Top 3 Dunia: Izin Pembuatan Kapal Perang hingga Perkembangan di Afghanistan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rudal Harpoon anti-kapal perang berbasis darat. Boeing/Sea Power Magazine

    Ilustrasi rudal Harpoon anti-kapal perang berbasis darat. Boeing/Sea Power Magazine

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita TOP 3 dunia pada 17 September 2021, diawali dengan kabar PT PAL yang mendapat lisensi atau izin untuk membangun kapal perang fregat dari Babcock. Berita kedua terbanyak dibaca oleh pembaca tempo.co adalah soal kelompok Hizbullah, yang nekat memasok bahan bakar dari Iran ke Lebanon melalui Suriah demi meredakan krisis energi di Lebanon.

    Berikut ini berita TOP 3 dunia selengkapnya

    1.Prabowo ke London, RI Dapat Lisensi Kapal Perang Canggih dari Inggris

    Perusahaan BUMN PT PAL mendapat linsensi atau izin untuk memproduksi kapal perang fregat dari Babcock. Babcock adalah perusahaan asal Inggris, dimana kapal perang yang bakal diproduksi PT PAL ini kapal perang dengan kecepatan dan kemampuan manuver.

    Kapal fregat ini akan dikerjakan di Indonesia, dengan rancangan yang khusus untuk memenuhi kebutuhan TNI AL.

    Baca selengkapnya di sini

    Orang-orang menunggu di mobil untuk mendapatkan bahan bakar di sebuah pom bensin di Zalka, Lebanon, 20 Agustus 2021. [REUTERS/Mohamed Azakir/File Photo]

    2.Hizbullah Pasok Minyak Iran ke Libanon, Tak Peduli Ancaman Sanksi AS

    Kelompok Hizbullah memasok bahan bakar dari Iran ke Lebanon melalui Suriah. Tindakan ini cukup nekat karena dilakukan di tengah ancaman sanksi Amerika Serikat.

    Hizbullah menyatakan pasokan bahan bakar ini untuk membantu meredakan krisis energi saat ini di Lebanon. Presiden Suriah Bashar al-Assad berterima kasih atas upaya Hizbullah ini.

    Washington menegaskan bahwa sanksi Amerika Serikat terhadap penjualan minyak Iran masih berlaku. Tetapi tidak disebutkan apakah mereka akan menindak Hizbullah, yang mereka sebut sebagai kelompok teroris. 

    Baca selengkapnya di sini

    3.Taliban Mau Rekrut Mantan Tentara Afghanistan untuk Tentara Nasional Baru

    Taliban mengumumkan akan merekrut mantan tentara Afghanistan yang bertugas di pemerintah sebelumnya. Tentara-tentara itu, akan dijadikan menjadi bagian dari tentara baru nasional Afghanistan.

    Taliban berharap, pembentukan tentara baru ini bisa diselesaikan segera karena Afghanistan harus memiliki tentara yang kuat sehinga bisa melindungi dan mempertahankan negara.

    Baca selengkapnya di sini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.