Amerika Bela Kebijakan Perang Atas Dasar Teror

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington:Wakil Presiden Amerika Serikat, Dick Cheney membela habis-habisan interogasi dan pengawasan kontroversial yang dilakukan pemerintahnya dalam operasi bertajuk perang atas dasar teror.

    Dalam sebuah wawancara delapan bulan sebelum posisinya digantikan, Cheney menolak tuduhan bahwa perlakuan pada orang yang dicurigai pelaku teroris melanggar undang-undang Amerika Serikat. Sebaliknya, dia menganggap langkah-langkah itu membantu mencegah teroris menyerang negaranya.

    “Melihat konflik yang sedang kami hadapi saat ini, kami menemukan situasi di mana kami mempercayai Anda memerlukan pemimpin yang kuat. Apa yang sedang kami lakukan saat ini adalah menggunakan otoritas seperti itu,” kata Cheney, Senin (22/12).

    Menurut Cheney, pemerintahan Georgw W. Bush telah bertindak dengan benar dalam perang atas dasar teror setelah peristiwa 11 September 2001. Langkah Bush menurutnya sama seperti apa yang telah dilakukan presiden Abang Sam terdahulu, termasuk Abraham Lincoln pada situasi Perang Sipil Amerika dan Franklin Roosevelt pada Perang Dunia ke-2.

    “Teladan yang bisa dijadikan pelajaran sangat banyak,” jelas Cheney, yang menyatakan pemerintahan Bush tidak menggunakan otoritasnya melebihi apa yang pernah dilakukan pada jaman Lincoln dan Roosevelt.

    AFP | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.