AS-China Tegang usai Kunjungannya ke Taiwan, Pelosi Malah Soroti Muslim Uighur

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Ketua DPR AS Nancy Pelosi menghadiri pertemuan dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di kantor kepresidenan di Taipei, Taiwan 3 Agustus 2022. Taiwan Presidential Office/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi membahas potensi memburuknya hubungan Washington dan Beijing, setelah China bereaksi keras atas kunjungannya ke Taiwan. Ia mengatakan, AS harus mendahulukan advokasi masalah kemanusiaan daripada kepentingan ekonomi.

"Jika kita tidak berbicara untuk hak asasi manusia di China karena kepentingan komersial, kita kehilangan semua otoritas moral untuk berbicara tentang hak asasi manusia di mana pun di dunia," kata Pelosi dalam sebuah pernyataan pers di Tokyo, Jepang, Jumat, 5 Agustus 2022.

"Kami mencoba menemukan kesamaan kami. China memiliki beberapa kontradiksi, beberapa kemajuan dalam hal mengangkat orang, beberapa hal mengerikan terjadi dalam hal Uighur. Bahkan, itu dicap sebagai genosida," ujarnya seperti dikutip dari keterangan pers DPR AS.

Kelompok hak asasi manusia menuduh China melakukan pelanggaran besar-besaran terhadap Muslim Uighur dan kelompok minoritas lainnya, termasuk penyiksaan, kerja paksa dan penahanan satu juta orang di kamp-kamp interniran. China mengatakan kamp-kamp itu adalah fasilitas pendidikan ulang dan pelatihan untuk memerangi ekstremisme agama. Mereka juga menyangkal adanya pelecehan.

Pelosi mengunjungi Taiwan Selasa malam, 2 Agustus 2022. Jepang adalah destinasi terakhirnya dalam kunjungan kerja Indo-Pasifik setelah sebelumnya ke Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Korea Selatan. 

Sebelum Pelosi tiba, Presiden China Xi Jin Ping jauh-jauh hari sudah memberi peringatan agar Amerika Serikat jangan bermain api soal Taiwan. China menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya. Kunjungan Pelosi dianggap sebagai ancaman terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Pelosi mengatakan, AS harus bekerja sama dengan China dalam isu-isu yang berkaitan dengan krisis iklim, sebab kedua negara menjadi dua penghasil emisi terbesar. Akan tetapi, ia juga mendesak Beijing dan Washington harus selaras dalam beberapa keputusan.

"Jadi, sekali lagi, ini bukan tentang kunjungan kami yang menentukan hubungan AS-China. Ini adalah tantangan yang jauh lebih besar dan berjangka panjang, dan sekali lagi, kita harus menyadari bahwa kita harus bekerja sama di bidang-bidang tertentu," ujar Pelosi.

Sehari setelah kunjungan Pelosi atau persisnya pada Kamis, 4 Agustus 2022 tepat pukul 12 waktu setempat, China menggelar latihan militer terbesar di sekitar Selat Taiwan.
  
Zona latihan China berada dalam jarak 20 kilometer dari garis pantai Taiwan dan tersebar di beberapa titik. Latihan akan mencakup penembakan peluru tajam jarak jauh. Majalah milik pemerintah China, Global Times, melaporkan dalam latihan tersebut, rudal terbang di atas wilayah Taiwan untuk pertama kalinya.

Wilayah udara Taiwan telah ditutup untuk lalu lintas sipil selama latihan militer China yang dipicu oleh kunjungan Pelosi. Sejumlah maskapai membatalkan penerbangan ke Taipei dan mengalihkan rute lainnya ke wilayah udara terdekat. 

Pelosi adalah pejabat tinggi AS pertama yang mengunjungi Taiwan dalam 25 tahun. Secara struktur pemerintahan ia orang ketiga paling berkuasa setelah presiden dan wakil presiden.  






Mendag Waspadai Ketegangan Cina dan Taiwan yang Berisiko ke Perdagangan RI

52 menit lalu

Mendag Waspadai Ketegangan Cina dan Taiwan yang Berisiko ke Perdagangan RI

Mendag mengatakan kedua negara tersebut merupakan mitra dagang utama Indonesia untuk keperluan industri.


Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

2 jam lalu

Perang Lawan Cina di Taiwan Akan Korbankan 500 Pesawat Tempur Amerika

CSIS telah menjalankan 18 dari rencana total 22 simulasi perang Amerika-Cina di Taiwan. War game belum melibatkan senjata nuklir kedua negara.


Rekaman Audio Bocor, Liz Truss Meledek Buruh Inggris

4 jam lalu

Rekaman Audio Bocor, Liz Truss Meledek Buruh Inggris

Kandidat PM Inggris Liz Truss mengatakan, buruh butuh kerja keras lebih jika Inggris ingin tumbuh. Ia juga membandingkan dengan buruh China


Biden Kucurkan Dana Inflasi 430 Miliar Dolar, Partai Republik: Perampokan

5 jam lalu

Biden Kucurkan Dana Inflasi 430 Miliar Dolar, Partai Republik: Perampokan

Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang senilai $ 430 miliar untuk melawan inflasi, tapi Partai Republik menilanya sebagai perampokan


Persaingan Memanas, AS Uji Coba Rudal Minuteman III

8 jam lalu

Persaingan Memanas, AS Uji Coba Rudal Minuteman III

Unjuk kekuatan di bidang rudal antar-benua semakin panas, setelah China kini gilaran AS uji coba Minuteman III


10 Lagu Paling Hits dari Diva Madonna

17 jam lalu

10 Lagu Paling Hits dari Diva Madonna

Madonna yang sangat berani dalam hal musiknya, memberikan daya tarik sendiri bagi penyuka musik pop, terutama kala saluran MTV tengah berjaya.


Joe Biden Sampaikan Selamat Hari Kemerdekaan ke Presiden Jokowi

19 jam lalu

Joe Biden Sampaikan Selamat Hari Kemerdekaan ke Presiden Jokowi

Presiden Joe Biden mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan pada Jokowi menjelang HUT RI pada 17 Agustus


Prediksi Mengerikan Jika AS Vs Rusia Perang Nuklir: 5 Miliar Penduduk Dunia Mati

20 jam lalu

Prediksi Mengerikan Jika AS Vs Rusia Perang Nuklir: 5 Miliar Penduduk Dunia Mati

Jika terjadi perang nuklir antara AS dan Rusia dikhawatirkan bakal mengancam nyawa dua pertiga penduduk dunia.


Madonna Berulang Tahun Hari Ini: Musikalitas dan Pencapaian Sang Ikon Pop

1 hari lalu

Madonna Berulang Tahun Hari Ini: Musikalitas dan Pencapaian Sang Ikon Pop

Tepat hari ini biduan pop legendaris bernama asli Madonna Louise Veronica Ciccone lahir, yaitu pada 16 Agustus di tahun 1958.


Taiwan Menuding Cina Sebar Hoax soal Latihan Militer di Pulau Penghu

1 hari lalu

Taiwan Menuding Cina Sebar Hoax soal Latihan Militer di Pulau Penghu

Taiwan menuduh China melebih-lebihkan informasi soal latihan militer di pulau Penghu melalui sebuah rekaman yang disebarkannya.