Tolak Pakai Masker di Pesawat, Pria Ini Terancam 20 Tahun Penjara

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pesawat Delta Airlines.[Time Magazine]

    Pesawat Delta Airlines.[Time Magazine]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pelatih sepak bola Irlandia menghadapi ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara atas dugaan perilaku nakal di pesawat. Ia menolak memakai masker dan mengejek awak kabin karena masalah makanan.

    Pria bernama Shane McInerney, 29 tahun, membuat kehebohan saat terbang dengan maskapai Delta Airlines dari Dublin ke Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York.

    McInerney, dari Galway, juga dituduh berulang kali menolak mengenakan masker. Ia juga melemparkan kaleng yang mengenai penumpang lain dalam perjalanan delapan jam yang berangkat pada 7 Januari 2022.

    Dilansir dari Sky News, ia berjalan dari tempat duduknya untuk mengeluh tentang makanan yang disajikan. Ia lalu menarik celananya ke bawah, memperlihatkan pantatnya ke pramugari dan penumpang di dekatnya.

    Pilot mencoba berbicara dengan McInerney. Ia meminta kepada pilot agar tak menyentuhnya. Alih-alih tenang, McInerney justru menolak untuk tetap di kursinya saat pesawat turun ke Bandara JFK. Ia memilih untuk berdiri di lorong. Setelah pesawat mendarat, ia langsung ditahan polisi.

    Dokumen hukum yang diajukan di New York mengatakan selama delapan jam penerbangan, terdakwa berulang kali menolak memakai masker. Padahal ia telah diminta berulang kali oleh awak pesawat.

    Dia telah didakwa mengganggu awak pesawat, dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun. Dalam profil Instagram-nya McInerney menggambarkan dirinya sebagai seorang olahragawan, mantan pemain sepak bola profesional, pelatih dan pelatih pribadi yang berkualitas.

    Laporan menunjukkan dia terbang ke AS untuk mengambil pekerjaan mengajar sepak bola di sebuah akademi di Daytona, Florida. Dia berbagi foto dirinya di Pantai Daytona, awal pekan ini. "Senang bisa kembali ke keadaan cerah. Diberkati untuk menyebut tempat ini sebagai rumah untuk beberapa bulan ke depan," tulis McInerney di akun Instagramnya.

    McInerney muncul di pengadilan minggu lalu dan telah dibebaskan dengan jaminan. Pengacaranya menolak berkomentar.

    Dalam sebuah pernyataan, Delta Airlines mengatakan tak akan mentoleransi perilaku McInernery. "Tidak memiliki toleransi untuk perilaku nakal di bandara kami dan di atas pesawat. Tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan orang-orang dan pelanggan kami".

    Sepanjang tahun lalu, maskapai penerbangan AS melaporkan lebih dari 5.000 insiden perilaku penumpang yang tidak dapat diatur di pesawat. Sekitar 3.600 orang menolak memakai masker selama pandemi Covid-19.

    Baca: Top 3 Dunia: Soal Kampus MIT, Pesawat Putar Balik, dan Vaksin Rusia

    SKY NEWS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.