Selandia Baru Buka Perbatasan Internasional Mulai Akhir Juli

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Unjuk rasa anti-vaksin virus corona di Ibu Kota Wellington, Selandia Baru, Sabtu, 11 Februari 2022. Sumber: Reuters

    Unjuk rasa anti-vaksin virus corona di Ibu Kota Wellington, Selandia Baru, Sabtu, 11 Februari 2022. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pada Rabu, 11 Mei 2022, bahwa akan membuka kembali perbatasan internasional mulai 31 Juli mendatang pukul 23:59. Pembukaan perbatasan di akhir Juli adalah dua bulan lebih awal dari waktu yang direncanakan sebelumnya. Turis asing yang datang harus mendapatkan visa terlebih dahulu.

    Pembukaan perbatasan itu diungkapkan Ardern dalam pidatonya saat jamuan makan siang dengan para pengusaha di Auckland. Dia mengatakan bahwa membuka perbatasan akan membantu menyuplai tenaga kerja terampil yang dibutuhkan dan membuka kembali sektor pariwisata.

    "Kami sedang merencanakan untuk menyelamatkan masa depan ekonomi Selandia Baru," kata Ardern.

    Kasus Covid-19 di Selandia Baru telah mencapai lebih dari 1 juta. Selandia Baru menjadi negara ke-62 di dunia dengan angka kasus di atas 1 juta.

    Di awal pendami, Selandia Baru berhasil mencegah lonjakan kasus dengan menerapkan pembatasan Covid-19 yang ketat. Negara ini juga menutup pintu perbatasan internasionalnya.

    Namun angka kasus terus naik. Sejak akhir 2021, kasus Covid-19 di Selandia Baru mengalami kenaikan akibat merebaknya varian Omicron.

    Baca: Pengadilan Selandia Baru Putuskan Karantina Covid Langgar Hak Warga

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Pemerintah Longgarkan Aturan Memakai Masker

    Jokowi mengizinkan masyarakat lepas masker di ruang terbuka setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 yang memenuhi nilai-nilai tertentu.