Sah, Warga Amerika Bakal Dapat Bansos Senilai Rp 20 Juta

Berdiri di depan potret mantan Presiden Abraham Lincoln, Presiden AS Joe Biden berbicara tentang respons pandemi penyakit virus corona (COVID-19) pemerintahan Biden di State Dining Room di Gedung Putih di Washington, AS, 2 Maret 2021. [REUTERS / Kevin Lamarque]

TEMPO.CO, - Senat Amerika Serikat menyetujui usulan stimulus Covid-19 senilai USS 1,9 triliun atau Rp 27.358 triliun (kurs Rp 14.399) yang diajukan pemerintahan Joe Biden. Ini adalah salah satu anggaran bantuan pemerintah terbesar dalam sejarah AS.

 

Hal ini membuat setiap rakyat AS yang memenuhi syarat bakal mendapat bantuan langsung tunai (BLT) sekitar US$ 1.400 atau Rp 20,1 juta.

 

Pengesahan stimulus Covid-19 ini ditentukan dalam pemungutan suara. Sebanyak 50 anggota mendukung dan 49 menolak. Hasil ini sekaligus memberi Joe Biden kemenangan legislatif besar pertamanya sejak menjabat pada Januari.

 

"Rencana ini akan mendapatkan pemeriksaan mulai bulan ini untuk rakyat Amerika, yang sangat membutuhkan bantuan," kata Biden di Gedung Putih setelah pemungutan suara dikutip dari Reuters, Ahad, 7 Maret 2021.

 

Biden menjelaskan lebih dari 85 persen rumah tangga Amerika akan menerima bantuan ini.

 

Adapun untuk pasangan yang memiliki dua anak dan berpenghasilan US$ 100 ribu atau Rp 1,4 miliar setiap tahun maka bakal menerima sekitar US$ 5.600 atau Rp 80 juta.

 

Selain itu ada pula tunjangan pengangguran sebesar US$ 300 atau Rp 4,3 juta per pekan bagi 9,5 juta pekerja yang dipecat.

 

Anggota Senat dari Partai Demokrat meminta Presiden Amerika Serikat Joe Biden meneken RUU ini sebelum tunjangan pengangguran saat ini berakhir pada 15 Maret.

 

Baca juga: Parlemen Sahkan Stimulus COVID-19 Rp26 Ribu Triliun Rancangan Joe Biden

Sumber: REUTERS

 

 

 

 






Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

3 jam lalu

Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

China menentang Amerika Serikat yang menyalahgunakan alasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan China, seperti Huawei secara tidak wajar.


Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

18 jam lalu

Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

Mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masuk ke AS dengan visa kunjungan pemimpin dunia yang berakhir pada Selasa 31 Januari 2023


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

19 jam lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

19 jam lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

21 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

22 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

23 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

23 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama


Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

1 hari lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

1 hari lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei