Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

PM Kanada Desak Paus Fransiskus Minta Maaf

image-gnews
Paus Fransiskus melambaikan tangan sebelum pergi setelah audiensi umum mingguan, di halaman San Damaso, di Vatikan, 19 Mei 2021. [REUTERS / Yara Nardi]
Paus Fransiskus melambaikan tangan sebelum pergi setelah audiensi umum mingguan, di halaman San Damaso, di Vatikan, 19 Mei 2021. [REUTERS / Yara Nardi]
Iklan

TEMPO.CO, - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau meminta Paus Fransiskus datang ke negaranya dan meminta maaf atas peran Gereja Katolik dalam menjalankan sekolah-sekolah perumahan untuk anak-anak pribumi. Hal ini ia sampaikan setelah hampir seribu sisa-sisa jenazah anak-anak ditemukan di dua kuburan massal.

"Saya telah berbicara secara pribadi secara langsung dengan Yang Mulia Paus Fransiskus untuk mendesaknya betapa pentingnya bukan hanya dia membuat permintaan maaf tetapi dia meminta maaf kepada penduduk asli Kanada di tanah Kanada," kata Justin Trudeau kepada wartawan di Ottawa seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu, 26 Juni 2021.

Cowessess First Nation mengatakan pada Kamis kemarin sekitar 751 kuburan tak bertanda ditemukan di lokasi Marieval Residential School di Saskatchewan. Laporan ini datang hanya beberapa pekan setelah 215 kuburan tak bertanda ditemukan di bekas sekolah di British Columbia.

Sistem sekolah perumahan, yang beroperasi antara 1831 dan 1996, memindahkan sekitar 150 ribu anak pribumi dari keluarga mereka dan membawanya ke sekolah perumahan Kristen, kebanyakan Katolik, yang dijalankan atas nama pemerintah federal.

Sebuah laporan komisi federal menemukan sistem sekolah perumahan memberlakukan genosida budaya pada penduduk asli Kanada. "Saya telah mendengar langsung dari banyak umat Katolik di seluruh negeri ini yang ingin melihat gereja memainkan peran positif dalam hal ini," tambah Trudeau.

Awal bulan ini, Paus Fransiskus tidak meminta maaf secara langsung tetapi mengatakan dia sedih dengan penemuan sisa-sisa 215 anak-anak di Kanada dan menyerukan penghormatan terhadap hak dan budaya penduduk asli.

Baca juga: Sekitar 715 Kuburan Massal Anak-anak Pribumi Kanada Kembali Ditemukan

Sumber: CHANNEL NEWS ASIA
https://www.channelnewsasia.com/news/world/trudeau-pope-should-apologise-canada-for-church-indigenous-15093966

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Antonio Guterres Dikabarkan Memasukkan Israel ke Daftar Hitam PBB

5 hari lalu

Sekjen PBB, Antonio Guterres. REUTERS
Antonio Guterres Dikabarkan Memasukkan Israel ke Daftar Hitam PBB

Antonio Guterres memutuskan untuk memasukkan Israel dalam daftar hitam negara. Di antara daftar hitam itu adalah ISIS dan Boko Haram


Israel Serang Sekolah PBB di Gaza, 32 Tewas Termasuk Anak-anak

7 hari lalu

Israel menyerang sekolah UNRWA yang menampung pengungsi di daerah Kamp 2 di Nuseirat, Jalur Gaza tengah. Foto : Media Sosial
Israel Serang Sekolah PBB di Gaza, 32 Tewas Termasuk Anak-anak

Israel menyerang sebuah sekolah PBB yang menampung pengungsi Palestina di Gaza, sedikitnya 32 orang dilaporkan tewas termasuk anak-anak


Pembunuh Berantai Kanada Tewas Diserang di Penjara, Klaim Korbannya 49 Perempuan

12 hari lalu

Pembunuh berantai Robert William Pickton diwawancarai dalam gambar diam tak bertanggal dari video di rumahnya di Port Coquitlam, British Columbia, Kanada. REUTERS/TV Global
Pembunuh Berantai Kanada Tewas Diserang di Penjara, Klaim Korbannya 49 Perempuan

Pembunuh berantai Kanada Robert Pickton- yang membunuh sedikitnya 26 perempuan--tewas dalam serangan di penjara


Paus Fransiskus Minta Maaf atas Laporan Media tentang Penggunaan Kata Homofobik

15 hari lalu

Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum mingguan, di aula Paulus VI di Vatikan, 3 Januari 2024. Media Vatikan/Handout via REUTERS/File Foto
Paus Fransiskus Minta Maaf atas Laporan Media tentang Penggunaan Kata Homofobik

Media Italia ramai memberitakan bahwa Paus Fransiskus menggunakan istilah yang dianggap menghina untuk menggambarkan komunitas LGBT.


Kanada Janjikan Visa bagi 5.000 Warga Gaza Kerabat Warganya

16 hari lalu

ilustrasi visa (pixabay.com)
Kanada Janjikan Visa bagi 5.000 Warga Gaza Kerabat Warganya

Kanada mengatakan akan memberikan visa sementara kepada 5.000 penduduk Gaza di bawah program khusus.


Anak-anak Berpotensi Terkena Skoliosis, Berikut Gejalanya

18 hari lalu

Skoliosis
Anak-anak Berpotensi Terkena Skoliosis, Berikut Gejalanya

Biasanya pada anak-anak, skoliosis didiagnosis pada usia antara 10 dan 16 tahun dan umumnya tidak memerlukan pengobatan.


Tangkap 6 Remaja Pelaku Tawuran, Kapolres Jakarta Pusat: Sayangi Nyawa Anak-anak Kita

20 hari lalu

Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menangkap enam remaja yang hendak tawuran di wilayah Jalan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Mei 2024, sekitar pukul 04.50 WIB. Polisi menyita alat bukti berupa senjata tajam dan stik golf. Dok. Humas Polres Jakarta Pusat
Tangkap 6 Remaja Pelaku Tawuran, Kapolres Jakarta Pusat: Sayangi Nyawa Anak-anak Kita

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap enam remaja yang hendak tawuran. Gerombolan anak muda itu membawa senjata tajam.


4 Dampak Cuaca Panas ke Anak-anak

22 hari lalu

Ilustrasi anak-anak di saat cuaca panas. shutterstock.com
4 Dampak Cuaca Panas ke Anak-anak

Cuaca panas tentu memiliki dampak bagi anak-anak terutama di usia yang seharusnya menghabiskan waktu di luar rumah.


Kanada Mau Setop Penggunaan TikTok Buat Melindungi Warganya

23 hari lalu

Ilustrasi TikTok. shutterstock.com
Kanada Mau Setop Penggunaan TikTok Buat Melindungi Warganya

PM Kanada masih akan melihat aplikasi medsos tersebut dengan menunggu dahulu undang-undang Amerika Serikat yang akan melarang penggunaan TikTok.


Hakim Kanada Tolak Perintahkan Pembubaran Demo Pro-Palestina di Kampus

27 hari lalu

Polisi berdiri di antara pengunjuk rasa dan perkemahan protes mendukung warga Palestina, selama konflik antara Israel dan Hamas, di kampus Universitas McGill di Montreal, Quebec, Kanada 2 Mei 2024. REUTERS/Peter McCabe
Hakim Kanada Tolak Perintahkan Pembubaran Demo Pro-Palestina di Kampus

Hakim Kanada menegaskan Universitas McGill tidak dapat membuktikan terjadi kekerasan dalam demo pro-Palestina