Rusia Minta Amerika Siap-siap Mendengar Kabar Buruk Pada Pertemuan Biden - Putin

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Wakil Presiden AS Joe Biden selama pertemuan mereka di Moskow 10 Maret 2011. [REUTERS / Alexander Natruskin]

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Rusia memperingatkan Amerika bahwa pertemuan Presiden Joe Biden dan Vladimir Putin pada 16 Juni nanti tidak akan "semulus" yang diharapkan. Sebab, kata mereka, bakal ada sejumlah sinyal atau kabar tidak mengenakkan untuk Amerika dalam pertemuan tersebut. Salah satunya soal penguatan konsentrasi militer di wilayah perbatasan Rusia.

"Amerika perlu bersiap-siap mendengarkan sejumlah 'sinyal' dari Moskow...akan tidak mengenakkan untuk mereka. Beberapa akan diketahui beberapa hari ke depan," ujar Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, dikutip dari Channel News Asia, Senin, 31 Mei 2021.

Ryabkov melanjutkan bahwa Rusia juga bakal membawa isu HAM ke pertemuan dengan Amerika. Ia berkata, hal itu sebagai respon terhadap pernyataan Joe Biden soal bakal ada penekanan terhadap isu HAM pada pertemuan dengan Putin.

Sebelumnya, Joe Biden mengatakan isu HAM tidak akan ia kesampingkan dalam pertemuan dengan Vladimir Putin. Sebab, menurutnya, Putin kerap menyalahgunakan HAM untuk kepentingan pribadinya.

Joe Biden tidak menyampaikan secara spesifik isu HAM apa yang bakal ia bawa ke dalam pertemuan di Jenewa. Walau begitu, beberapa waktu terakhir, Putin dikaitkan dengan isu penyiksaan Alexei Navalny di penjara Vladimir, penculikan Roman Protasevich oleh Belarus, serta peretasan data Amerika.

Peretasan data Amerika adalah salah satu isu terhangat Amerika dengan Rusia. Pada April lalu, Joe Biden memberikan sanksi terhadap Rusia dan mendepak 10 diplomatnya karena diduga terlibat dalam peretasan SolarWinds Reserach. Dalam peretasan itu, Rusia disebut berhasil mendapatkan akses ke sembilan agensi Pemerintah Amerika untuk kemudian mencuri data-data sensitif.

Baca juga: Diagendakan Bertemu di Jenewa, Joe Biden Bakal Peringatkan Putin Soal HAM

ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA






Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Besok

3 jam lalu

Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Besok

Harga minyak dunia diprediksi melemah besok Senin, 30 Januari 2023 dii rentang US$ 76,40 hingga US$ 82,00 perbarel.


Top 3 Dunia: Ukraina Minta Jet Tempur F-16, Kekayaan Orang Terkaya Asia Melorot

13 jam lalu

Top 3 Dunia: Ukraina Minta Jet Tempur F-16, Kekayaan Orang Terkaya Asia Melorot

Top 3 dunia adalah Ukraina meminta jet tempur ke AS dan mengembangkan drone untuk menghadapi Rusia hingga harta taipan India turun.


Anggota Partai Zelensky Plesir ke Thailand Saat Ukraina Perang

1 hari lalu

Anggota Partai Zelensky Plesir ke Thailand Saat Ukraina Perang

Seorang anggota parlemen dari Ukraina dipecat setelah ketahuan pergi ke Thailand. Kunjungannya ke Thailand itu dikecam oleh publik.


Ukraina Klaim Barat Janjikan 321 Tank untuk Lawan Rusia

1 hari lalu

Ukraina Klaim Barat Janjikan 321 Tank untuk Lawan Rusia

Ukraina menyatakan bantuan tank yang telah dijanjikan oleh negara-negara Barat mencapai 321 tank berat. Tank ini untuk melawan Rusia.


Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

1 hari lalu

Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

Perbedaan waktu antara Indonesia dengan Amerika cukup jauh hingga lebih dari 10 jam karena perbedaan letak astronomis.


Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

1 hari lalu

Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

Setelah mendapat kepastian bantuan tank moderen Leopard 2, Abrams dan Challenger 2, Ukraina meminta jet tempur F-16 dari Amerika Serikat.


Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

1 hari lalu

Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

Polisi dikecam karena menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi orang-orang kulit hitam.


Ukraina Bentuk Pasukan Khusus Drone, Gunakan Satelit Starlink Milik Elon Musk

1 hari lalu

Ukraina Bentuk Pasukan Khusus Drone, Gunakan Satelit Starlink Milik Elon Musk

Ukraina mendirikan unit khusus pasukan drone, yang akan dilengkapi dengan sistem komunikasi satelit Starlink untuk mengimbangi serangan Rusia.


Rusia Klaim Buat Robot Canggih untuk Hancurkan Tank Abrams dan Leopard 2

1 hari lalu

Rusia Klaim Buat Robot Canggih untuk Hancurkan Tank Abrams dan Leopard 2

Rusia mengaku akan menghancurkan tank Abrams dan tank Leopard 2 untuk Ukraina dengan menggunakan robot canggih.


Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

1 hari lalu

Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

Vladyslav Heraskevych menilai pengorbanan atlet Rusia belum sebanding dengan pengorbanan atlet Ukraina yang kehilangan rumah dan keluarga.