Gedung Putih Gandeng Aplikasi Kencan untuk Gaet Orang Disuntik Vaksin Covid-19

Aplikasi kencan Tinder ditampilkan di ponsel dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 1 September 2020. [REUTERS / Akhtar Soomro / Ilustrasi]

TEMPO.CO, Jakarta - Gedung Putih telah bermitra dengan aplikasi kencan online populer seperti Match, Tinder, dan Bumble untuk mendorong lebih banyak orang Amerika agar bersedia disuntik vaksin Covid-19.

Dengan pelonggaran pembatasan di seluruh Amerika Serikat karena kasus virus corona, rawat inap, dan kematian menurun, orang-orang semakin kembali ke kehidupan normal mereka, termasuk berkencan.

Dilansir dari Reuters, 23 Mei 2021, pemerintahan Presiden Joe Biden telah menetapkan target untuk menyuntik dosis pertama vaksin Covid-19 ke setidaknya 70% orang dewasa AS pada Hari Kemerdekaan 4 Juli. Kemitraan dengan situs kencan dimaksudkan untuk menarik kaum muda yang enggan divaksinasi.

"Jarak sosial dan kencan selalu merupakan kombinasi yang menantang," kata penasihat virus corona Gedung Putih Andy Slavitt, Jumat.

Dia mengatakan OkCupid, salah satu situs kencan, melaporkan bahwa orang yang menunjukkan status vaksinasi mereka 14 persen lebih mungkin mendapatkan kecocokan.

"Kami akhirnya menemukan satu hal yang membuat kami semua lebih menarik: vaksinasi," kata Slavitt.

Platform kencan, yang melayani lebih dari 50 juta orang di Amerika Serikat, akan menawarkan lencana yang menunjukkan status vaksinasi, akses gratis ke konten premium untuk individu yang sudah divaksinasi, dan filter untuk berdasarkan status vaksinasi, kata Gedung Putih.

Match Group Inc mengkonfirmasi partisipasi aplikasi kencan termasuk Tinder, Match, OkCupid, Hinge, Plenty of Fish, BLK dan Chispa. Kampanye promosi akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang dan berjalan hingga 4 Juli.

"Kami merasa terhormat bisa bekerja dengan Gedung Putih dalam meningkatkan vaksinasi di seluruh Amerika, yang akan memungkinkan orang untuk sekali lagi bertemu secara langsung dan terlibat dalam cara yang bermakna. Ini akan membuat kencan lebih aman bagi semua orang, dimana mana," kata Shar Dubey, CEO Match Group.

Untuk memenuhi target 70% karena permintaan vaksin yang melambat, Gedung Putih bulan ini mengumumkan kemitraan dengan layanan taksi online Uber dan Lyft.

Hingga Kamis, Amerika Serikat telah memberikan sekitar 279,4 juta dosis vaksin Covid-19, dengan 48,2% penduduknya menerima setidaknya satu suntikan, menurut data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Baca juga: Tinder Semakin Populer di Masa Pandemi, Ini Tips Buat Profil Lebih Menarik

REUTERS






Jokowi Kembali Cerita Soal Kebijakan di Awal Pandemi Ekonomi RI Bisa Minus 17 Persen Kalau Lockdown

1 hari lalu

Jokowi Kembali Cerita Soal Kebijakan di Awal Pandemi Ekonomi RI Bisa Minus 17 Persen Kalau Lockdown

Untuk ketiga kalinya, Presiden Jokowi bercerita soal kebijakan yang dia ambil di awal pandemi Covid-19 dengan tidak menerapkan lockdown.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

1 hari lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

2 hari lalu

Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

Direktur Pengelolaan Imunisasi, Prima Yosephine Berliana, M.K.M menjawab wacana vaksin booster berbayar yang disampaikan Menteri Kesehatan.


Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

2 hari lalu

Ukraina Minta Pasokan Jet Tempur F16 dari AS, Serangan Rusia Menggila

Setelah mendapat kepastian bantuan tank moderen Leopard 2, Abrams dan Challenger 2, Ukraina meminta jet tempur F-16 dari Amerika Serikat.


Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

3 hari lalu

Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

Pakar kesehatan membolehkan vaksin campak diberikan bersama vaksin COVID-19, termasuk booster kedua. Ini yang perlu diperhatikan.


Cukup Istirahat usai Vaksinasi Booster Kedua untuk Kurangi Efeknya

3 hari lalu

Cukup Istirahat usai Vaksinasi Booster Kedua untuk Kurangi Efeknya

Pakar mengingatkan untuk cukup beristirahat agar efek usai vaksinasi booster kedua yang mungkin muncul tidak sampai mengganggu aktivitas.


Usia 28 Tahun Jadi Doktor, Arif Nur Muhammad dari Unair Ciptakan Vaksin Covid-19 Halal dan Bebas Efek Samping

3 hari lalu

Usia 28 Tahun Jadi Doktor, Arif Nur Muhammad dari Unair Ciptakan Vaksin Covid-19 Halal dan Bebas Efek Samping

Arif Nur Muhammad mahasiswa Unair meraih gelar doktor di usia 28 tahun dengan disertasi mengenai Vaksin Covid-19 bebas efek samping dan halal.


Jokowi Ingatkan Masyarakat: Ini Masa Transisi Covid-19, Tetap Waspada

4 hari lalu

Jokowi Ingatkan Masyarakat: Ini Masa Transisi Covid-19, Tetap Waspada

Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM sudah dicabut akhir 2022, Jokowi meminta masyarakat tetap waspada.


Capaian Vaksin Booster Kedua di Tangerang Selatan Baru 1,47 %, Mestinya 70 %

5 hari lalu

Capaian Vaksin Booster Kedua di Tangerang Selatan Baru 1,47 %, Mestinya 70 %

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyatakan capaian vaksinasi Covid 19 dosis vaksin booster kedua baru mencapai 1,47 persen.


Dokter Sebut Perlunya Edukasi dan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

6 hari lalu

Dokter Sebut Perlunya Edukasi dan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

Dokter paru mengatakan vaksinasi Covid-19 booster kedua bermanfaat untuk memberikan perlindungan dari risiko gejala berat dan risiko rawat inap.