Ukraina Terima Sistem Pertahanan Udara Canggih NASAMS dari AS

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Sistem pertahanan udara NASAMS memiliki fitur jaringan sentris, arsitektur terbuka yang memberikan peningkatan kemampuan bertahan terhadap penanggulangan elektronik. Sistem rudal dapat melibatkan 72 target secara bersamaan dalam mode aktif dan pasif. Senjata utama sistem ini adalah AIM-120 AMRAAM. Foto : Airforce-technology

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada hari Minggu, 25 September 2022, bahwa Ukraina telah menerima sistem pertahanan udara canggih dari Amerika Serikat.

Itu adalah pengakuan pertama bahwa Ukraina telah menerima Sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Tingkat Lanjut Nasional (NASAMS), yang telah lama dicari oleh Kyiv dan pengirimannya disetujui oleh Washington akhir bulan lalu.

"Kami benar-benar membutuhkan Amerika Serikat untuk menunjukkan kepemimpinan dan memberikan Ukraina sistem pertahanan udara. Saya ingin berterima kasih kepada Presiden Joe Biden atas keputusan positif yang telah dibuat," kata Zelenskiy, menurut transkrip berbahasa Inggris dari wawancara.

"Tapi percayalah, itu bahkan tidak cukup untuk melindungi seluruh infrastruktur sipil, sekolah, rumah sakit, universitas, serta rumah warga Ukraina."

Zelenskiy juga berterima kasih kepada Amerika Serikat atas HIMARS dan beberapa sistem peluncuran roket lainnya yang memungkinkan Ukraina untuk maju melawan pasukan pendudukan Rusia.

Ukraina melakukan serangan balasan bulan ini untuk membebaskan sebagian besar wilayah di timur laut Kharkiv. Hal tersebut juga telah membuat kemajuan di wilayah selatan.

Rusia menggambarkan serangan tujuh bulannya ke Ukraina sebagai 'operasi militer khusus' dan menyangkal menargetkan masyarakat sipil.

REUTERS | NESA AQILA






Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

4 jam lalu

Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

Zelensky menolak usulan Elon Musk soal perdamaian dengan Rusia. Ia menyuruh Elon Musk untuk datang ke Ukraina.


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

7 jam lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.


Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

8 jam lalu

Bintang TV Bear Grylls Mendadak Muncul di Ukraina

Bear Grylls kemungkinan ingin memfilmkan kesulitan yang dialami warga Ukraina atau ingin menguji keterampilan bertahan hidup di medan perang


Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

8 jam lalu

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan terakhir terhadap eks presiden China Jiang Zemin


Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

9 jam lalu

Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

Dewan Kota Odesa di selatan Ukraina memutuskan untuk merelokasi ke museum patung Catherine yang Agung dari Rusia.


Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

10 jam lalu

Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan pentingnya menghindari segala jenis konfrontasi militer antara kekuatan nuklir.


Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

12 jam lalu

Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

Sebuah bom yang dikirim melalui surat meledak di Kedubes Ukraina di Spanyol. Seorang petugas keamanan terluka.


PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

12 jam lalu

PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

Amonia adalah bahan utama untuk pupuk nitrat. PBB sedang mengupayakan agar ekspor ammonia berjalan lagi.


NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

16 jam lalu

NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

Pemimpin NATO Jens Stoltenberg menyebut Putin menggunakan musim dingin yang turun sebagai "senjata perang".


Rusia Punya 6.000 Hulu Ledak, Bakal Fokus Kembangkan Senjata Nuklir 2023

16 jam lalu

Rusia Punya 6.000 Hulu Ledak, Bakal Fokus Kembangkan Senjata Nuklir 2023

Rusia akan fokus mengembangkan senjata nuklir tahun depan dengan membangun infrastruktur.