Taliban Kuasai Afghanistan, Seperti Ini Susunan Kepemimpinannya

Para pejabat, termasuk mantan Presiden Afganistan Hamid Karzai dan wakil pemimpin dan negosiator Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar, menghadiri konferensi perdamaian Afganistan di Moskow, Rusia 18 Maret 2021. [Alexander Zemlianichenko / Pool via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Struktur kepemimpinan Taliban telah lama menjadi misteri, dengan sedikit yang mengetahui tentang cara kerjanya serta siapa saja figur-figur pentingnya. 

Setelah menguasai Afghanistan, Taliban bergerak untuk membentuk pemerintahan baru, dengan janji inklusivitas dan reformasi. Tetapi, melihat struktur kepemimpinan Taliban, bisa jadi mereka akan mempertahankan struktur dan cara kerja organisasi selama ini. Rezim garis keras sangat mungkin terjadi. 

Selama ini, hal yang relatif umum diketahui adalah Taliban dipimpin oleh Haibatullah Akhundzada. Ia seorang ulama senior berusia 50-an, diangkat menjadi kepala setelah militer Amerika membunuh pendahulunya pada 2016.

Wakil dari Akhundzada adalah Mullah Abdul Ghani Baradar. Ia adalah anggota terkemuka dari rezim Taliban sekaligus kepala komite politik kelompok itu. Baradar tiba kembali di Afghanistan setelah pengasingan selama 20 tahun. 

Sekarang, Taliban bergerak membentuk pemerintahannya di Afganistan usai mengambil alihnya pada 14 Agustus. Beberapa figur telah ditunjuk untuk mengisi posisi di Kabinet seperti Mullah Abdul Qayyum Zakir sebagai Menteri Pertahanan.

Berikut ini adalah siapa yang bertanggung jawab atas kelompok Taliban dan bagaimana fungsi struktur kekuasaan Taliban.






Samuel Eto'o Terlibat Pertengkaran di Piala Dunia 2022

5 jam lalu

Samuel Eto'o Terlibat Pertengkaran di Piala Dunia 2022

Mantan striker Kamerun Samuel Eto'o bentrok dengan seorang pria yang memegang kamera video.


Pembantaian Pisang, Ribuan Buruh Dibunuh Karena Disebut Komunis

14 jam lalu

Pembantaian Pisang, Ribuan Buruh Dibunuh Karena Disebut Komunis

Ribuan orang dibantai secara massal di Kolombia pada 5-6 Desember 1928. Peristiwa ini disebut Pembantaian Pisang.


ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

2 hari lalu

ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di kantor Kedutaan Besar Pakistan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan pada 3 Desember 2022


Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

3 hari lalu

Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

Dua kejadian terpisah di Kabul, serangan bom bunuh diri dekat kantor partai Hezb-e-Islami dan penembakan di Kedutaan Pakistan.


Fitur Emergency SOS via Satellite iPhone 14 Selamatkan Pria di Alaska

3 hari lalu

Fitur Emergency SOS via Satellite iPhone 14 Selamatkan Pria di Alaska

Aktivasi fitur Emergency SOS via Satellite milik Apple ini diharapkan meluas ke Prancis, Jerman, Irlandia dan Inggris pada Desember ini.


Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

4 hari lalu

Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan posisi Indonesia belum mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan.


Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

5 hari lalu

Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

Biden menjadi tuan rumah Macron pada kunjungan kenegaraan pertama sejak pemimpin AS itu menjabat pada awal 2021.


Taliban Pakistan Mengklaim Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 3 Orang

6 hari lalu

Taliban Pakistan Mengklaim Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 3 Orang

Taliban Pakistan- dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) -mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom bunuh diri di Pakistan barat


Tiga Warga Amerika Didakwa Mendanai Pemberontak Kamerun

6 hari lalu

Tiga Warga Amerika Didakwa Mendanai Pemberontak Kamerun

Warga Amerika tersebut diduga mengumpulkan dana untuk kelompok separatis Kamerun. Mereka bersekongkol menculik warga sipil untuk minta tebusan.


Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

6 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Pakistan Menargetkan Polisi, 3 Tewas dan 28 Luka-luka

Bom bunuh diri telah terjadi di kota Quetta, Pakistan, di mana pelaku mengincar aparat kepolisian. Taliban mengklaim bertanggung jawab.