Aung San Suu Kyi Kembali Menjadi Tersangka di Myanmar Untuk Kasus Baru

Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi menghadiri sesi pembukaan KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina, 13 November 2017.[REUTERS / Athit Perawongmetha / File Foto]

TEMPO.CO, JakartaJeratan hukum terhadap Penasihat Negara Myanmar, Aung San Suu Kyi, kembali bertambah. Dikutip dari Channel News Asia, Aung San Suu Kyi menjadi tersangka untuk pelanggaran undang-undang manajemen bencana alam. Belum terungkap secara detil pelanggaran seperti apa yang Aung San Suu Kyi lakukan.

"Total, ia sudah menjadi tersangka untuk enam perkara. Sebanyak lima kasus berlokasi Naypyidaw sementara satu lagi berada di Yangon," ujar pengacara Aung San Suu Kyi, Min Min Soe, Senin, 12 April 2021.

Min Min Soe melanjutkan, kliennya telah meminta izin Pengadilan Myanmar untuk memperbolehkannya bertemu dengan tim kuasa hukum. Adapun Aung San Suu Kyi, kata Min Min Soe, meminta dirinya bisa bertemu dengan para pengacara secara langsung.

Sejak kudeta Myanmar meletus pada 1 Februari lalu, Aung San Suu Kyi menjadi tahanan rumah. Untuk mengikuti persidangan saja, ia harus menggunakan aplikasi video conference.

Ia dijerat berbagai perkara. Kasus pertama yang menjerat Aung San Suu Kyi adalah soal kepemilikan radio secara ilegal. Menurut Kepolisian Myanmar, Aung San Suu Kyi mengimpornya tanpa izin. Setelah kasus itu, ia dijerat perkara terkait kerahasiaan informasi negara, protokol COVID-19, hingga penyuapan.

Atas perkara-perkara itu, Suu Kyi bisa dipenjara hingga belasan tahun. Sebagai contoh, kasus kerahasiaan informasi negara saja memiliki ancaman hukuman penjara 14 tahun. Min Min Soe menyakini Militer Myanmar akan berusaha untuk memberikan durasi hukuman maksimum kepada Aung San Suu Kyi untuk menyingkirkannya.

Per berita ini ditulis, situasi di Myanmar terus memanas. Jumlah korban jiwa yang dibunuh oleh Militer Myanmar terus bertambah hingga terakhir mencapai 700 orang. Walau begitu, hal tersebut tidak menggoyahkan warga Myanmar untuk menghentikan perlawanan.

Perlawanan diprediksi bakal meningkat menjelang dirayakannya Tahun Baru Tradisional Myanmar alias Thingyan. Umumnya, hari raya tersebut dirayakan dengan berbagai upacara tradisional, seperti pencucian patung Buddha, hingga libur panjang.

Baca juga: Diplomat UE Tuduh Rusia dan Cina Halangi Respons Internasional untuk Myanmar

ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA






Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

12 menit lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

3 jam lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

1 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

5 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

5 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

5 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

6 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022


Helikopter Militer Myanmar Menembak Sekolah, 7 Anak Tewas Belasan Terluka

9 hari lalu

Helikopter Militer Myanmar Menembak Sekolah, 7 Anak Tewas Belasan Terluka

Helikopter militer Myanmar dilaporkan menembaki sebuah sekolah, akibatnya sedikitnya 7 anak tewas dan belasan lainnya terluka


Retno Marsudi dan Antonio Guterres Bahas Myanmar

10 hari lalu

Retno Marsudi dan Antonio Guterres Bahas Myanmar

Retno Marsudi membahas soal krisis di Myanmar dalam pertemuan dengan Antonio Guterres di New York.


Pemakaman Ratu Elizabeth II: Berikut Daftar Undangan, Siapa yang Tidak Diundang?

12 hari lalu

Pemakaman Ratu Elizabeth II: Berikut Daftar Undangan, Siapa yang Tidak Diundang?

Pemakaman Ratu Elizabeth II pada 19 September nanti akan dihadiri 2.200 orang. Berikut daftar undangan, tapi siapa yang tak diundang?