Koalisi Saudi Serang Markas Houthi dan Pengawal Revolusi Iran di Yaman

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Asap dan debu mengepul di dekat gedung-gedung dalam serangan udara yang diluncurkan oleh koalisi pimpinan Saudi di Sanaa, Yaman pada  7 Maret 2021. REUTERS/Khaled Abdullah

    Asap dan debu mengepul di dekat gedung-gedung dalam serangan udara yang diluncurkan oleh koalisi pimpinan Saudi di Sanaa, Yaman pada 7 Maret 2021. REUTERS/Khaled Abdullah

    TEMPO.CO, Jakarta -  Koalisi pimpinan Saudi yang bertempur di Yaman meluncurkan serangan udara terhadap markas militer Houthi di ibu kota Sanaa termasuk situs "rahasia" milik Pengawal Revolusi Iran.

    Dalam pernyataan yang disiarkan TV pemerintah, Selasa, 30 November 2021, Koalisi meminta warga sipil untuk tidak berkumpul atau mendekati target potensial.

    Media Houthi yang bersekutu dengan Iran, Al Masirah TV, mengatakan tiga serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi telah menghantam bandara Sanaa, sementara serangan keempat mengenai sebuah taman.

    Serangan itu adalah salah satu dari beberapa gempuran oleh Koalisi pada bulan ini di ibu kota Sanaa yang berpenduduk padat.

    Houthi sebelumnya berulang kali meluncurkan serangan lintas batas ke wilayah menggunakan drone dan rudal sejak koalisi melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015. Gerakan dukungan Iran itu menggulingkan pemerintah yang didukung Saudi dari ibu kota.

    Konflik tersebut secara luas dilihat sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran. Houthi sedang melancarkan serangan di Marib, benteng utara terakhir pemerintah yang diakui secara internasional, serta di daerah lain di Yaman.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    PTM 100 persen DKI Tetap Berjalan Meski Didesak Banyak Pihak

    Pemprov Ibu Kota tetap menerapkan PTM 100 persen meski banyak pihak mendesak untuk menghentikan kebijakan itu. Sejumlah evaluasi diberikan pihak DKI.