca juga: Polisi Jerman Bongkar Sel Teror ISIS yang Rencanakan Serangan Teror dan Pembunuhan

SKY NEWS | THE NATIONAL

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jerman Disebut Bakal Pangkas Bantuan Militer untuk Ukraina pada 2025

2 jam lalu

Calon anggota yang akan bergabung dengan Angkatan Bersenjata Ukraina 3rd Separate Assault Brigade mengambil bagian dalam kursus pengujian dasar militer, di tengah serangan Rusia di pusat Kyiv, Ukraina 27 Maret 2024. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Jerman Disebut Bakal Pangkas Bantuan Militer untuk Ukraina pada 2025

Berdasarkan dokumen yang dilihat Reuters, Jerman memangkas anggran bantuan militer untuk Ukraina menjadi Rp70 triliun.


ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

1 hari lalu

Anggota ISIS memegang bendera di Raqqa , 29Juni 2014. REUTERS
ISIS Mengklaim Bertanggung jawab atas Penembakan di Oman yang Menewaskan 9 Orang

ISIS lewat Telegram mengungkap bertanggung jawab atas aksi penembakan di sebuah masjid syiah di Oman.


KJRI Frankfurt Akan Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Pembunuhan di Jerman

2 hari lalu

Ilustrasi peti jenazah. deathandtaxesmag.com
KJRI Frankfurt Akan Fasilitasi Pemulangan Jenazah WNI Korban Pembunuhan di Jerman

Seorang WNI berusia 34 tahun diduga merupakan korban pembunuhan setelah ditemukan tewas di kediamannya di Jerman.


WNI di Jerman Tewas dengan 30 Luka Tusukan, Diduga Dibunuh Sang Suami

3 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan dengan senjata tajam. news18.com
WNI di Jerman Tewas dengan 30 Luka Tusukan, Diduga Dibunuh Sang Suami

KJRI Frankfurt mengatakan akan memfasilitasi pemulangan jenazah YCH, seorang WNI yang ditemukan tewas di Jerman.


Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

5 hari lalu

Seorang anak Palestina digendong ibunya saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Pemerintah Jerman Dituding Blokir Upaya Medis bagi Anak-anak Gaza

Organisasi bantuan Jerman menuduh pemerintah memblokir bantuan medis yang sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang terluka parah di Gaza


Amerika Serikat akan Simpan Rudal Jarak Jauhnya di Jerman

6 hari lalu

Bendera Swedia dan Nato. TT News Agency/Fredrik Sandberg/via REUTERS
Amerika Serikat akan Simpan Rudal Jarak Jauhnya di Jerman

Sumber menyebut untuk menangkal ancaman Rusia, Amerika Serikat akan menempatkan rudal jarak jauhnya di Jerman.


Menengok Sejarah Pembuatan Bir di Dortmund Jerman

7 hari lalu

Brewery-Museum Dortmund (dortmund.de)
Menengok Sejarah Pembuatan Bir di Dortmund Jerman

Sebagai jantung budaya wilayah Ruhr, Dortmund terkenal dengan batu bara, baja, dan tentu saja bir.


Irak Hukum Mati Istri Eks Pemimpin ISIS Al Baghdadi

7 hari lalu

Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, al Baghdadi bersembunyi di Provinsi Idlib, sebuah wilayah yang didominasi oleh kelompok-kelompok pesaing ISIS, Al Qaeda, dan berjarak ratusan kilometer dari bekas wilayah ISIS di sepanjang perbatasan antara Suriah dan Irak. Islamic State Group/Al Furqan Media Network/Reuters TV
Irak Hukum Mati Istri Eks Pemimpin ISIS Al Baghdadi

Istri bekas pemimpin ISIS di Irak dihukum mati karena mengurung wanita Yazidi di rumahnya.


Survei: Tingkat Kepuasan Warga Jerman ke Pemerintah Anjlok

8 hari lalu

Pengunjung mendatangi kios permen dalam malam pembukaan Pasar Natal tahunan di Gendarmenmarkt, Berlin, Jerman, 23 November 2015. Dalam Pasar Natal terdapat banyak stan penjual minuman, makanan, mainan, kerajinan tangan, dan juga pernak-pernik Natal. Sean Gallup/Getty Images
Survei: Tingkat Kepuasan Warga Jerman ke Pemerintah Anjlok

Survei terbaru mengungkap responden yang merupakan warga Jerman, tidak puas dengan pemerintahan mereka saat ini.


Pameran UMI Jerman Digelar di Perpustakaan Nasional hingga 8 Agustus

9 hari lalu

Pameran UMI (Goethe-Institut Indonesien)
Pameran UMI Jerman Digelar di Perpustakaan Nasional hingga 8 Agustus

Pameran ini menyajikan informasi tentang penelitian mutakhir di Jerman.