Siapkan Prancis Lepas dari Gas Rusia, Macron: Kendalikan Konsumsi Energi!

Reporter

Presiden AS Joe Biden (kiri) berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron setelah berpose untuk foto bersama setelah makan malam kerja selama KTT G7 di Kastil Elmau, di Kruen dekat Garmisch-Partenkirchen, Jerman 26 Juni 2022. Ludovic Marin/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan negaranya harus belajar berupaya lepas dari gas Rusia. Ia menilai ancaman Moskow mengurangi pasokan ke Eropa sebagai senjata dalam perang Ukraina.

Macron mendesak semua orang untuk mengendalikan konsumsi energi mereka. Dia akan segera mengajukan "rencana pembatasan energi" yang akan meminta semua warga negara untuk berkomitmen pada perburuan sampah umum, seperti mematikan lampu saat meninggalkan kantor.

"Kita perlu mempersiapkan diri untuk skenario di mana kita harus mengelola sepenuhnya tanpa gas Rusia. Rusia menggunakan energi sebagai senjata perang," katanya dalam wawancara televisi untuk menandai hari nasional Prancis, dilansir Reuters, Jumat, 15 Juli 2022.

Sang presiden memproyeksikan konflik di Ukraina masih berlangsung lama. Dia mencatat, harga energi yang telah meningkat tajam sejak invasi Rusia, menyebabkan inflasi tertinggi di sebagian besar ekonomi global utama dalam beberapa dekade.

Dengan sekitar 17 persen pasokannya berasal dari Rusia, Prancis tidak terlalu bergantung pada gas Rusia dibandingkan beberapa tetangganya.

Akan tetapi Prancis waswas terhadap pasokan dari Rusia karena ada pembangkit listrik yang sudah terbatas akibat pemeliharaan tak terduga pada reaktor nuklir yang menua. Situasi ini memicu kekhawatiran atas kekurangan musim dingin.

Untuk melindungi konsumen dari tagihan energi yang meroket, tahun lalu Pemerintah Prancis memberlakukan batasan harga listrik dan gas. Kebijakan itu telah diperpanjang hingga akhir tahun. Tetapi setelah itu, Macron menyarankan untuk mempertahankan tindakan ini hanya untuk yang paling membutuhkan.

Macron menambahkan Prancis sendiri perlu terus berinvestasi dalam pasukan pertahanannya, mengingat invasi Rusia ke Ukraina. Dia juga menegaskan negaranya memiliki sarana untuk terus membantu Ukraina dalam perangnya melawan Rusia. "Kami ingin menghentikan perang tanpa mengobarkan perang," katanya. 

Baca juga: Rekaman Telepon yang Bocor Ungkap Pertengkaran Putin-Macron Sebelum Perang Ukraina

SEUMBER: REUTERS






Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

3 jam lalu

Zelensky Sebut Putin Tak Akan Selamat Jika Serang Ukraina dengan Nuklir

Zelensky menanggapi ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Putin.


Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

3 jam lalu

Putin Ulang Tahun ke-70 Hari Ini, Kim Jong Un Kirim Ucapan Selamat

:Presiden Rusia Vladimir Putin berulang tahun ke-70 hari ini. Ia mendapat ucapan selamat termasuk dari Kim Jong Un.


Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

4 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri masih akan menunggu KTT ASEAN pada November 2022 dalam memberi pengakuan ke Pemerintah sementara Myanmar


Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

5 jam lalu

Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

10 negara terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya dengan total area meliputi daratan dan daerah perairan


Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

7 jam lalu

Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

Mengenal apa itu Yandex, sejarah serta kelebihan dan kekurangan dibandingkan search engine Google.


WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

7 jam lalu

WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri RI mengkonfirmasi tidak ada WNI yang terdampak pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.


Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

12 jam lalu

Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

Ribuan warga Rusia membanjiri perbatasan negara-negara tetangga sejak Presiden Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial pada 21 September


Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

14 jam lalu

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

Sebuah rudal Rusia menghancurkan blok apartemen di wilayah Ukraina yang telah dicaplok Moskow hingga menewaskan tujuh orang,


Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

15 jam lalu

Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia akan menstabilkan situasi di empat wilayah Ukraina yang dicaploknya,


Paris dan 3 Kota di Prancis Tolak Siarkan Pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar

1 hari lalu

Paris dan 3 Kota di Prancis Tolak Siarkan Pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar

Kota Paris memutuskan untuk bergabung bersama sejumlah kota di Prancis untuk tidak menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar.