Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Taliban Bunuh Dokter Muda karena Tak Berhenti di Pos Pemeriksaan

Reporter

image-gnews
Seorang tentara Taliban yang membawa senjata terlihat ketika warga Afghanistan berkumpul di luar kantor penerbitan paspor setelah pejabat Taliban mengumumkan mereka akan mulai mengeluarkan paspor kepada warganya lagi, di Kabul, Afghanistan, Selasa, 6 Oktober 2021. REUTERS/Jorge Silva
Seorang tentara Taliban yang membawa senjata terlihat ketika warga Afghanistan berkumpul di luar kantor penerbitan paspor setelah pejabat Taliban mengumumkan mereka akan mulai mengeluarkan paspor kepada warganya lagi, di Kabul, Afghanistan, Selasa, 6 Oktober 2021. REUTERS/Jorge Silva
Iklan

TEMPO.CO, JakartaTaliban telah membunuh seorang dokter muda di provinsi Herat Afghanistan hanya karena alasan sepele. Peristiwa itu terjadi pada hari Jumat pekan lalu.

Menurut media lokal Khaama Press, dokter itu bernama Amruddin Noori, 33 tahun. Menurut keluarga korban, ia tewas di kota Herat karena tidak berhenti di pos pemeriksaan keamanan polisi.

Seorang sumber mengatakan Noori dulunya adalah pemilik klinik medis swasta kecil. Ia baru saja menikah.

Aparat keamanan di Herat membantah klaim bahwa Amruddin Noori ditembak mati oleh Taliban. Mereka mengatakan tidak memiliki informasi bahwa terjadi insiden tersebut.

Insiden lainnya terjadi pada seorang psikiater bernama Mohamed Nader Alemi. Ia dibunuh secara brutal di Afghanistan Utara oleh para penculik. Alemi tetap dibunuh bahkan setelah para penculik menerima uang tebusan untuk membebaskannya.

Roheen Alemi, putra Nader Alemi mengatakan ayahnya telah disiksa dengan kejam. "Ada tanda-tanda luka di tubuhnya,” kata Roheen Alemi.

Namun seorang juru bicara Taliban mengatakan bahwa pihak berwenang sedang bekerja untuk menemukan dan menghukum para penjahat yang terlibat dalam pembunuhan Nader Alemi. “Imarah Islam berkomitmen menemukan dan menghukum para pelaku,” ujar juru bicara Saeed Khosty.

Taliban telah menangkap delapan penculik. Dua korban lainnya juga telah dibebaskan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sejak Taliban berkuasa kembali di Afghanistan, angka kejahatan meningkat. Ledakan bom hingga penculikan orang-orang terkemuka kerap terjadi.

Sebelumnya Taliban meyakinkan penduduk Afghanistan dengan menjamin keamanan dan keselamatan hidup mereka. Namun insiden yang terjadi beberapa waktu terakhir bertentangan dengan klaim Taliban.

Afghanistan juga kini jatuh ke dalam krisis keuangan yang parah. Penjualan anak perempuan makin sering terjadi untuk ditukar dengan mahar.

Baca: Wanita Afghanistan Bermata Hijau di National Geographic Dievakuasi ke Italia

NDTV | OPINDIA

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Ungkap Motif Kakek di Bekasi Tersangka Pembunuhan dan Pencabulan Anak Perempuan 9 Tahun

2 hari lalu

Didik Setiawan, 61 tahun, tersangka pembunuhan dan pencabulan anak di Bekasi. Tempo/Adi Warsono
Polisi Ungkap Motif Kakek di Bekasi Tersangka Pembunuhan dan Pencabulan Anak Perempuan 9 Tahun

Motif tersangka pembunuhan dan pencabulan itu diketahui berdasarkan penyelidikan polisi bersama Apsifor, KPAD dan DP3A.


Bos Rental Mobil Dituduh Maling di Pati, Polisi Kejar Pelaku yang Pukul Korban Pakai Batu

3 hari lalu

Satreskrim Polresta Pati menggelar olah TKP di lokasi amuk massa yang menewaskan bos rental mobil di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. POLRESTA PATI
Bos Rental Mobil Dituduh Maling di Pati, Polisi Kejar Pelaku yang Pukul Korban Pakai Batu

Korban dikeroyok hingga tewas usai diteriaki maling saat mengambil mobil rentalnya di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati


Bos Rental Mobil Tewas Dikeroyok di Pati, Jumlah Tersangka Bertambah

3 hari lalu

Markas Polresta Pati, Jawa Tengah. Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Bos Rental Mobil Tewas Dikeroyok di Pati, Jumlah Tersangka Bertambah

Pengusaha rental mobil tewas dikeroyok usai diteriaki maling saat mengambil kendaraannya di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah


Anak Ferdy Sambo Ulang Tahun, Putri Candrawathi Kirim Kado dari Balik Penjara

4 hari lalu

Putri Candrawathi, terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, menjalani medical checkup di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu, 23 Agustus 2023 [istimewa]
Anak Ferdy Sambo Ulang Tahun, Putri Candrawathi Kirim Kado dari Balik Penjara

Setelah menjadi penghuni tetap Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tangerang, Putri Candrawathi rajin mengikuti bimbingan kerja.


TPNPB Tembak Warga: Korban Dibunuh Begitu Buka Pintu

4 hari lalu

Pasukan TPNPB OPM di Kampung Pogapa, Intan Jaya, Papua Tengah. Dokumentasi TPNPB.
TPNPB Tembak Warga: Korban Dibunuh Begitu Buka Pintu

TPNPB-OPM mengakui telah menembak mati seorang warga yang diduga mata-mata pemerintah Indonesia pada Kamis, 6 Juni 2024.


Pemilik Rental Mobil Diteriaki Maling Tewas Dikeroyok, Dua Orang jadi Tersangka

4 hari lalu

Ilustrasi Pengeroyokan.
Pemilik Rental Mobil Diteriaki Maling Tewas Dikeroyok, Dua Orang jadi Tersangka

Pemilik rental mobil asal Jakarta tewas dikeroyok usai diteriaki maling saat mengambil kendaraannya di Pati, Jawa Tengah


Pembunuhan Vina: Kuasa Hukum Pegi Minta Gelar Perkara Khusus kepada Kapolri, Apa Alasannya?

7 hari lalu

Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu 26 Mei 2024. Polda Jabar berhasil menangkap Pegi Setiawan alias perong atas dugaan kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky yang terjadi di Cirebon pada tahun 2015 silam. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Pembunuhan Vina: Kuasa Hukum Pegi Minta Gelar Perkara Khusus kepada Kapolri, Apa Alasannya?

Kuasa hukum Pegi Setiawan meyakini Polda Jabar salah tangkap.


Komisioner Tinggi HAM PBB Kritik Israel atas Pembunuhan 500 Warga Palestina di Tepi Barat

7 hari lalu

Ratusan umat muslim saat ambil bagian dalam protes untuk memperingati 76 tahun Nakba,
Komisioner Tinggi HAM PBB Kritik Israel atas Pembunuhan 500 Warga Palestina di Tepi Barat

Kantor HAM PBB mencatat jumlah korban jiwa Palestina di Tepi Barat mencapai 505 orang sejak Oktober 2023.


Menhan Afghanistan Minta Bantuan Jusuf Kalla untuk Berhubungan Diplomatik dengan Negara Lain

9 hari lalu

Jusuf Kalla (JK) berkunjung ke kawasan  Shah Re Naw, salah satu pusat perbelanjaan di pusat kota Afghanistan, Senin, 3 Juni 2024.
Menhan Afghanistan Minta Bantuan Jusuf Kalla untuk Berhubungan Diplomatik dengan Negara Lain

Afghanistan ingin menjalin hubungan diplomatik dengan negara lain, termasuk Amerika Serikat, tanpa harus dicurigai.


Polisi Ungkap Motif Dukun Bunuh Anak 9 Tahun di Bekasi, Dikubur di Halaman

9 hari lalu

Didik Setiawan, 61 tahun, tersangka pembunuhan dan pencabulan anak di Bekasi. Tempo/Adi Warsono
Polisi Ungkap Motif Dukun Bunuh Anak 9 Tahun di Bekasi, Dikubur di Halaman

Kasus pembunuhan dan pencabulan anak di Bekasi ini terungkap setelah orang tua korban mencurigai tersangka karena kerap diberi uang.