UPN Veteran Yogyakarta dan Minsk State Linguistic University Kerja Sama

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    UPN

    UPN "Veteran" Yogyakarta pada Jumat, 14 Januari 2022 meresmikan kerja sama dengan Minsk State Linguistic University (MSLU) di Minsk, Belarus, untuk melakukan pertukaran budaya dan bahasa. Sumber: dokumen KBRI Moskow

    TEMPO.CO, Jakarta - UPN "Veteran" Yogyakarta pada Jumat, 14 Januari 2022 meresmikan kerja sama dengan Minsk State Linguistic University (MSLU) di Minsk, Belarus, untuk melakukan pertukaran budaya dan bahasa. Kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kerja sama internasional kedua lembaga pendidikan tersebut.

    KBRI Moskow dalam keterangan menjelaskan kesepakatan kerja sama antar universitas tersebut diresmikan melalui penanda tanganan perjanjian kerja sama (cooperation agreement) oleh kedua Rektor secara virtual pada Jumat, 14 Januari 2021.

    Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Jose Tavares hadi dalam upacara penanda-tanganan kerja sama UPN "Veteran" Yogyakarta dengan Minsk State Linguistic University (MSLU) di Minsk, Belarus, pada Jumat, 14 Januari 2022. Diantara kerja sama itu adalah pertukaran budaya dan bahasa. Sumber: dokumen KBRI Moskow

    Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta, Mohamad Irhas Effendi menyatakan bahwa kerja sama ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut kerja sama antara kedua negara di bidang pendidikan yang dituangkan dalam MoU antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI serta Kementerian Pendidikan Republik Belarus tentang Kerja Sama Pendidikan Tinggi yang ditandatangani pada 14 November 2018.

    "Kerja sama ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program yang akan dilaksanakan oleh kedua universitas,” kata Irhas.  

    Program-program kerja sama yang akan dikembangkan di antaranya pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan dan promosi bahasa kedua negara.

    Sementara itu, Rektor MSLU Natalja Laptseva gembira atas kesepakatan yang berhasil diresmikan dan ditandatangani hari ini. Diharapkan kerja sama MSLU dengan FISIP UPN "Veteran" Yogyakarta ini akan menjadi jembatan yang sangat baik bagi akademisi dan mahasiswa kedua universitas untuk meningkatkan kualitas dan jejaring internasional.

    Sebagai tindak lanjut kerja sama, Laptseva menyampaikan komitmen MSLU yang akan melaksanakan berbagai plan of action. Diantara rencana tersebut yaitu memfasilitasi pendirian Pusat Bahasa dan Budaya Indonesia (Indonesian Language and Culture Center), pengajaran Bahasa Indonesia dan penyelenggaraan event budaya Indonesia di MSLU.

    Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Jose Tavares menggarisbawahi arti penting kerja sama yang disepakati antar kedua universitas terhadap pengembangan kapasitas dan kualitas para mahasiswa. Duta besar Tavares berharap kerja sama antara UPN "Veteran" Yogyakarta dan MSLU dapat membantu kedua perguruan tinggi untuk berbagi sumber daya dan keunggulan demi kemajuan bersama.

    MSLU adalah sebuah universitas negeri di Kota Minsk, Belarus yang berdiri sejak 1948 dan menyelenggarakan pengajaran bahasa asing dari 24 negara. Saat ini tercatat 700 mahasiswa asing menempuh pendidikan pada berbagai jenjang pendidikan di MSLU. Pembukaan dan operasionalisasi Pusat Budaya dan Bahasa Indonesia di MSLU diharapkan menjadi langkah awal dibukanya jurusan Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing ke-25 yang diajarkan di MSLU.

    Baca juga: Belanda Longgarakan Pembatasan COVID-19 Meski Dibayangi Omicron 

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.