Hasil Pemilu Israel Tidak Pasti, Benjamin Netanyahu Dapat Restu Bentuk Kabinet

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjalan setelah dia menyampaikan pernyataan di Knesset (parlemen Israel) di Yerusalem, 22 Desember 2020. [Yonatan Sindel / Pool via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa mendapat mandat dari presiden untuk membentuk pemerintahan baru setelah hasil pemilu Israel yang tidak meyakinkan.

Netanyahu, pemimpin terlama Israel yang berkuasa secara berturut-turut sejak 2009, sekarang menghadapi tugas berat untuk memecahkan kebuntuan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya dan merekrut cukup sekutu untuk koalisi pemerintahan.

Di bawah hukum, Netanyahu akan memiliki 28 hari untuk membentuk kabinet, dengan kemungkinan perpanjangan dua minggu sebelum Presiden Reuven Rivlin memilih kandidat lain atau meminta parlemen untuk memilih kandidat, dikutip dari Reuters, 6 April 2021.

Pemilu Israel pada 23 Maret, yang keempat dalam dua tahun, berakhir imbang baik sayap kanan dan blok agama yang dipimpin Netanyahu maupun calon aliansi dari lawan-lawannya yang memenangkan mayoritas parlemen.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan di Knesset (parlemen Israel) di Yerusalem, 22 Desember 2020. [Yonatan Sindel / Pool via REUTERS]

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumpulkan dukungan paling banyak, dengan 52 anggota parlemen yang akan datang mendukung pencalonannya, tetapi tidak ada kandidat yang memiliki jalur yang jelas untuk membentuk koalisi mayoritas yang terdiri dari 61 anggota parlemen di Knesset dengan 120 kursi, Times of Israel melaporkan.

Baca juga: UEA Marah ke Netanyahu karena Pakai Isu Normalisasi Hubungan Demi Pemilu Israel 

Netanyahu didukung oleh partai Likud-nya dengan 30 kursi, Shas dengan 9 kursi, United Torah Yudaism 7 kursi, dan Zionisme Keagamaan 6 kursi.

Dalam konsultasi yang diadakan Rivlin dengan partai politik pada hari Senin tentang pemberian mandat pembentukan koalisi, Benjamin Netanyahu menerima lebih banyak dukungan daripada para penantangnya, yang pada akhirnya membuat presiden memberi restu untuk membentuk kabinet Israel.

REUTERS | TIMES OF ISRAEL






Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

1 jam lalu

Dikejar Tentara Israel, Bocah Palestina Berusia 7 Tahun Tewas

Seorang bocah Palestina berusia 7 tahun meninggal karena gagal jantung saat dikejar tentara Israel di Kota Bethlehem, Tepi Barat


Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

1 hari lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

3 hari lalu

PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut pembicaraan dengan Israel perlu dilakukan untuk mempertanyakan nasib Palestina.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

4 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

4 hari lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

4 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

5 hari lalu

PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan seruan Perdana Menteri Israel Yair Lapid tentang solusi dua negara adalah "perkembangan positif"


Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

6 hari lalu

Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

Palestina terkejut ketika PM Israel mengatakan Inggris akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.


Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

7 hari lalu

Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Sebelumnya, Indonesia dilaporkan media Israel mengirim delegasi ke Negeri Bintang Daud untuk menggelar pertemuan rahasia.


Pembagian Tiket dan Daftar Timnas yang Lolos Piala Dunia U-20 2023

9 hari lalu

Pembagian Tiket dan Daftar Timnas yang Lolos Piala Dunia U-20 2023

Dari 24 timnas yang direncanakan bertanding dalam Piala Dunia U-20 2023, baru terdapat 8 timnas yang dipastikan lolos, yaitu Indonesia salah satunya.