Bertemu Tokoh Antisemit, Donald Trump Dikritik Republikan

Reporter

Editor

Sapto Yunus

Donald Trump. REUTERS/Go Nakamura

TEMPO.CO, JakartaBeberapa Republikan pada Ahad, 27 November 2022, mengkritik mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena makan malam dengan supremasi kulit putih Nick Fuentes di resor milik Trump, Mar-A-Lago, Florida. Trump mengatakan pertemuan itu tidak disengaja.

Baca: Iran Kecam Amerika karena Hapus Simbol Allah di Bendera Mereka

Gubernur Arkansas dari Partai Republik, Asa Hutchinson, menuduh Trump memberdayakan ekstremisme.

"Menurut saya bukan ide bagus bagi seorang pemimpin yang memberi contoh bagi negara atau partainya untuk bertemu dengan orang yang mengaku rasis atau antisemit," kata Hutchinson kepada CNN seperti dikutip Reuters.

James Comer, anggota parlemen Republik dari Kentucky, mengatakan Trump membutuhkan penilaian yang lebih baik perihal dengan siapa dia makan.

"Saya tidak akan mengadakan pertemuan dengan orang itu," kata Comer dalam acara "Meet the Press" di NBC.

Trump awal bulan ini mengatakan berencana mencalonkan diri lagi pada pemilu Amerika 2024, meskipun dia dapat menghadapi sejumlah penantang dari Partai Republik, termasuk dari Gubernur Florida Ron DeSantis.

Departemen Kehakiman Amerika menggambarkan Nick Fuentes sebagai supremasi kulit putih. Ia menghadiri rapat umum pada 6 Januari 2021 di Washington yang mendahului serangan terhadap Gedung Capitol oleh pendukung Trump. Liga Anti-Pencemaran Nama Baik mengatakan Fuentes pernah secara bercanda menyangkal Holocaust dan membandingkan orang Yahudi yang dibakar di kamp konsentrasi dengan kue di oven.

Trump mengatakan pertemuan dengan Fuentes terjadi selama pertemuan makan malam pekan lalu dengan penyanyi rap Ye. Rapper yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West itu mendapat kritik luas karena membuat pernyataan antisemit.

Dalam sebuah pesan di media sosialnya, Truth Social, Trump mengatakan dia bertemu dengan Ye dan "kami rukun, dia tidak menyatakan antisemitisme, & saya menghargai semua hal baik yang dia katakan tentang saya di 'Tucker Carlson’.”

"Mengapa saya tidak setuju untuk bertemu? Juga, saya tidak mengenal Nick Fuentes," tulis Trump.

Gedung Putih mengecam Trump, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "kefanatikan, kebencian, dan antisemitisme sama sekali tidak memiliki tempat di Amerika—termasuk di Mar-A-Lago.”

Presiden Joe Biden mengabaikan pertanyaan dari wartawan tentang insiden tersebut, dengan mengatakan, "Anda tidak ingin mendengar apa yang saya pikirkan."

David Friedman, mantan duta besar Trump untuk Israel, mengatakan antisemit tidak pantas mendapat tempat di antara para pemimpin Amerika, kanan atau kiri.

"Untuk teman saya Donald Trump, Anda lebih baik dari ini. Bahkan kunjungan sosial dari seorang anti-Semit seperti Kanye West dan sampah manusia seperti Nick Fuentes tidak dapat diterima," tulis Friedman di Twitter.

Baca: Kementerian Keuangan Amerika Izinkan Chevron dan Venezuela Kerja Sama

REUTERS






Hapus Tombol DM di Twitter, Kontroversi Elon Musk Lagi Setelah Kuasai Twitter?

16 jam lalu

Hapus Tombol DM di Twitter, Kontroversi Elon Musk Lagi Setelah Kuasai Twitter?

Kontroversi ini melibatkan tindakan dan pernyataan Elon Musk yang dianggap tidak sesuai oleh sebagian besar masyarakat dan pengguna Twitter.


Terpopuler: Cuitan Warganet JD.ID Tutup, Jelang Puasa Minyakita Malah Langka

1 hari lalu

Terpopuler: Cuitan Warganet JD.ID Tutup, Jelang Puasa Minyakita Malah Langka

Warganet ramai berkomentar di Twitter terkait penutupan layanan JD.ID di Indonesia. Menjelang puasa, Minyakita malah langka.


Twitter Hapus Tombol Direct Message di Platform Android dan Iphone, Ada Apa?

1 hari lalu

Twitter Hapus Tombol Direct Message di Platform Android dan Iphone, Ada Apa?

Keputusan ini sangat mengejutkan banyak pengguna Twitter dan memicu banyak spekulasi mengenai alasan di balik tindakan tersebut.


Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

3 hari lalu

Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

Kita telah mendengar tentang bakal ponsel dari Coca-Cola beberapa hari terakhir dan spekulasinya dengan Realme.


Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

3 hari lalu

Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

Viral postingan di media sosial polisi meminta uang Rp 2 juta kepada pemilik mobil yang terlibat kecelakaan di Pamulang.


Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

3 hari lalu

Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

Holland Bakery diserbu pembeli, karena promo diskon 45 persen. Bermula dari instagram sampai trending di Twitter.


Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

4 hari lalu

Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

Holland Bakery diserbu warga karena memberikan promo 45 persen untuk semua item pada hari ulang tahunnya yang ke-45 hari ini.


Bocoran Ponsel Coca Cola Beredar, Siapa Pembuatnya Belum Jelas

5 hari lalu

Bocoran Ponsel Coca Cola Beredar, Siapa Pembuatnya Belum Jelas

Ponsel Coca Cola ini menjadi perkembangan terkini dari topik smartphone yang dibuat secara tak terduga. Sebelumnya ada KFC, Pepsi, dan lainnya.


Diizinkan Kembali ke Facebook dan Instagram, Apa Kata Donald Trump?

6 hari lalu

Diizinkan Kembali ke Facebook dan Instagram, Apa Kata Donald Trump?

Meta menyatakan akan memulihkan akun Donald Trump dalam beberapa pekan ke depan. Akan blokir lagi jika ....


Meta Pulihkan Akun Facebook dan Instagram Donald Trump

6 hari lalu

Meta Pulihkan Akun Facebook dan Instagram Donald Trump

Belum jelas apakah Donald Trump akan memanfaatkan kembali dua platform besar itu.