Virus Corona, Inggris Akui Sempat Buat Kesalahan

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock berbicara pada konferensi pers digital COVID-19 di 10 Downing Street di London, Inggris 2 April 2020. [Pippa Fowles / 10 Downing Street / Handout via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock pada Selasa, 23 Maret 2021, menyebut ada sejumlah kesalahan yang telah dibuat dalam merespon pandemi Covid-19. Kemungkinan Inggris bakal melakukan penyelidikan atas respon-respon pemerintah dalam mengatasi wabah virus corona.

“Kami mengakui bahwa ada hal-hal yang tidak benar. Saya rasa salah satu contohnya adalah bagaimana saat awal-awal kami berfikir virus ini tidak akan menular kalau Anda tidak mengalami gejala (tertular virus corona),” kata Hancock dalam sebuah wawancara.

Pengunjung mengantre saat masuk supermarket Sainsburys di tengah penyebaran virus Corona di Watford, Inggris, 19 Maret 2020. Hingga kini, Inggris belum mengambil kebijakan lockdown sebagai upaya menekan penyebaran virus Corona. REUTERS/Paul Childs

Baca juga: Vaksin AstraZeneca dan Segala Masalahnya di Dunia     

Menurut Hancock, ada sejumlah konsekuensi yang diakibatkan dari asumsi-asumsi dan Inggris ingin mengubah hal itu. Dia meyakinkan, Pemerintah Inggris sudah belajar dari hal-hal yang tidak berjalan dengan baik.  

“Akan ada waktu bagi setiap orang untuk merefleksikan dan akan ada penyelidikan untuk melihat hal – hal ini secara keseluruhan. Namun kebenarannya adalah kami telah melakukannya selama ini,” kata Hancock.      

Wabah virus corona sudah satu tahun dialami Inggris. Salah satu aturan yang diberlakukan negara itu adalah lockdown.   

Sumber: Reuters






Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

12 jam lalu

Mau Liburan ke Singapura? Begini Kondisi Terbaru Masuk ke Negeri Singa

Singapura menerapkan aturan yang longgar untuk wisatawan mulai 29 Agustus 2022.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

19 jam lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

1 hari lalu

Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

Iran memanggil duta besar Inggris dan Norwegia karena dinilai campur tangan dalam demo menggugat kematian Mahsa Amini


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

1 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

2 hari lalu

Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

Raja Charles terlihat berada di balik meja kerja dengan sebuah kotak merah tempat dokumen dari pemerintah Inggris.


UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

3 hari lalu

UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

UNWTO mencatat pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.


Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

3 hari lalu

Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

Palestina terkejut ketika PM Israel mengatakan Inggris akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.


Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

4 hari lalu

Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

Liz Truss dan Biden setuju untuk mengambil tindakan setelah Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer ke Ukraina.


Setelah Ratu Elizabeth II Wafat, Sejumlah Negara Persemakmuran Inggris Ingin Jadi Republik

4 hari lalu

Setelah Ratu Elizabeth II Wafat, Sejumlah Negara Persemakmuran Inggris Ingin Jadi Republik

Sebelum kematian Ratu Elizabeth II pada 8 September lalu, beberapa negara persemakmuran mulai serius mempertanyakan nasib mereka.


Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

4 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia memiliki tiga prestasi dalam mengahadapi pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 itu.