Kisah Kakak Beradik di Tahan Petugas Perbatasan Polandia

Reporter

Kakak beradik dari Damaskus, Suriah, berlindung di bawah sebuah pohon di tengah turunnya salju. Mereka ingin menyeberang ke Polandia untuk mendapat hidup yang lebih baik. Sumber: Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Sepasang kakak-beradik dari Suriah yang hendak ke Polandia dari Belarus, ditahan oleh petugas penjaga perbatasan di dekat kota Siemiatycze, Polandia pada Selasa, 23 November 2021. Mereka ditahan saat salju pertama di musim gugur berjatuhan di sejumlah hutan yang mengelilingi wilayah perbatasan.

Identitas kakak-beradik itu tidak dipublikasi. Si kakak berjenis kelamin perempuan, 28 tahun bersama adik laki-lakinya, 24 tahun. Keduanya bersama ribuan migran lainnya, melakukan perjalanan ke Belarus dengan harapan bisa masuk ke Uni Eropa.

    

Imigran melindungi wajahnya saat petugas penegak hukum Polandia menggunakan gas air mata, di perbatasan Belarusia-Polandia di Bruzgi - pos pemeriksaan Kuznica di wilayah Grodno, Belarus, 16 November 2021. Petugas menggunakan water canon dan gas air mata untuk mencegah imigran menyeberangi perbatasan. Leonid Scheglov/BelTA/REUTERS

Uni Eropa mengatakan Minsk telah menjadi roda penggerak sebuah krisis migran di wilayah timur perbatasannya sebagai bentuk balas dendam karena telah dijatuhi sanksi-sanksi oleh Brussels. Belarus berulang kali menyangkal tuduhan ini.

“Kami hanya ingin sebuah tempat yang hangat untuk duduk,” kata si adik yang ditahan itu.

Keduanya duduk di bawah sebuah pohon yang sudah terbungkus salju.

“Di sini sangat dingin. Jika saja kami tahu kondisinya akan seperti ini, kami tidak akan melakukannya (mengungsi),” kata si kakak.

Sejumlah aktivis membagi-bagikan selimut kepada para mogran demi melindungi mereka dari suhu dingin.

Kakak-beradik tersebut berasal dari Ibu Kota Damaskus, Suriah. Mereka meninggalkan negara asal mereka pada 9 November 2021 dan pada akhir pekan lalu hendak melintasi Polandia setelah diberi kesempatan oleh otoritas Belarus. Si adik tadinya bekerja sebagai teknisi di Suriah dan kakaknya adalah seorang seniman.

“Kami melarikan diri dari fasisme untuk kehidupan yang lebih baik. Hanya itu saja,” kata si adik.    

Aktivis telah membantu kedua kakak-beradik itu untuk mengajukan permohonan suaka ke Uni Eropa. Polandia dikritik oleh aktivis-aktivis HAM karena memulangkan para migran ke Belarus tanpa memberikan mereka kesempatan untuk mengajukan perlindungan internasional.

Warsaw mengatakan para migran tersebut seharusnya berurusan dengan Belarus karena mereka di wilayah teritorial Belarus. Polandia sudah menawarkan bantuan kemanusiaan, namun ditolak.

   

Baca juga: Belarus Pulangkan 2 Ribu Migran

Sumber: Reuters

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.  






Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

35 menit lalu

Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

Partai GERB milik mantan Perdana Menteri Boyko Borissov maju dalam pemilu hari Minggu kemarin. GERB diprediksi menang tipis


Update Bocor Gas Metan Nord Stream : Bencana Gas Rumah Kaca dan Sabotase

9 jam lalu

Update Bocor Gas Metan Nord Stream : Bencana Gas Rumah Kaca dan Sabotase

Perkiraan terburuknya, kebocoran mencapai 778 juta meter kubik gas yang menyembur dari kedua pipa Nord Stream.


Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

2 hari lalu

Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

Kekayaan hutan di Indonesia dapat mengendalikan perubahan iklim, dan hutan menjadi faktor penting untuk mencapai emisi nol bersih.


Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

2 hari lalu

Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piketmenyebut tantangan perubahan iklim di tengah invasi Rusia ke Ukraina salah satunya dengan cara sederhana, seperti penghematan energi.


Amplop Berisi Bubuk Putih Mencurigakan Ditemukan di Markas Komisi Eropa

2 hari lalu

Amplop Berisi Bubuk Putih Mencurigakan Ditemukan di Markas Komisi Eropa

Amplop penuh bubuk putih yang mencurigakan ditemukan di dekat kantor Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen


Jual Kewarganegaraan Rp14,9 M, Malta Digugat Uni Eropa

2 hari lalu

Jual Kewarganegaraan Rp14,9 M, Malta Digugat Uni Eropa

Dengan memiliki paspor Malta, memungkinkan mereka untuk tinggal dan bekerja di negara Uni Eropa mana pun


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

2 hari lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.


Finlandia Tutup Perbatasan untuk Warga Rusia

3 hari lalu

Finlandia Tutup Perbatasan untuk Warga Rusia

Kebijakan Finlandia ini menyusul lonjakan kedatangan setelah perintah mobilisasi Rusia.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

3 hari lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.


Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

4 hari lalu

Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

Uni Eropa memberikan peringatan keras jika salah satu infrastruktur energi aktif blok itu diserang.