Anwar Ibrahim Fokus Turunkan Biaya Hidup, Muhyiddin Pilih Jadi Oposisi

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Perdana Menteri Malaysia yang baru diangkat Anwar Ibrahim berdoa setelah mengambil sumpah dalam upacara di Istana Nasional di Kuala Lumpur Malaysia, 24 November 2022. Dipilihnya Anwar Ibrahim setelah raja menggelar pertemuan khusus di antara para penguasa tentang kebuntuan politik pada Kamis pagi, 24 November 2022. Mohd Rasfan/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, ia akan fokus pada menurunkan biaya hidup di tengah melambatnya ekonomi dan masyarakat yang terpecah setelah pemilihan umum ketat.

Anwar, 75 tahun, dilantik sebagai PM Malaysia pada Kamis, 24 November 2022, mengakhiri perjalanan politik tiga dekade dari anak didik pemimpin veteran Mahathir Mohamad menjadi pemimpin protes, seorang tahanan kasus sodomi dan tokoh oposisi.

Anwar, yang diangkat oleh raja Malaysia setelah pemilihan yang gagal menghasilkan pemenang mayoritas di parlemen, mengatakan bahwa perhatian utamanya adalah ekonomi dan dia akan memiliki kabinet lebih ramping daripada pemerintahan sebelumnya.

"Prioritas saya sekarang adalah mengatasi biaya hidup," katanya dalam konferensi pers setelah melapor untuk bertugas di kantor perdana menteri, Jumat, 25 November 2022.

Anwar belum mengumumkan penunjukan kabinet untuk pemerintahan koalisinya. Dia sebelumnya mengindikasikan akan ada dua wakil perdana menteri di kabinetnya - satu dari mantan aliansi penguasa Barisan dan satu lagi dari blok politik yang lebih kecil di Malaysia Borneo.

Pengangkatannya mengakhiri lima hari krisis pasca pemilihan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pemilihan Sabtu lalu mengadu koalisi multi-etnis Anwar yang progresif melawan aliansi etnis-Melayu, Muslim yang sebagian besar konservatif Muhyiddin Yasin.

Tetapi tidak ada pemenang mayoritas, sehingga terjadi kebuntuan dan memperburuk ketidakstabilan di Malaysia yang beragam etnis dan berganti tiga perdana menteri dalam 4 tahun.

Perselisihan juga berisiko menunda keputusan kebijakan yang diperlukan untuk mendorong pemulihan ekonomi.

Raja Al-Sultan Abdullah meredakan krisis dengan menunjuk Anwar setelah berkonsultasi dengan sejumlah politisi.

Anwar selama karirnya ditolak menjadi perdana menteri meski beberapa kali berada dalam jarak serang. Dia juga menghabiskan hampir satu dekade di penjara karena sodomi dan korupsi yang dia katakan sebagai hukuman bermotivasi politik.

"Tugas Anwar baru saja dimulai, untuk menyatukan bangsa yang sangat terpolarisasi dan terpecah belah, berdasarkan ras dan agama," kata mantan anggota parlemen dan sekutu koalisi Lim Kit Siang.

Pasar melonjak pada hari Kamis di akhir kebuntuan politik, tetapi investor akan memantau bagaimana Anwar mengelola setelah pemilihan.

Saham Malaysia pada Jumat pagi datar, setelah naik 4% pada hari sebelumnya, sementara ringgit memperpanjang kenaikan, naik hampir 1%.

Muhyiddin Terima Penunjukan Anwar

Saingannya, mantan perdana menteri Muhyiddin Yassin, sempat menolak menyerah dan menantang Anwar untuk membuktikan mayoritasnya di parlemen. Namun pada hari Jumat, Muhyiddin mengatakan dia menerima penunjukan Anwar dan bloknya akan berperan sebagai oposisi.

Pendukung Anwar mengungkapkan harapan bahwa pemerintahnya akan mencegah kembalinya ketegangan bersejarah antara etnis Melayu, mayoritas Muslim, dan minoritas etnis China serta India.

Koalisi Anwar, yang dikenal sebagai Pakatan Harapan, memenangkan kursi terbanyak dalam pemungutan suara hari Sabtu dengan 82, sementara blok Perikatan Nasional Muhyiddin memenangkan 73. Mereka membutuhkan 112 - mayoritas sederhana - untuk membentuk pemerintahan.

Blok Barisan yang berkuasa lama hanya memenangkan 30 kursi - kinerja pemilihan terburuk untuk koalisi yang mendominasi politik sejak kemerdekaan pada tahun 1957.

Anwar mengatakan pada Kamis bahwa Barisan dan aliansi partai-partai dari Borneo Malaysia telah berjanji untuk mendukung pemerintahannya.

Pada hari Jumat, dia mengatakan blok Borneo lain juga telah bergabung, memberinya dukungan lebih dari dua pertiga anggota parlemen dengan 222 kursi.

Mayoritas dua pertiga akan memungkinkan pemerintahan Anwar untuk mengamandemen konstitusi. Tidak ada pemerintah Malaysia yang memegang mayoritas di majelis rendah sejak 2008.

Kemenangan Blok Muhyiddin termasuk partai Islam PAS menimbulkan kekhawatiran di komunitas etnis China dan India.

Pihak berwenang telah memperingatkan peningkatan ketegangan etnis sejak pemungutan suara di media sosial dan platform video pendek TikTok mengatakan minggu ini waspada tinggi untuk konten yang melanggar pedomannya.

Masalah lain membayangi Anwar adalah anggaran untuk tahun depan, yang diusulkan sebelum pemilihan diadakan tetapi belum disahkan. Anwar mengatakan dia akan mengadakan sidang parlemen pada 19 Desember untuk mosi percaya membuktikan mayoritasnya di majelis rendah.

REUTERS






Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

2 hari lalu

Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

Anwar Ibrahim mengatakan bahwa Nurul Izzah tidak dibayar untuk peran penasihat senior.


Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

3 hari lalu

Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

Pameran produk ekonomi kreatif Malaysia di Kota Batam direncanakan akan digelar rutin setiap tahun.


Pembakaran Al Quran di Swedia, Anwar Ibrahim Akan Sebar 1 Juta Kitab Suci ke Seluruh Dunia

4 hari lalu

Pembakaran Al Quran di Swedia, Anwar Ibrahim Akan Sebar 1 Juta Kitab Suci ke Seluruh Dunia

Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan pendistribusian Al Quran ke seluruh dunia merupakan cara paling jitu untuk menanggapi aksi Paludan


50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

5 hari lalu

50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

Rangkaian acara tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk usaha kreatif pengusaha Malaysia tetapi juga Kota Batam.


Kedutaan Swedia di Malaysia Digeruduk Ormas, Protes Pembakaran Al Quran

6 hari lalu

Kedutaan Swedia di Malaysia Digeruduk Ormas, Protes Pembakaran Al Quran

Sekitar 30 organisasi masyarakat berkumpul di luar Kedutaan Swedia di Kuala Lumpur hari ini untuk memprotes pembakaran Al Quran.


Pengadilan Luksemburg Menangkan Malaysia Melawan Gugatan Rp224 Triliun

6 hari lalu

Pengadilan Luksemburg Menangkan Malaysia Melawan Gugatan Rp224 Triliun

Pengadilan Luksemburg memenangkan Malaysia dari keharusan membayar ganti rugi sebesar hampir Rp224 triliun terhadap keturunan Sultan Sulu


Bocah Bangladesh Main Petak Umpet di Kontainer, Terbawa Sampai Malaysia

6 hari lalu

Bocah Bangladesh Main Petak Umpet di Kontainer, Terbawa Sampai Malaysia

Seorang bocah laki-laki di Bangladesh terbawa sampai ke Malaysia saat bermain petak umpet. Ia berada di dalam kontainer selama 6 hari.


Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

7 hari lalu

Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

Sebagai negara serumpun dengan mayoritas penduduk beragama Islam, perbandingan biaya haji di Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan.


Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

8 hari lalu

Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

Uni Eropa menegaskan tidak ada diskriminasi minyak sawit, di tengah meningkatnya tensi dengan Indonesia dan Malaysia.


Parlemen Ukraina Susun RUU Transparansi Pertahanan Usai Muncul Dugaan korupsi

8 hari lalu

Parlemen Ukraina Susun RUU Transparansi Pertahanan Usai Muncul Dugaan korupsi

Ketua komite parlemen untuk urusan anti-korupsi berharap RUU itu akan mewajibkan harga dibayarkan pertahanan diunggah ke website