Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

Reporter

Pipa gas Nord Stream 1 di Lubmin, Jerman, 8 Maret 2022. REUTERS/Hannibal Hanschke/

TEMPO.CO, Jakarta - Uni Eropa meningkatkan keamanan infrastruktur energi blok itu sebagai tanggapan atas tindakan sabotase pada jaringan pipa gas bawah air laut Rusia, Nord Stream, pada Rabu, 28 September 2022.

Tindakan ini juga merangkap peringatan bahwa Uni Eropa "bersatu dan akan memberi tanggapan keras" jika ada lebih banyak serangan.

Dalam sebuah pernyataan atas nama 27 negara anggota, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan bahwa Uni Eropa "sangat prihatin" atas kerusakan pada pipa gas Nord Stream 1 dan 2 yang menghubungkan Rusia ke Jerman melalui Laut Baltik.

“Semua informasi yang tersedia menunjukkan bahwa kebocoran itu adalah hasil dari tindakan yang disengaja. Kami akan mendukung penyelidikan apa pun yang bertujuan untuk mendapatkan kejelasan penuh tentang apa yang terjadi dan mengapa, dan akan mengambil langkah lebih lanjut untuk meningkatkan ketahanan kami dalam keamanan energi, ”kata Borrell.

Dia menggemakan peringatan oleh kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen yang menghubungkan kebocoran pipa dengan tindakan sabotase pada Selasa malam.

"Setiap gangguan yang disengaja terhadap infrastruktur energi aktif Eropa tidak dapat diterima dan akan mengarah pada respons sekuat mungkin," katanya di Twitter.

Denmark dan Swedia pada Selasa, 27 September 2022 mengatakan kebocoran besar pada dua jalur pipa Nord Stream di Laut Baltik disebabkan oleh tindakan sabotase yang disengaja yang dilakukan di masing-masing zona ekonomi eksklusif kedua negara.

Tidak ada pipa yang beroperasi di tengah kebuntuan energi antara Rusia dan Eropa. Moskow telah memangkas pengiriman gas ke Eropa setelah Barat memberlakukan sanksi atas invasi Moskow ke Ukraina.

Baca juga: Uni Eropa Siapkan Sanksi Baru ke Rusia

REUTERS (NESA AQILA)






AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

3 menit lalu

AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

Menlu AS Antony Blinken mengatakan Amerika memberikan perhatian khusus kepada China, Iran, dan Rusia, di bawah Undang-undang Kebebasan Beragama.


21 Negara Uni Eropa Tertarik Investasi di IKN Mulai dari Italia, Polandia, Belgia, ..

3 jam lalu

21 Negara Uni Eropa Tertarik Investasi di IKN Mulai dari Italia, Polandia, Belgia, ..

Ketertarikan tersebut terlihat dari hasil pertemuan Otorita IKN dengan perwakilan dari 21 negara Uni Eropa sebelumnya.


Warga Prancis Bakal Kena Pemadaman Listrik Bergilir

9 jam lalu

Warga Prancis Bakal Kena Pemadaman Listrik Bergilir

Prancis memproduksi sekitar 70 persen energi listriknya dari 56 unit reaktor nuklir, dari total tersebut sekitar 22 unit saat ini dalam kondisi mati


Swiss Bekukan Aset Rusia Senilai Rp 122 Triliun

22 jam lalu

Swiss Bekukan Aset Rusia Senilai Rp 122 Triliun

Di antara aset yang dibekukan itu adalah 15 unit properti milik lembaga dan individu asal Rusia yang masuk daftar sanksi


Sejumlah Pendeta di Ukraina Disidang karena Dianggap Dukung Rusia

23 jam lalu

Sejumlah Pendeta di Ukraina Disidang karena Dianggap Dukung Rusia

Sejumlah pendeta Kristen orthodox dari Kyiv Pechersk Lavra dibawa ke meja hijau atas tuduhan telah mengglorifikasi Rusia


Jerman Kirim 7 Tank Tua Gepard ke Ukraina

23 jam lalu

Jerman Kirim 7 Tank Tua Gepard ke Ukraina

Jerman mengirimkan 7 tank tua Gepard ke Ukraina musim semi ini, menambah 30 tank pertahanan udara yang sudah digunakan untuk melawan Rusia


Jokowi: Dulu Zaman Kompeni Ada Kerja Paksa, Sekarang Muncul Ekspor Paksa

1 hari lalu

Jokowi: Dulu Zaman Kompeni Ada Kerja Paksa, Sekarang Muncul Ekspor Paksa

Jokowi menekankan bijih nikel yang dilarang ekspor tersebut adalah kekayaan alam Tanah Air.


Serbia Menunjuk Tokoh Pro-Rusia Menjadi Kepala Badan Intelijen

1 hari lalu

Serbia Menunjuk Tokoh Pro-Rusia Menjadi Kepala Badan Intelijen

Serbia menunjuk Aleksandar Vulin, mantan mendagri pro-Rusia sebagai kepala badan intelijen


Zelensky: Lebih dari 1.300 Tahanan Ukraina Dibebaskan sejak Dimulainya Perang

1 hari lalu

Zelensky: Lebih dari 1.300 Tahanan Ukraina Dibebaskan sejak Dimulainya Perang

Zelensky berbicara setelah pertukaran tahanan baru dengan pasukan Rusia dan pro-Rusia.


Ukraina Kehilangan 10 Ribu - 13 Ribu Tentara, Rusia Lebih Banyak?

1 hari lalu

Ukraina Kehilangan 10 Ribu - 13 Ribu Tentara, Rusia Lebih Banyak?

Angkatan bersenjata Ukraina telah kehilangan antara 10.000 dan 13.000 tentara dalam perang, Rusia diperkirakan kehilangan 15 ribu tentaranya