Lagi, Pasukan Myanmar Diduga Tembaki Warga Sipil

Mahasiswa, guru, dan insinyur dari Universitas Teknologi Dawei menggelar protes terhadap kudeta militer, di Dawei, Myanmar 3 April 2021. Dawei Watch/via REUTERS

TEMPO.CO, - Pasukan keamanan Myanmar diduga melepaskan tembakan ke arah warga sipil hingga mengakibatkan seorang remaja tewas. Korban bernama Ma Htet Htet Win, 19 tahun, meninggal setelah terjatuh dari motor saat suaminya yang membawa motor terkena tembakan 

Penembakan terjadi sekitar pukul 9 malam setelah jam malam. Menurut tim penyelamat, sebuah peluru tampaknya mengenai perut pasangan Ma Htet Htet Win. Akibat tembakan ini ia dan Htet Win terjatuh.

Mengutip dari Irrawaddy, Selasa, 6 April 2021, suaminya mencoba menghubungi petugas medis karena cedera seriusnya tetapi Ma Htet Htet Win jatuh dari motornya di jalan. Tim penyelamat melaporkan bahwa tentara menyuruh mereka berhenti dan menembak saat mereka pergi.

Seorang penyelamat, yang mengambil tubuh Ma Htet Htet Win, mengatakan itu adalah proses yang sulit untuk dilakukan. Upaya membawa korban ke kendaraan mereka dan mengantarnya pulang, memakan waktu sekitar 20 menit karena tim harus bersembunyi dari pasukan keamanan.

“Jalanan seperti ladang pembantaian dengan tentara yang secara acak menembak warga sipil, termasuk petugas medis dan sukarelawan. Kami harus bersembunyi dalam kegelapan untuk menghubunginya,” katanya.

Ma Htet Htet Win sudah tewas saat petugas mengevakuasinya. Petugas penyelamat mengatakan dia mengalami cedera kepala, mungkin setelah jatuh dari sepeda. Sementara suaminya menjalani operasi pada lukanya yang diakibatkan tembakan pasukan keamanan Myanmar.

Baca juga: ASEAN Akan Gelar KTT Darurat untuk Selesaikan Krisis Myanmar

Sumber: THE IRRAWADDY






6 Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak Berdiri, setelah 2 Remaja Dipaksa Jadi PSK

45 menit lalu

6 Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak Berdiri, setelah 2 Remaja Dipaksa Jadi PSK

Pemerintah Kota Jakarta Barat mendirikan Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak di enam lokasi permukiman warga.


Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

1 hari lalu

Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

Menteri Bintang Puspayoga mengunjungi rumah remaja putri berusia 13 tahun korban kekerasan seksual.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

3 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

3 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

3 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

3 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022


KPAI Soroti Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Kejahatan Luar Biasa

4 hari lalu

KPAI Soroti Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, Kejahatan Luar Biasa

Komisioner KPAI Ai Maryati Solihah menyoroti kasus remaja yang disekap dan dijadikan PSK.


Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, P2TP2A Beri Pendampingan

5 hari lalu

Kasus Remaja Disekap dan Dijadikan PSK, P2TP2A Beri Pendampingan

Modus tersangka mencari perempuan dan dijanjikan pekerjaan dengan bayaran besar, tapi malah dijadikan pekerja seks komersial (PSK).


Remaja yang Disekap dan Dijadikan PSK Ditempatkan Berpindah-pindah di Tiga Apartemen

5 hari lalu

Remaja yang Disekap dan Dijadikan PSK Ditempatkan Berpindah-pindah di Tiga Apartemen

Pelaku menjanjikan korban bakal mendapat pekerjaan dengan uang banyak, tetapi korban justru disekap dan dijadikan PSK selama 1,5 tahun


Psikolog Ingatkan Dampak Media Sosial dan Kesehatan Mental Remaja

5 hari lalu

Psikolog Ingatkan Dampak Media Sosial dan Kesehatan Mental Remaja

Psikolog mengatakan terlalu banyak bermain media sosial dapat mempengaruhi perkembangan otak dan kondisi psikologis remaja.