Sanna Marin Sebut Perang Ukraina Menunjukkan Eropa Terlalu Bergantung ke Amerika Serikat

Reporter

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin berbicara dengan awak media setelah beredar video liarnya saat ikuti pesta di Kuopio, Finlandia 18 Agustus 2022. Matias Honkamaa/Lehtikuva/via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin mengutarakan pandangan kalau invasi Rusia ke Ukraina menunjukkan Eropa terlalu bergantung pada Amerika Serikat untuk masalah keamanannya sendiri. Marin pun menyarankan ada peningkatan kemampuan Eropa dalam bidang pertahanan, contohnya produksi senjata.

"Saya harus sangat jujur kepada Anda, Eropa tidak cukup kuat saat ini. Kita akan berada dalam masalah tanpa Amerika Serikat," kata Marin saat jadi pembicara di lembaga kajian Lowy Institute, di Sydney, Australia, Jumat, 2 Desember 2022.

Baca juga: Cho Gue-sung Jadi Incaran Klub Eropa Usai Cetak 2 Gol di Piala Dunia 2022

Marin mengaku sudah berbicara dengan banyak politikus Amerika Serikat untuk menyuarakan pendapat kalau Eropa harus lebih kuat.

"Amerika Serikat telah memberikan banyak senjata, banyak bantuan keuangan, banyak bantuan kemanusiaan ke Ukraina dan Eropa belum cukup kuat. Kita harus memastikan bahwa kita sedang membangun kemampuan itu ketika menyangkut pertahanan Eropa, industri pertahanan Eropa," kata Marin.

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin. [valtioneuvosto.fi]

Dalam pidatonya baru-baru ini di Helsinki, Marin mengatakan Eropa saat ini terlalu bergantung pada Cina untuk bidang teknologi. Dia pun menganjurkan Eropa agar berinvestasi lebih banyak di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan dan komputasi kuantum.

Rusia menginvasi Ukraina sejak 24 Februari 2022. Amerika Serikat menjadi pendukung utama Ukraina, dengan mengirim bantuan persenjataan. Agresi Rusia ke Ukraina telah memicu kekhawatiran mengenai perang nuklir di Eropa.

Negara-negara Barat menduga, ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin akan penggunaan senjata nuklir cukup serius. Namun Rusia membantah akan menggunakan senjata nuklir, kecuali dalam situasi terdesak untuk mempertahankan diri.

Moskow menyebut agresinya di Ukraina sebagai operasi militer untuk membebaskan warganya di Donbas, serta tanggapan perluasan aliansi militer Barat ke timur Eropa.

Ukraina adalah negara bekas pecahan Uni Soviet, yang ingin menjadi negara anggota NATO dan Uni Eropa. Tindakan Ukraina itu, dipandang Moskow bisa mengancam keamanan dan pengaruh Rusia. 

REUTERS

Baca juga: Hillary Clinton Unggah Foto Berjoget, Dukung PM Finlandia Sanna Marin

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

7 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

9 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


Selalu Dihantui Rasa Lelah, Prilly Latuconsina Berusaha Nikmati Hidup Lewat Cara Ini

11 jam lalu

Selalu Dihantui Rasa Lelah, Prilly Latuconsina Berusaha Nikmati Hidup Lewat Cara Ini

Prilly Latuconsina merasa seperti hidup kembali setelah melakukan berbagai hal sederhana yang biasa tidak bisa dilakukannya karena sibuk bekerja.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

13 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

14 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

18 jam lalu

Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

Zelensky meminta bantuan jet tempur dari Barat untuk melawan Rusia. Permintaan ini ditertawakan oleh seorang politisi Prancis.


Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

19 jam lalu

Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

Presdien AS Joe Biden menolak permintaan pengiriman jet tempur F-16 seperti yang diminta oleh Ukraina.


NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

1 hari lalu

NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan undang-undang Korea Selatan melarang memasok senjata ke negara yang terlibat konflik, termasuk Ukraina


Perusahaan Rusia Janjikan Rp1 Miliar Bagi Tentara yang Hancurkan Tank Leopard 2 Ukraina

1 hari lalu

Perusahaan Rusia Janjikan Rp1 Miliar Bagi Tentara yang Hancurkan Tank Leopard 2 Ukraina

Perusahaan Fores mengatakan akan membayar lima juta rubel kepada tentara Rusia pertama yang menghancurkan salah satu tank Leopard 2 Ukraina


Anggota DPR RI Soroti Perang Rusia Ukraina Kian Panas usai Kiriman Tank Barat

1 hari lalu

Anggota DPR RI Soroti Perang Rusia Ukraina Kian Panas usai Kiriman Tank Barat

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar menyoroti perang Rusia Ukraina yang tak kunjung usai.