Pelaku Penembakan di FedEx Adalah Mantan Karyawan

Pemandangan situasi di luar fasilitas FedEx di Indianapolis setelah insiden penembakan, 16 April 2021.[CNN]

TEMPO.CO, Jakarta - Latar belakang dari pelaku penembakan di FedEx, Indianapolis, Amerika akhirnya mulai terungkap. Menurut keterangan sumber di kepolisian setempat, pelaku penembakan adalah mantan karyawan fasilitas FedEx itu sendiri.

Juru bicara fasilitas Fed Ex membenarkan kabar tersebut. Namun, mereka enggan mengungkapkan identitas lengkapnya dan menyarankan media untuk bertanya kepada pihak kepolisian saja.

"Kami bisa mengkonfirmasi bahwa pelaku adalah mantan karyawan fasilitas ini. Namun, kami tidak bisa mengungkapkan identitasnya," ujar juru bicara FedEx, Jim Masilak, dikutip dari CNN, Jumat, 16 April 2021.

Selain soal latar belakang pelaku, sejumlah sumber di Kepolisian Indianapolis juga mengungkapkan bahwa mereka sempat mendapat peringatan soal potensi pelaku melakukan penembakan massal. Peringatan itu, kata mereka, didapat dari anggota keluarga pelaku dan peringatan serupa juga disampaikan ke FBI.

Perihal kapal peringatan itu diberikan, para sumber tidak menjelaskan detilnya. Namun, mereka memastikan peringatan itu ditindaklanjuti dan investigasi awal dilakukan yang berujung pada tidak ditemukannya bukti kuat.

Deputi Kepala Investigasi Kriminal Kepolisian Indianapolis, Craig McCartt, menyatakan pihaknya tidak memiliki indikasi lengkap soal kapan serangan akan terjadi.

"Kami masih bekerjasama dengan bagian keamanan FedEx untuk menemukan segala bukti yang mengindikasikan sernagan tersebut bakal terjadi," ujar McCartt.

Diberitakan sebelumnya, warga lokal menembaki warga Amerika yang berada di fasilitas FedEx, Mirabel Road, Indianapolis. Penembakan pada Kamis malam waktu setempat itu menewaskan delapan orang yang identitasnya belum diungkap hingga sekarang. Adapun pelaku dikabarkan membunuh dirinya sendiri usai menembaki warga.

Baca juga: Tanggapi Penembakan di FedEx, Joe Biden Sebut Kekerasan Bersenjata Api Epidemi

ISTMAN MP | CNN






Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

2 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

2 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

3 hari lalu

Bertambah, Korban Penembakan di Sekolah Rusia Jadi 17 Orang Tewas

Insiden penembakan di sebuah sekolah di kota Izhevsk, Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang, termasuk 11 anak-anak, dan melukai 24 lainnya.


Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

3 hari lalu

Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

Seorang pria bersenjata menembak mati sembilan orang, termasuk lima anak-anak, di sebuah sekolah di Udmurtia, Rusia.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

7 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

12 hari lalu

50 Tahun Korea Selatan-Indonesia: Solusi Sikapi Konflik AS-Cina di Indo-Pasifik

Hubungan Indonesia-Korea Selatan diprediksi kian erat di tengah ketegangan di kawasan Indo-Pasifik antara Amerika Serikat dan Cina.


Mengenang Rapper Tupac Shakur, Ditembak Mati Saat Usianya 25 Tahun

16 hari lalu

Mengenang Rapper Tupac Shakur, Ditembak Mati Saat Usianya 25 Tahun

Karya musik Tupac Shakur telah didengar banyak kalangan. Sayang, pada 7 September 1996 ia ditembak orang tak dikenal, 6 hari kemudian ia tewas.


Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

16 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rudal AS di Jet Tempur Ukraina, Akun TNI AD Diretas

17 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rudal AS di Jet Tempur Ukraina, Akun TNI AD Diretas

Topik tentang video menunjukkan Ukraina memasang rudal Amerika ke jet-jet tempur Mig mereka menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Lampung Pecat Aipda Rudi Suryanto

21 hari lalu

Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Lampung Pecat Aipda Rudi Suryanto

Polda Lampung menjatuhkan hukuman pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Aipda Rudi Suryanto, dalam kasus polisi tembak polisi.