Muslim Irak Bangga Terlibat Renovasi Gereja yang Dihancurkan ISIS

Sekelompok relawan muda Islam membantu umat Kristen Irak untuk membersihkan Gereja Saint Thomas, di Kota Tua Mosul, Irak 28 Oktober 2020. REUTERS/Abdullah Rashid

TEMPO.CO, - Paus Fransiskus akan mengunjungi Irak pada 7 Maret mendatang. Salah satu agendanya bakal melihat gereja-gereja yang dihancurkan ISIS di Mosul.

Para pekerja pun sibuk membersihkan tempat-tempat yang bakal didatangi pemimpin umat Katolik itu. Salah satu yang terlibat adalah Anas Zeyad asisten koordinator situs untuk UNESCO di Irak.

“Sebagai seorang Muslim saya bangga membantu membangun kembali gereja-gereja ini,” kata Zeyad dikutip dari Reuters, Ahad, 28 Februari 2021.

Salah satu gereja yang sedang diperbaiki adalah gereja Katolik Suriah Al-Tahera dengan bantuan dari UNESCO, Uni Emirat Arab, dan mitra lokalnya. Gereja ini dirusak oleh ISIS dan dijadikan tempat pengadilan.

Kondisi gereja ini makin parah setelah terdampak serangan udara saat pasukan Irak mengusir para militan ISIS. Bagian atapnya hancur.

"Saya berharap kami melihat orang Kristen kembali ke tempat-tempat ini, sehingga kami hidup bersama lagi seperti yang kami lakukan selama berabad-abad," ucap Zeyad.

Ada empat gereja di Mosul yakni Gereja Katolik Suriah, Ortodoks Siria, Ortodoks Armenia, dan Katolik Kasdim. “Dulunya mirip dengan Yerusalem di dataran Niniwe,” kata Uskup Agung Mosul dan Akra Khaldea Najeeb Michaeel.

Michaeel menuturkan sebelum invasi AS pada 2003, umat Kristen Irak dari berbagai komunitas akan menghadiri kebaktian satu sama lain di festival keagamaan

Hari-hari itu telah berlalu. Hari ini hanya satu dari gereja Mosul yang masih hidup menawarkan kebaktian Ahad mingguan untuk populasi Kristen yang menyusut menjadi hanya beberapa lusin keluarga dari sekitar 50 ribu orang.

Dalam kunjungan ke Irak, Paus Fransiskus akan mengadakan doa untuk para korban perang di Hosh al-Bieaa, yang dikenal sebagai Alun-Alun Gereja, sebagai bagian dari perjalanan empat hari yang dimulai pada 5 Maret.

BACA JUGA: Paus Fransiskus Akan Kunjungi Kota Kelahiran Nabi Ibrahim di Irak

Sumber: REUTERS






Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

20 jam lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

2 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

4 hari lalu

Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

"Umat Islam sebagai mayoritas jangan gampang terprovokasi. Kami harus sejuk damai, mengalah, dan mau kompromi," kata Wagub DKI Riza Patria


Bruder Angelo Terpidana Kekerasan Seksual pada Anak Panti Ajukan Kasasi ke MA

13 hari lalu

Bruder Angelo Terpidana Kekerasan Seksual pada Anak Panti Ajukan Kasasi ke MA

Bruder Angelo merupakan pengasuh Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani, Depok, Jawa Barat


4 Perkawinan Beda Agama Dicatatkan di Jakarta Selatan, Hasil Penetapan Pengadilan

15 hari lalu

4 Perkawinan Beda Agama Dicatatkan di Jakarta Selatan, Hasil Penetapan Pengadilan

Pemerintah Kota Jakarta Selatan mencatat empat perkawinan beda agama pada 2022 guna mematuhi putusan Pengadilan Negeri di daerah itu.


Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

16 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Ajukan Proposal Perdamaian Rusia Ukraina, Meksiko Gandeng Modi dan Paus Fransiskus

17 hari lalu

Ajukan Proposal Perdamaian Rusia Ukraina, Meksiko Gandeng Modi dan Paus Fransiskus

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan pemerintahnya akan menyampaikan rencana kepada PBB untuk mengakhiri perang Rusia Ukraina


Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

17 hari lalu

Amerika Serikat Andalkan Dendam Korban untuk Hancurkan Sisa-Sisa ISIS

Militer Amerika Serikat mengandalkan bantuan suku-suku Arab untuk melumpuhkan jaringan Negara Islam, yang masih bertahan di sejumlah lokasi di Suriah


Warga Inggris Rela Antri 7 Jam untuk Lihat Peti Mati Ratu Elizabeth II

17 hari lalu

Warga Inggris Rela Antri 7 Jam untuk Lihat Peti Mati Ratu Elizabeth II

Diperkirakan ada ribuan orang ingin melihat peti mati Ratu Elizabeth II. Walhasil, antrian pun mengular.


Raja Charles III Mengheningkan Cipta Melepas Jenazah Ratu Elizabeth II dari Gereja

17 hari lalu

Raja Charles III Mengheningkan Cipta Melepas Jenazah Ratu Elizabeth II dari Gereja

Raja Charles III mengheningkan cipta selama 10 menit saat peti mati Ratu Elizabeth II hendak keluar dari gereja St Giles.