Daging Kerbau dari India Tercemar Corona, Kamboja Setop Impor

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria bersiap-siap menyembelih kerbau dalam acara Festival

    Seorang pria bersiap-siap menyembelih kerbau dalam acara Festival "Gadhimai Mela" di Bariyarpur, Nepal, 4 Desember 2019. Sekitar 200 tukang daging bersiap melakukan penyembelihan pada puluhan kerbau dalam festival ini. REUTERS/Navesh Chitrakar

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamboja menghentikan lima kontainer besar daging kerbau yang diimpor dari India. Impor dihentikan setelah daging kerbau itu tercemar virus corona.

    Kementerian Kesehatan mengatakan virus corona itu terdeteksi di tiga dari lima kontainer pengiriman daging beku yang dibawa oleh perusahaan swasta. Isi dari tiga kontainer itu akan dihancurkan akhir pekan ini.

    Kamboja untuk sementara menangguhkan impor dari India selama lonjakan kasus Covid-19 masih tinggi. Impor akan dibuka lagi dalam beberapa pekan terakhir karena jumlah kasus di India terus menurun.

    Kamboja juga sedang berjuang mengatasi gempuran virus Covid-19. Kementerian Kesehatan melaporkan 685 kasus baru pada Selasa dan 19 kematian akibat corona. Total kasus di Kamboja mencapai 74.386 dan 1.324 kematian.

    Cina juga baru-baru ini melaporkan terdapat virus corona dalam impor makanan. Cina menghentikan sementara impor daging babi dari pemasoknya di Inggris dan Denmark, daging sapi dari Argentina, ikan dari India dan ayam dari Rusia.

    Baca: 625 Karyawan Transjakarta Kena Covid-19 Sepanjang Pandemi, Terbanyak di Halte

    AP 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.