Tedros Kembali Pimpin WHO, Menangis ketika Bicara Soal Ukraina

Reporter

Tempo.co

Editor

Yudono Yanuar

Kamis, 26 Mei 2022 14:51 WIB

Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Christopher Black/WHO/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali terpilih sebagai Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lima tahun mendatang dalam pemilihan yang dilakukan anggota, Selasa, 24 Mei 2022.

Pemungutan suara secara tertutup hanya formalitas karena Tedros adalah satu-satunya kandidat yang mencalonkan diri.

Para menteri dan delegasi bergiliran berjabat tangan dan memeluk Tedros, mantan menteri kesehatan Ethiopia, yang telah memimpin badan PBB itu melalui masa bergejolak pandemi COVID-19. 

Berbicara kepada majelis segera setelah pemilihannya kembali, Tedros mengatakan fokus WHO adalah pada kesiapsiagaan darurat dan peningkatan badan tersebut.

“Pandemi ini belum pernah terjadi sebelumnya dan banyak pelajaran yang harus kita pelajari dan kita pelajari. Tapi, pada saat yang sama kita tidak bisa hanya berhenti sejenak, belajar dan mengimplementasikan.. ."

Ia menangis ketika berbicara tentang krisis Ukraina saat ini dan kematian adik laki-lakinya karena penyakit masa kanak-kanak di tengah perang dan kemiskinan beberapa dekade lalu.

"Ketika saya mengunjungi Ukraina ketika saya melihat terutama anak-anak.. Itu adalah gambar dari 50 tahun yang lalu yang muncul di pikiran saya, sangat terlihat, sangat mengganggu. Bau, suara, dan citra perang. Itulah yang saya tidak' tidak ingin terjadi pada siapa pun."

Beberapa negara termasuk Jerman dan Amerika Serikat dengan cepat memberikan ucapan selamat.

Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach mentweet bahwa Tedros mendapat 155 dari 160 suara, menyebutnya sebagai hasil yang spektakuler. "Selamat, sepenuhnya layak."

Jerman baru-baru ini menyalip Amerika Serikat sebagai donor utama badan kesehatan PBB.

Namun, pencalonan masa jabatan kedua Tedros tidak mendapat dukungan dari negara asalnya, Ethiopia, karena gesekan atas konflik Tigray. Utusan Ethiopia untuk majelis memperjelas bahwa pernyataan Botswana yang memberi selamat kepada Tedros tidak mewakili 47 negara dari kelompok Afrika.

"Metode kerja kelompok Afrika yang mapan adalah bekerja dengan konsensus. Saya ingin menunjukkan bahwa tidak ada konsensus. Oleh karena itu, perwakilan Botswana tidak dapat menyampaikan pernyataan atas nama kelompok Afrika."

Reuters






Top 3 Dunia: Pengiriman Bantuan ke Afghanistan dan Amerika Kirim HIMARS ke Ukraina

12 menit lalu

Top 3 Dunia: Pengiriman Bantuan ke Afghanistan dan Amerika Kirim HIMARS ke Ukraina

Top 3 dunia pada 24 Juni 2022, perkembangan terbaru gempa bumi di Afghanistan yang menewaskan seribu orang.


Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

9 jam lalu

Amerika Serikat Bakal Kirimkan Bantuan Sistem Roket HIMARS ke Ukraina

Pentagon menjelaskan paket bantuan tambahan keamanan ke Ukraina akan bernilai lebih dari USD 450 juta (Rp 6,6 triliun).


Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

13 jam lalu

Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Begini Tanggapan Volodymyr Zelensky

Presiden Volodymyr Zelensky meyakinkan pencalonan resmi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa merupakan langkah besar menuju penguatan Eropa.


Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

13 jam lalu

Apa Jenis Rompi Antipeluru yang akan Digunakan Jokowi ke Ukraina dan Rusia?

Paspampres menyiapkan sejumlah perlengkapan keamanan untuk Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia. Beberapa di antaranya helm dan rompi antipeluru.


AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

17 jam lalu

AS Tambah Bantuan ke Ukraina Rp 6,6 T, dari Roket HIMARS hingga Ribuan Amunisi

Amerika Serikat akan menambah bantun untuk Ukraina senilai Rp 6,6 triliun termasuk sistem roket jarak jauh.


Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

20 jam lalu

Nike Susul Adidas Cs Hengkang dari Rusia, Tutup Seluruh Toko

Perusahaan sepatu asal AS, Nike memutuskan keluar sepenuhnya dari Rusia akibat perang dengan Ukraina.


Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

22 jam lalu

Putin Hadir di Forum BRICS, Serukan India China Cs Bersatu Hadapi Barat

Putin menyerukan agar negara-negara anggota BRICS yaitu Brasil, India, China dan Afrika Selatan bersatu menghadapi kekuatan ekonomi Barat.


Roket Jarak Jauh HIMARS dari Amerika Serikat Tiba di Ukraina

22 jam lalu

Roket Jarak Jauh HIMARS dari Amerika Serikat Tiba di Ukraina

Ukraina telah menerima pasokan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) Amerika Serikat, yang diharapkan dapat kalahkan Rusia


Begini Rusia Bantah Tuduhan Barat Soal Krisis Pangan Global

1 hari lalu

Begini Rusia Bantah Tuduhan Barat Soal Krisis Pangan Global

Rusia menyatakan Barat telah menyebarkan tuduhan Rusia menjadi penyebab krisis pangan dunia. Presiden Rusia Vladimir Putin pun angkat bicara.


Krisis Pangan, 3 Negara yang Paling Menderita Efek Perang Rusia Ukraina

1 hari lalu

Krisis Pangan, 3 Negara yang Paling Menderita Efek Perang Rusia Ukraina

Dalam laporan Hunger Hotspot, peningkatan krisis pangan akut terbesar akan berdampak pada negara Afrika sub-Sahara seperti Nigeria.