China Longgarkan Lockdown di Kota Ini, Transportasi Umum Beroperasi Kembali

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pekerja medis menggunakan pakaian pelindung bekerja di dalam laboratorium pengujian asam nukleat darurat yang didirikan di pusat konvensi setelah penyebaran virus COVID-19 di Xian, provinsi Shaanxi, Cina 22 Desember 2021. cnsphoto via REUTERS

    Pekerja medis menggunakan pakaian pelindung bekerja di dalam laboratorium pengujian asam nukleat darurat yang didirikan di pusat konvensi setelah penyebaran virus COVID-19 di Xian, provinsi Shaanxi, Cina 22 Desember 2021. cnsphoto via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - China melonggarkan lockdown di kota Xi'an setelah berminggu-minggu jutaan penduduknya terkurung di rumah. Sebagian transportasi umum kembali dibuka menjelang Hari Raya Imlek.

    Pelonggaran aturan transportasi, termasuk dimulainya kembali beberapa rute kereta api antar kota, terjadi tepat sebelum liburan Tahun Baru Imlek akhir bulan ini. Umumnya warga China bepergian pada Imlek.

    China telah melakukan pendekatan ketat nol-COVID untuk menahan gelombang virus Corona. China menutup pintu perbatasan dan penguncian wilayah. Strategi ini mendapat kritik banyak kelompok menjelang digelarnya Olimpiade Musim Dingin bulan depan.

    Lockdown di Xi'an, kota berpenduduk 13 juta orang ini, sejak pertengahan Desember. Kini kota bersejarah itu melaporkan tidak ada kasus lokal baru pada hari Rabu untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu terakhir.

    Pihak berwenang setempat mengatakan transportasi umum telah kembali beroperasi di daerah-daerah berisiko rendah mulai Selasa, 18 Januari lalu. Kereta api dari Xi'an ke tujuan populer seperti Beijing, Shanghai dan Guangzhou kembali beroperasi juga, menurut penyiar stasiun televisi pemerintah CCTV pada hari Rabu. CCTV menambahkan bahwa jumlah komuter di stasiun kereta kota, terutama pelajar dan pekerja migran, juga meningkat.

    Kenaikan jumlah kasus Corona di Xi'an adalah yang terbesar di China dalam beberapa bulan terakhir. Pihak berwenang setempat mendapat kecaman karena cara mereka menangani penyebaran virus Corona.

    Tidak adanya kasus pada hari Rabu menunjukkan wabah saat ini mulai terkendali. Namun China juga menghadapi ancaman gelombang Omicron yang muncul di Beijing, kota pelabuhan timur Tianjin dan pusat manufaktur selatan Guangdong.

    Delegasi internasional, media dan beberapa atlet sudah mulai berdatangan ke Beijing untuk Olimpiade. Dengan beberapa kasus lokal yang dilaporkan di Beijing, sekolah memulai liburan Tahun Baru Imlek lebih awal dari yang dijadwalkan semula.

    Baca: Tianjin Tes 14 Juta Warga karena 33 Terpapar, Kebijakan Nol Covid Kuras Anggaran

    CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.