Jerman Larang Kelompok Muslim Salafi

Umat Muslim beribadah di dalam masjid Sehitlik yang dikelola oleh Turkish-Islamic Union for Religious Affairs (DITIB) di Berlin, Jerman, 3 Oktober 2017. Hari Masjid Terbuka telah berlangsung sejak 1997 pada peringatan Reunifikasi Jerman, dan diharapkan mampu mendatangi 100.000 orang ke masjid-masjid. REUTERS

TEMPO.CO, - Pemerintah Jerman menetapkan Muslim Salafi Berlin sebagai kelompok terlarang. Usai penetapan ini, aparat keamanan Jerman melakukan penggerebekan di beberapa lokasi di Berlin dan Brandenburg.

Departemen Senat Berlin untuk urusan Dalam Negeri pada hari ini, Kamis, 25 Februari 2021, menyatakan melarang asosiasi jihad-salafi Jama'atu Berlin, juga dikenal sebagai Tauhid Berlin. Mereka mengatakan polisi telah melakukan penggerebekan tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Surat kabar Jerman Tagesspiegel, dikutip dari Reuters, mengatakan kelompok itu mengagungkan ISIS dan menyerukan pembunuhan terhadap orang-orang Yahudi. Dilaporkan pula proses pidana sedang dilakukan terhadap beberapa anggotanya.

Surat kabar itu menambahkan bahwa kelompok tersebut telah melakukan kontak dengan Anis Amri, seorang pencari suaka Tunisia yang berhubungan dengan ISIS, yang membajak sebuah truk dan menabrakannya ke kerumunan di oasar Natal di Berlin hingga menewaskan 12 orang pada 2016.

Jumlah muslim Salafi meningkat di Jerman ke level tertinggi hingga mencapai 12.150 orang pada 2019, kata intelijen domestik Jerman dalam laporan tahunannya tahun lalu. Beberapa orang diberi keterangan ekstremis Islam.

Baca juga: Ada 900 Serangan Terhadap Umat Islam di Jerman Sepanjang 2020

Sumber: REUTERS






Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

9 jam lalu

Top 3 Dunia: Unjuk Rasa Menolak Mobilisasi Militer Rusia ke Ukraina

Top 3 dunia pada 26 September 2022, di antaranya mobilisasi militer Rusia ke Ukraina yang mendapat penolakan dari warganya sendiri.


Riza Patria Ingin ICMI Fokus Ekonomi, Islam Mayoritas tapi Urusan Ekonomi Jadi Minoritas

1 hari lalu

Riza Patria Ingin ICMI Fokus Ekonomi, Islam Mayoritas tapi Urusan Ekonomi Jadi Minoritas

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mendorong umat Islam ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional dengan menjadi produsen.


Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

1 hari lalu

Rusia Hentikan Pasokan Gas, Jerman Dapat Ganti dari Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab sepakat memasok gas alam cair dan diesel ke Jerman, setelah Rusia menghentikan pasokannya akibat konflik Ukraina


Hadiri Acara ICMI, Riza Patria: BJ Habibie Penyatu Pemerintah dan Umat Islam

1 hari lalu

Hadiri Acara ICMI, Riza Patria: BJ Habibie Penyatu Pemerintah dan Umat Islam

Menurut Riza Patria, BJ Habibie berhasil mengubah paradigma umat Islam dan menghilangkan kerenggangan antara pemerintah dan umat Islam


Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

1 hari lalu

Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

"Umat Islam sebagai mayoritas jangan gampang terprovokasi. Kami harus sejuk damai, mengalah, dan mau kompromi," kata Wagub DKI Riza Patria


Jerman vs Hungaria 0-1, Peringatan Dini untuk Hansi Flick Menjelang Piala Dunia 2022

3 hari lalu

Jerman vs Hungaria 0-1, Peringatan Dini untuk Hansi Flick Menjelang Piala Dunia 2022

Jerman kalah 0-1 dari Hungaria di UEFA Nations League. Kata Hansi Flick, lebih baik kalah sekarang daripada di Piala Dunia 2022.


Jerman Siap Tampung Pembangkang Wajib Militer di Rusia

4 hari lalu

Jerman Siap Tampung Pembangkang Wajib Militer di Rusia

Pemerintah Jerman memberikan sinyal untuk menampung warga yang kabur dari wajib militer di Rusia


Qatar Akan Layani Penonton Piala Dunia 2022 Dengan Bus Listrik

6 hari lalu

Qatar Akan Layani Penonton Piala Dunia 2022 Dengan Bus Listrik

Penonton Piala Dunia 2022 bisa memanfaatkan beberapa transportasi darat yang ramah lingkungan selama berada di Qatar.


Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara Dukung Penempatan Guru PNS di Sekolah Swasta

10 hari lalu

Himpunan Sekolah dan Madrasah Islam Nusantara Dukung Penempatan Guru PNS di Sekolah Swasta

Himpunan Sekolah dan Madrasah - Islam Nusantara mendukung tetap diberlakukannya peraturan penempatan guru PNS di sekolah dan madrasah swasta.


Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

11 hari lalu

Biden Ajak Perangi Rasisme dan Ekstremisme, Tuding Medsos Sebar Kebencian

Presiden Biden meminta orang Amerika lantang menentang rasisme dan ekstremisme, berharap Kongres hentikan medsos sebar kebencian