Akhiri Kemelut Politik, Pemerintah Thailand Ajak Bicara Thaksin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif , Bangkok: Pemerintah Thailand mengatakan akan membuka pembicaraan dengan mantan perdana Menteri Thaksin Sinawatra. Upaya ini untuk mengakhiri kekisruhan politik yang akan mengancam usaha penyelamatan ekonomi negara “Gajah Putih” itu.

    Sampai kini, ribuan demonstran masih menduduki kantor pemerintahan di Bangkok. Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjavija bahkan sempat tidak masuk kantor dan memilih mengalihkan tempat kerjanya dan saat ini meninggalkan Bangkok untuk hadir di pertemuan G20 di London.

    Polisi Thailand juga tidak mengambil tindakan apapun terhadap para demonstran yang tergabung dalam Kesatuan Front untuk Demokrasi melawan Diktator (UDD), yang merupakan pendukung setia Thaksin.

    Deputi Perdana Menteri Suthep Thaugsuban mengatakan pemerintah ingin menghindari jatuhnya korban dan dia menawarkan negosiasi secara langsung dengan Thaksin, yang menggunakan video jarak jauh dan menjanjikan keadaan lebih baik kepada para pendukungnya untuk membawa kembali demokrasi ke negaranya.

    “jika pembicaraan nanti akan membawa perdamaian untuk negara, saya siap untuk bertemu dengan dia (Thaksin) dimana pun, karena Thaksin satu-satu yang bisa mengakhiri pengepungan yang sudah berlaurt-larut ini,” ujar Suthep.


    AFP| NUR HARYANTO





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.