Top 3 Dunia: Turki Tolak Bantu Taliban Hingga Pembicaraan AS dengan Militer Cina

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar evakuasi korban terluka ke rumah sakit setelah serangan bom bunuh diri di bandara Kabul, di Kabul, Afghanistan, 26 Agustus 2021. Bom bunuh diri yang didalangi kelompok ISIS-K menewaskan sedikitnya 60 warga sipil dan 13 tentara Amerika Serikat. REUTERS TV/1TV/Handout via REUTERS

    Tangkapan layar evakuasi korban terluka ke rumah sakit setelah serangan bom bunuh diri di bandara Kabul, di Kabul, Afghanistan, 26 Agustus 2021. Bom bunuh diri yang didalangi kelompok ISIS-K menewaskan sedikitnya 60 warga sipil dan 13 tentara Amerika Serikat. REUTERS TV/1TV/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita terpopuler internasional sepanjang 28 Agustus 2021 di antaranya Turki yang menolak bantu Taliban di bandara Kabul jika tidak diizinkan bawa tentara, serangan drone AS membunuh anggota ISIS-K sebagai balasan bom bunuh diri di bandara Kabul, dan untuk pertama kalinya pemerintahan Joe Biden mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan militer Cina. Tiga isu internasional di atas dirangkum dalam Top 3 Dunia.

    1. Turki Tak Mau Bantu Taliban di Bandara Kabul Jika Tak Diperbolehkan Bawa Tentara

    Turki memastikan tak akan memberikan bantuan teknis ke Taliban soal operasional Bandara Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan apabila tak diperbolehkan membawa tentara.

    Keputusan itu diambil setelah serangan bom bunuh diri ISIS-K yang menewaskan 175 orang.

    Taliban sebelumnya mengajukan permohonan resmi ke Turki karena kurangnya pemahaman teknis soal operasional bandara. Harapan Taliban, Turki sudah bisa memberikan bantuan per hari Selasa ketika periode evakuasi oleh tentara asing rampung. Namun, Taliban menolak ada tentara Turki di bandara Kabul karena mereka bagian dari NATO.

    Salah seorang pejabat senior Turki, yang juga enggan disebutkan namanya, mengatakan serangan ISIS-K menimbulkan keraguan di pihaknya. Mereka ragu Taliban akan mampu melindungi pekerja-pekerja teknis Turki dari ancaman ISIS-K. Oleh karenanya, kata ia, Pemerintah Turki meminta tentara mereka diperbolehkan bertahan di Afghanistan. Untuk berita selengkapnya baca di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.