Warga Myanmar Jualan CD K-Pop dan Lego untuk Danai Perlawanan ke Junta

Mahasiswa, guru, dan insinyur dari Universitas Teknologi Dawei menggelar protes terhadap kudeta militer, di Dawei, Myanmar 3 April 2021. Dawei Watch/via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai cara dilakukan warga Myanmar untuk mendesak junta militer pimpinan Min Aung Hlaing untuk segera mengakhiri kudeta. Ada yang turun langsung ke jalan untuk berdemonstrasi, ada yang melempar sampah ke jalanan, ada juga yang mogok kerja. Bahkan, sejumlah warga Myanmar juga ada yang melakukan perlawanan dengan membuka online shop atau marketplace.

Dikutip dari Channel News Asia, beberapa warga Myanmar membuka lapak online dengan misi hasil jualannya untuk mendanai perlawanan terhadap junta militer. Apa saja yang dijual tidak terbatas pada barang saja, tetapi juga jasa.

Sistem transaksinya unik. Pemilik lapak tidak meminta pembeli untuk mentransfer uang ke dirinya. Sebaliknya, pemilik lapak meminta pembeli untuk mentransfer uang langsung ke organisasi-organisasi perlawanan yang membutuhkan. Begitu transfer usai dilakukan, pembeli tinggal menunjukkan bukti transaksi untuk mendapatkan barang yang diinginkan.

"Ini bukan barang yang mahal, tetapi cukup bernilai untuk dikoleksi. Jika anda sudah mentransfer uang ke organisasi yang membutuhkan, silahkan ambil barang yang diinginkan," ujar seorang warga Myanmar yang berjualan koleksi K-Pop dari band EXO, Selasa, 6 April 2021.

Menurut laporan Channel News Asia, ada banyak barang dan jasa unik dalam lapak online perjuangan ini. Selain ada warga Myanmar yang berjualan koleksi K-Pop, ada juga yang menjual koleksi lego, game, dan buku-buku motivasional. Selain itu, dari sisi jasa, ada juga yang menawarkan kursus gitar seumur hidup hingga pembuatan baju tradisional Myanmar selama pembeli mentransfer ke organisasi-organisasi yang melawan junta militer.

Salah satu organisasi yang menerima dana hasil jualan tersebut adalah Komite Perwakilan Pyidaungsu Hluttaw (CRPH) atau dikenal juga sebagai pemerintah bayangan. Komite tersebut dibentuk oleh pemenang-pemenang pemilu yang pelantikannya dibatalkan paksa oleh Militer Myanmar pada Februari lalu.

Selain CRPH, dana hasil jualan juga ada yang mengalir ke Gerakan Pemberontakan Sipil. Gerakan tersebut dibentuk tak lama setelah kudeta Myanmar berlangsung pada 1 Februari lalu. Awalnya, mereka melakukan aksi-aksi damai seperti memukul perkakas dapur untuk mengusir roh jahat. Belakangan, mereka ikut turun ke jalan, memberikan perlawanan.

Per berita ini ditulis, jumlah warga Myanmar yang menjadi korban kudeta kian banyak. Menurut data dari Asosiasi Bantuan Hukum untuk Tahanan Politik, total sudah ada 550 lebih warga yang terbunuh selama kudeta Myanmar. Beberapa di antaranya adalah anak-anak.

Baca juga: Lagi, Pasukan Myanmar Diduga Tembaki Warga Sipil

ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA






Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

22 jam lalu

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Bogor Kena Tipu Toko Online, Pinjam ke Pinjol untuk Naikkan Rating

Pemilik toko online mengiming-imingi korban akan mendapat komisi 10 persen dari transaksi. Kini anak-anak itu dikejar penagih utang.


Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

1 hari lalu

Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

Junta militer menyebut pemberontak Myanmar menembak seorang penumpang di wajahnya saat pesawat mendarat di negara itu.


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

2 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

2 hari lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

4 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

8 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

8 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

8 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

8 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022


Helikopter Militer Myanmar Menembak Sekolah, 7 Anak Tewas Belasan Terluka

11 hari lalu

Helikopter Militer Myanmar Menembak Sekolah, 7 Anak Tewas Belasan Terluka

Helikopter militer Myanmar dilaporkan menembaki sebuah sekolah, akibatnya sedikitnya 7 anak tewas dan belasan lainnya terluka