Raja Yordania Buka Suara Soal Isu Kudeta Adik Tirinya

Raja Abdullah II dari Yordania. Mark Wilson/Getty Images

TEMPO.CO, - Raja Yordania Abdullah II akhirnya buka suara perihal penangkapan dan penahanan saudara tirinya, Pangeran Hamzah, atas dugaan merencanakan kudeta. Abdullah mengatakan, Hamzah sedang bersama keluarganya di dalam istana.

"Hamzah hari ini bersama keluarganya, di istananya dan dalam perawatan saya," kata Raja Abdullah II dalam pidatonya yang dibacakan atas namanya di televisi pemerintah seperti dikutip dari Arab News, Kamis, 8 April 2021.

Sebelumnya Pangeran Hamzah meneken dokumen pernyataan kesetiaan terhadap Raja Abdullah II. Hal ini berlangsung beberapa hari setelah dia ditahan akhir pekan lalu atas tuduhan bekerja dengan pihak asing dan warga Yordania lainnya dalam rencana untuk mengguncang negara.

"Pangeran Hamzah berjanji di depan keluarga untuk mengikuti jejak leluhur, tetap setia pada misi mereka, dan mengutamakan kepentingan, konstitusi, dan hukum Yordania di atas semua pertimbangan," ucap Abdullah.

Pidato tersebut adalah pertama kalinya raja membuat pernyataan publik tentang isu kudeta yang menyebabkan penangkapan hingga 18 orang.

“Saya berbicara dengan anda hari ini, keluarga saya dan suku saya, yang di dalamnya saya memberikan kepercayaan implisit saya, dan dari siapa saya menarik tekad, untuk meyakinkan anda bahwa pembangkangan telah digagalkan sejak awal, dan bahwa Yordania yang kita banggakan aman dan stabil," kata raja.

Ia menganggap kejadian akhir pekan lalu bukan lah tantangan yang paling sulit bagi stabilitas negeri. “Tapi bagi saya, itu yang paling menyakitkan. Pembangkangan datang dari dalam rumah kami," kata Raja Abdullah II.

"Tidak ada yang sebanding dengan keterkejutan, rasa sakit, dan amarah saya sebagai saudara dan sebagai kepala keluarga Hashemite, dan sebagai pemimpin dari orang-orang yang sombong ini," ucap dia.

Usai pernyataan itu, raja menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Biden mengungkapkan solidaritas penuh negaranya kepada Yordania dan berharap stabilitas di negara itu terjaga.

Baca juga: Konflik Keluarga Mengusik Ketenangan Yordania

Sumber: ARAB NEWS






Setelah Hancurkan Florida, Badai Ian Hantam Carolina Selatan

7 jam lalu

Setelah Hancurkan Florida, Badai Ian Hantam Carolina Selatan

Badai Ian menghantam Carolina Selatan, Amerika Serikat, setelah menghancurkan Florida.


Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

10 jam lalu

Kedubes AS di RI Buka Lowongan Kerja untuk 13 Posisi, Gaji Berkisar Rp 96 Juta - 745 Juta per Tahun

Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) untuk Indonesia membuka lowongan kerja sebanyak 13 posisi.


Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

1 hari lalu

Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

Presiden AS Joe Biden memperingatkan ancaman badai Ian yang menerjang Florida.


China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

1 hari lalu

China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

Pihak berwenang di China memberikan sertifikat pesawat jet penumpang produksi lokal C919, sekelas Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX.


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

2 hari lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

2 hari lalu

Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

Korea Utara melakukan uji coba rudal sehari sebelum Wapres Amerika Serikat Kamala Harris tiba di Korea Selatan.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

2 hari lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

3 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

3 hari lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

3 hari lalu

9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

Yang teranyar adalah bela negara ala Presiden Putin, rakyat diminta terlibat dalam perang menyerang Ukraina. Perintah ini banyak ditolak warga.