Kepala Kim Jong Un Ada Bintik Hijau dan Pakai Perban, Sakit Apa?

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombinasi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berbicara pada rapat pleno komite pusat ke-8 Partai Buruh Korea pada 16 Juni 2021 dan rapat pleno kedua Komite Sentral ke-8 Buruh ' Pesta pada 12 Februari 2021. Foto kombinasi ini menunjukan bahwa Kim Jong Un mengalami penurunan berat badan yang cepat hanya sekitar empat bulan. KRT TV via REUTERS

    Foto kombinasi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berbicara pada rapat pleno komite pusat ke-8 Partai Buruh Korea pada 16 Juni 2021 dan rapat pleno kedua Komite Sentral ke-8 Buruh ' Pesta pada 12 Februari 2021. Foto kombinasi ini menunjukan bahwa Kim Jong Un mengalami penurunan berat badan yang cepat hanya sekitar empat bulan. KRT TV via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi kesehatan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kian menjadi misteri. Baru-baru ini beredar foto Kim Jong Un tampil di depan umum dengan bintik hijau besar di bagian belakang kepala. Hal itu kembali memicu spekulasi tentang kesehatannya. Gambar lain menunjukkan Kim Jong Un memakai perban lonjong di atas tanda hijau tersebut.

    Menurut NK News, memar dan perban muncul di sisi kanan kepala diktator berusia 37 tahun itu selama pertemuan militer pada 24-27 Juli 2021. Situs tersebut menambahkan bahwa tanda itu terlihat di acara lain yang diadakan antara 27 dan 29 Juli.

    Kim Jong Un sering menghadapi rumor bahwa kondisi kesehatan buruk meski usianya masih di bawah 40 tahun. Dia dikenal luas karena penampilannya yang montok dan perokok berat.

    Pada 2014, Kim terlihat pincang dan menghilang dari mata publik sebelum kembali dengan tongkat. Pada 2018, beredar foto ia sedang mendaki gunung dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 2018. Saat itu Kim Jong Un tampak terengah-engah, sementara Moon, yang saat itu berusia 68 tahun, tampak lebih kuat ketika mendaki.

    Pada 15 April 2020, Kim Jong Un melewatkan tanggal paling penting dalam kalender Korea Utara, "The Day of the Sun." Itu adalah hari ulang tahun kakeknya yang merupakan hari libur nasional. Ketidakhadirannya memicu rumor bahwa Kim Jong Un sedang tidak sehat.

    “Fakta bahwa dia melewatkan acara yang sangat penting dan bahwa adik perempuannya, Kim Yo Jong, telah mengeluarkan pernyataan atas namanya, menambah kepercayaan bahwa mungkin mengalami sedang tidak sehat," kata Anna Fifield, mantan Kepala biro Beijing untuk The Washington Post saat itu.

    Menurut mantan analis CIA, Jung H. Pak, tak mudah mendapat informasi perihal kesehatan Kim Jong Un. “Informasi kesehatan Kim paling sulit didapat karena praktik kontra intelijen Korea Utara yang kuat,” katanya tahun lalu.

    Selain perban di kepala, Kim Jong Un juga tiba-tiba tampil lebih kurus. Di media sosial beredar spekulasi baha mendiang kakeknya, Kim Il Sung juga memiliki daging seukuran bola tenis di belakang kepalanya.

    Kim Il Sung meninggal karena serangan jantung pada 1994. Ayah Kim Jong Un, Kim Jong Il juga meninggal karena penyakit jantung pada usia 69 tahun di 2011.

    Sementara itu, situs web 38 North, melaporkan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mungkin meminum obat penurun berat badan. Yang lain berpendapat bahwa pandemi COVID-19 mungkin telah mendorongnya untuk mengambil tindakan kesehatan yang drastis. Sebab obesitas menyebabkan penyakit kardiovaskular yang berisiko tinggi terhadap penyakit Covid-19.

    Baca: Korea Utara Minta Sanksi Dicabut Jika Ingin Negosiasi Nuklir Berlanjut

    WASHINGTON POST | NY POST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.