Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Inflasi Meroket di Jepang, Sekolah di Tokyo Ganti Menu Buah dengan Jeli

Reporter

image-gnews
Para siswa menggunakan masker dengan meja dibatasi platik pembatassaat mengikuti pelajaran di sekolah dasar Takanedai Daisan di Funabashi, Jepang, 16 Juli 2020. Sekolah ini menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Para siswa menggunakan masker dengan meja dibatasi platik pembatassaat mengikuti pelajaran di sekolah dasar Takanedai Daisan di Funabashi, Jepang, 16 Juli 2020. Sekolah ini menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Selama berbulan-bulan, Kazumi Sato, ahli gizi di sebuah sekolah menengah di timur Tokyo, Jepang, menerima pemberitahuan tentang kenaikan harga bahan. Mengingat kesulitan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga siswa, pihak berwenang setempat enggan membebankan biaya makan siang sekolah yang lebih mahal kepada para murid. 

Akibatnya Sato harus menyesuaikan resep makan siang agar dapur SMP Senju Aoba bisa tetap hemat. "Saya mencoba memasukkan buah-buahan musiman sekali atau dua kali sebulan, tetapi sulit untuk sering melakukannya," katanya dikutip dari Reuters, Rabu, 6 Juli 2022. 

Sato mengatakan dia mengganti buah segar, yang mahal di Jepang, dengan agar-agar atau sepotong kue buatan tangan. Dia terbiasa menggunakan banyak tauge sebagai alternatif sayuran berharga murah. Namun ia khawatir akan kehabisan ide jika harga pangan terus naik. "Saya tidak ingin mengecewakan anak-anak dengan apa yang mereka rasakan sebagai makanan yang menyedihkan," katanya.

Inflasi menjadi isu politik yang semakin meningkat di Jepang. Negara ini tidak terbiasa dengan kenaikan harga yang tajam. Banyak rumah tangga merasakan tekanan kenaikan harga pangan.

Untuk sekolah, melonjaknya harga makanan mempengaruhi sumber makanan penting bagi keluarga Jepang berpenghasilan rendah. Hari-hari ini, kata Sato, sekaleng minyak goreng 18 liter dihargai 1.750 yen atau setara Rp 193 ribu, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Sementara harga bawang naik dua kali lipat. 

Di tengah kenaikan harga pangan, pemerintah tetap memberlakukan persyaratan gizi yang ketat untuk sekolah umum. Hanya sedikit ahli gizi yang bisa melakukan penghematan sebelum sekolah dipaksa menaikkan harga untuk keluarga.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pihak berwenang ingin menghindari kenaikan harga. Terlebih keluarga miskin akan berhemat terhadap pengeluaran makanan bergizi di rumah. Beberapa anak yang kembali ke sekolah dari liburan musim panas tampak lebih kurus, kata para pendidik dan pejabat publik.

Di bangsal Adachi Tokyo, makan siang di sekolah menengah umum berharga 334 yen, di mana 303 yen ditanggung oleh keluarga. Sebagai bagian dari langkah-langkah bantuan, pemerintah nasional mengatakan pada April akan menyediakan dana untuk membantu sekolah menyerap sebagian dari kenaikan biaya makan. 

Sato mengkhawatirkan kenaikan harga energi dan harga pangan akan berdampak terhadap harga pangan. "Saya khawatir tentang seperti apa harga di musim gugur nanti," ujarnya.

Baca: Inflasi, Harga iPhone Naik Sampai 20 Persen di Jepang

REUTERS 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

49 menit lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
WNI yang Hilang di Jepang Rupanya Ditangkap Imigrasi

Kabar WNI atas nama Revi Cahya Widi Sulihatin hilang di Jepang ramai dibicarakan di media sosial


WNI yang HIlang di Jepang dan Viral di Facebook Ditemukan Sehat

10 jam lalu

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha, juru bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal dan Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan Kemlu Rolliansyah Soemirat saat konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu, 29 Mei 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
WNI yang HIlang di Jepang dan Viral di Facebook Ditemukan Sehat

KJRI Osaka telah menemukan WNI atas nama Revi Cahya Widi Sulihatin yang sebelumnya dikabarkan hilang di Jepang.


Terpopuler Bisnis: Serikat Karyawan Angkasa Pura II Minta Penundaan Penggabungan Usaha hingga Beda Waktu Idul Adha di Indonesia dan Arab Saudi

1 hari lalu

Sejumlah calon penumpang berjalan untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Terpopuler Bisnis: Serikat Karyawan Angkasa Pura II Minta Penundaan Penggabungan Usaha hingga Beda Waktu Idul Adha di Indonesia dan Arab Saudi

Sekarpura II meminta penundaan rancangan penggabungan usaha antara PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II ke dalam PT Angkasa Pura Indonesia.


Menko Airlangga: Realisasi Anggaran Pengendalian Inflasi hingga Mei 2024 Sebesar Rp 39 Triliun

1 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada Rakorpusda Pengendalian Inflasi 2022, di Surabaya, Rabu (14/9).
Menko Airlangga: Realisasi Anggaran Pengendalian Inflasi hingga Mei 2024 Sebesar Rp 39 Triliun

Anggaran pusat untuk pengendalian inflasi sebesar Rp39 triliun atau 29 persen dari pagu Rp124,16 triliun.


Inflasi RI 2,84 Persen, Jokowi: Salah Satu yang Terbaik di Dunia

1 hari lalu

Ilustrasi Inflasi. kemenkeu.co.id
Inflasi RI 2,84 Persen, Jokowi: Salah Satu yang Terbaik di Dunia

Jokowi mengatakan salah satu hal yang selalu dia tanyakan saat kunjungan ke daerah adalah tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonominya.


Rupiah Ditutup Melemah Tajam Rp16.412 per Dolar AS, Analis: Perang Dagang Pemicu Utamanya

1 hari lalu

Ilustrasi uang rupiah. Shutterstock
Rupiah Ditutup Melemah Tajam Rp16.412 per Dolar AS, Analis: Perang Dagang Pemicu Utamanya

Nilai tukar rupiah hari ini melemah tajam 142 poin menjadi Rp 16.412 per dolar AS.


Halangi Pemandangan Gunung Fuji, Kondominium di Tokyo Dirobohkan

1 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Halangi Pemandangan Gunung Fuji, Kondominium di Tokyo Dirobohkan

Kondominium ini berada di bagian barat Tokyo yang terkenal dengan pemandangan indah Gunung Fuji di Jepang.


Rapat Pengendalian Inflasi dengan Jokowi, Begini Laporan Perry Warjiyo

1 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Rapat Pengendalian Inflasi dengan Jokowi, Begini Laporan Perry Warjiyo

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melaporkan tiga hal saat rapat pengendalian inflasi dengan Presiden Jokowi.


Gubernur BI Pamer di Depan Jokowi: Inflasi RI Turun 10 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Gubernur BI Pamer di Depan Jokowi: Inflasi RI Turun 10 Tahun Terakhir

Di hadapan Presiden Jokowi, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, tingkat inflasi Indonesia dalam 10 tahun terakhir menurun dan dapat dikendalikan.


Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

2 hari lalu

Foto udara ribuan perahu berada di perairan wanci saat deklarasi perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer di Pelabuhan Pangulu Belo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Mei 2024. Ratusan perahu kayu nelayan suku bajou dan seni bela diri serta tarian khas suku bajau di pertunjukan saat deklarasi suku Bajau dalam melindungi dan mengelola cagar biosfer di Wakatobi yang dihadiri 9 negara. ANTARA FOTO/Andry Denisah
Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 13 Juni 2024 diawali oleh kisah tentang asal usul Suku Bajo yang diusir Malaysia.