Partai Oposisi Selandia Baru Pilih Eks Bos Maskapai untuk Lawan Jacinda Ardern

Reporter

Chief Executive Officer Air New Zealand, Christopher Luxon (tengah) tiba di Bandara Internasional O'Hare di Chicago, Illinois, AS 30 November 2018. [REUTERS/Kamil Krzaczynski]

TEMPO.CO, Jakarta - Oposisi utama Selandia Baru, Partai Nasional, pada Selasa memilih mantan kepala eksekutif maskapai penerbangan nasional sebagai pemimpin barunya untuk menghadapi Perdana Menteri Buruh Jacinda Ardern dalam pemilihan umum 2023.

Christopher Luxon, yang memimpin Air New Zealand selama tujuh tahun hingga September 2019, diangkat ke jabatan puncak partai hanya setahun setelah memasuki parlemen menyusul krisis kepemimpinan di Partai Nasional, yang telah menyebabkan empat pemimpin diganti dalam beberapa tahun.

Dia masuk setelah Judith Collins, yang memimpin kampanye Partai Nasional dalam kekalahan pemilihan terburuknya pada tahun 2020, disingkirkan minggu lalu

"Hari ini kami menarik garis di bawah peristiwa empat tahun terakhir, dan kami menempatkan mereka di belakang kami," kata Luxon dalam pidatonya setelah dia ditunjuk sebagai pemimpin, dilaporkan Reuters, 30 November 2021.

Pengangkatan Luxon akan memberi tekanan pada Ardern, yang popularitasnya telah terpukul dalam beberapa pekan terakhir karena kegagalan dalam memvaksinasi populasi dengan cepat dan meningkatnya kemarahan atas pembatasan pandemi dan penutupan perbatasan yang ketat oleh pemerintahnya.

Jacinda Ardern telah menikmati dukungan pribadi yang sangat besar, tetapi jajak pendapat 1News Colmar Brunton baru-baru ini menunjukkan peringkatnya sebagai perdana menteri pilihan telah turun 5 poin dari September menjadi 39%.

Partai Nasional telah berada dalam kekacauan sejak kehilangan kekuasaan dari Ardern pada tahun 2017, yang disebabkan oleh pertikaian internal, perubahan kepemimpinan, dan skandal.

Luxon, 51 tahun, memegang jabatan senior di perusahaan barang konsumen global Unilever sebelum pindah ke Air New Zealand dan memimpin maskapai antara 2012 dan 2019, selama waktu itu menghasilkan keuntungan yang konsisten.

Dia terpilih menjadi anggota Parlemen untuk elektorat Botany hanya dalam pemilihan 2020.

"Saya telah membangun karir dari membalikkan nasib perusahaan yang berkinerja buruk dan saya akan membawa pengalaman dunia nyata itu ke peran ini," katanya.

Sebagai anak didik mantan Perdana Menteri John Key, Luxon membela iman Kristennya dalam konferensi pers perdananya dengan mengatakan bahwa imannya telah "disalahartikan dan digambarkan dengan sangat negatif".

"Saya ingin menjadi sangat jelas, kami memiliki pemisahan antara politik dan keyakinan," katanya kepada wartawan.

Luxon mengatakan dia tidak mendukung eutanasia dalam referendum atau reformasi aborsi Selandia Baru.

Baca juga: Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan

REUTERS






Tersangka Pembunuh Anak dalam Koper Muncul di Pengadilan Selandia Baru

2 hari lalu

Tersangka Pembunuh Anak dalam Koper Muncul di Pengadilan Selandia Baru

Tersangka wanita yang diekstradisi dari Korea Selatan, muncul di pengadilan Selandia Baru atas tuduhan pembunuhan anaknya yang ditemukan dalam koper


Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

3 hari lalu

Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

Korea Selatan mengekstradisi perempuan tersangka pembunuhan anak ke Selandia Baru. Jasad dua bocah ditemukan di dalam koper beberapa bulan lalu.


Menhan Selandia Baru Kunjungi Ukraina, Kembali Tegaskan Dukungan

12 hari lalu

Menhan Selandia Baru Kunjungi Ukraina, Kembali Tegaskan Dukungan

Selandia Baru pekan lalu mengatakan akan mengirim 66 personel lagi ke Inggris untuk membantu melatih tentara Ukraina.


Pertemuan Bilateral dengan PM Selandia Baru, Jokowi Targetkan Kerja Sama Ekonomi Rp 40 Triliun

13 hari lalu

Pertemuan Bilateral dengan PM Selandia Baru, Jokowi Targetkan Kerja Sama Ekonomi Rp 40 Triliun

Dalam pertemuan bilateral dengan PMS Selandia Baru Jacinda Ardern, Presiden Jokowi menyebutkan target kerja sama ekonomi dua negara pada 2024.


Jokowi Bahas 3 Isu dalam Pertemuan Bilateral dengan PM Selandia Baru

14 hari lalu

Jokowi Bahas 3 Isu dalam Pertemuan Bilateral dengan PM Selandia Baru

Presiden Jokowi mengatakan Indonesia berkomitmen untuk mendorong kerja sama pembangunan di Pasifik.


Selandia Baru Ingin Raih Sertifikat Sebagai Dark Sky Nation

17 hari lalu

Selandia Baru Ingin Raih Sertifikat Sebagai Dark Sky Nation

Langit gelap yang luar biasa di Selandia Baru lebih dari sekadar pemandangan yang indah dan memiliki makna khusus bagi orang Mori.


Australia Tinjau Ulang Mantan Pilot yang Melatih Militer China

23 hari lalu

Australia Tinjau Ulang Mantan Pilot yang Melatih Militer China

Langkah ini menyusul laporan bahwa warga Australia termasuk di antara puluhan pilot militer Barat yang direkrut untuk membantu melatih militer China


Pembunuh 51 Jemaah Masjid Christchurch Ajukan Banding

24 hari lalu

Pembunuh 51 Jemaah Masjid Christchurch Ajukan Banding

Pembunuh 51 jemaah masjid Christchurch, Selandia Baru, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat


Menteri Pendidikan Selandia Baru Berbagi Kiat Saat Hadapi Tekanan Kuliah di Luar Negeri

27 hari lalu

Menteri Pendidikan Selandia Baru Berbagi Kiat Saat Hadapi Tekanan Kuliah di Luar Negeri

Pelajar yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri, khususnya di Selandia Baru, didorong untuk punya pemikiran yang kritis, bisa mandiri, kreatif.


5 Destinasi Wisata Terbaik di Selandia Baru untuk Pecinta Alam

29 hari lalu

5 Destinasi Wisata Terbaik di Selandia Baru untuk Pecinta Alam

Selandia Baru memiliki banyak potensi alam yang berpadu dengan budaya dan kuliner yang apik.