Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Reporter

Presiden AS Donald Trump berbicara tentang hasil awal dari pemilihan presiden AS 2020 di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, AS, Rabu, 4 November 2020. Trump mengklaim dirinya menang pemilu AS dari pesaingnya, Joe Biden, meski jutaan suara masih belum selesai dihitung. REUTERS/Carlos Barria

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung negara bagian New York pada Rabu, 21 September 2022. Dalam gugatannya, Trump dan anak-anaknya disebut telah melakukan sejumlah tindakan penipuan dan memberikan nilai yang salah dari sejumlah properti demi bisa mendapatkan pinjaman dan keuntungan pajak.

Gugatan itu dimasukkna ke pengadilan Manhattan, negara bagian New York. Organisasi Trump dituduh telah melakukan kesalahan dalam mempersiapkan pernyataan tahunan perihal kondisi keuangan lembaga itu periode 2011 – 2021.  

Presiden terpilih Donald Trump, bersama dengan anggota keluarganya melambaikan tangan saat tiba dalam konser "Make America Great Again! Welcome Celebration" di Lincoln Memorial, Washington, 19 Januari 2017. REUTERS/Mike Segar

Di antara nama terdakwa yang disebut adalah Organisasi Trump, yakni sebuah perusahaan keluarga yang mengelola sejumlah hotel, tempat kursus golf dan real estate lainnya di berbagai belahan dunia. Anak-anak Trump yang digugat dalam kasus ini adalah Donald Trump Junior, Eric Trump serta Ivanka Trump.

Menurut Jaksa Agung Letitia James, pihaknya menemukan lebih dari 200 contoh nilai-nilai asset yang disesatkan dan komplain pada 23 aset, yang disebut James digelembungkan dengan curang dan berlebihan.

Gugatan pada Trump dan anak-anaknya ini adalah gugatan perdata, yang berarti tidak melibatkan tuntutan pidana. Akan tetapi, James merujuk pada tuduhan pelanggaran pidana pada jaksa penuntut di Manhattan dan Internal Revenue Service supaya dilakukan investigasi.

“Pola penipuan dan pengelabuhan yang digunakan Trump serta Organisasi Trump ditujukan untuk keuntungan keuangan mereka sendiri dan ini sangat mencengangkan. Mengklaim bahwa Anda punya uang yang padahal Anda tidak punya uang sebanyak itu demi mengunci kesepakatan, itu adalah ‘seni’ dalam mencuri,” kata James, merujuk pada buku yang pernah ditulis Trump pada 1987.

James adalah Jaksa Agung dari Partai Demokrat. Tuntuan hukum pada Trump ini telah menjadi salah satu kasus hukum yang terbesar bagi Trump, yang berpolitik lewat jalan Partai Republik. Rencananya, Trump ingin maju lagi mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat pada 2024.   

Sumber: Reuters   

Baca juga: FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          






Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

8 jam lalu

Inilah Penyebab dan Gejala Anak Mengalami Speech Delay

Speech delay adalah salah satu gangguan yang menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan bicara.


Profil Merek Fashion Balenciaga yang Iklannya Bikin Kim Kardashian Marah

1 hari lalu

Profil Merek Fashion Balenciaga yang Iklannya Bikin Kim Kardashian Marah

Kim Kardashian marah menanggapi iklan kontroversial Balenciaga mengandung unsur BDSM


Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

2 hari lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


Sebut Hilirisasi SDA Jadi Sumber Ekonomi Baru, Wamenkeu Singgung Gugatan WTO soal Nikel

2 hari lalu

Sebut Hilirisasi SDA Jadi Sumber Ekonomi Baru, Wamenkeu Singgung Gugatan WTO soal Nikel

Suahasil menyinggung langkah Indonesia menyetop ekspor bijih nikel beserta gugatan setelahnya oleh Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

2 hari lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.


Gedung Putih Mengawasi Informasi yang Salah di Twitter

2 hari lalu

Gedung Putih Mengawasi Informasi yang Salah di Twitter

Menurut Gedung Putih, perusahaan media sosial seperti Twitter punya tanggung jawab mencegah platformnya digunakan untuk menghasut kekerasan.


Bertemu Tokoh Antisemit, Donald Trump Dikritik Republikan

3 hari lalu

Bertemu Tokoh Antisemit, Donald Trump Dikritik Republikan

Donald Trump dikritik politikus Partai Republik karena bertemu tokoh antisemit Nick Fuentes. Trump mengatakan pertemuan itu tak disengaja.


Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

3 hari lalu

Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

Pengusaha asal Depok yang melaporkan ke polisi wiraswastawan dari Boyolali dengan tuduhan penipuan dan penggelapan angkat bicara.


7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

5 hari lalu

7 Cara Menjaga Anak dari Pelecehan Seksual

Semakin marak kasusnya, berikut 10 cara untuk melindungi anak-anak dari pelecehan seksual.


Deretan 5 Kebaikan Kamar Anak Bukan 1 Anak Saja

6 hari lalu

Deretan 5 Kebaikan Kamar Anak Bukan 1 Anak Saja

Apakah anak-anak Anda tidur di kamar anak yang sama? Berikut ini hal-hal yang harus Anda ketahui ketika anak berbagi kamar yang sama.