Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kenalkan Empat UU Baru, Mohammed bin Salman Mau Kodifikasi Hukum Arab Saudi

image-gnews
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Barley di Jeddah. english.alarabiya.net
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Barley di Jeddah. english.alarabiya.net
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada Senin memperkenalkan draf empat undang-undang utama tahun ini sebagai bagian dari kodifikasi hukum dan reformasi lembaga peradilan Arab Saudi.

Undang-undang baru yang diperkenalkan Mohammed bin Salman (MBS), yakni Hukum Status Pribadi, Hukum Transaksi Sipil, KUHP untuk Sanksi Diskresioner, dan Hukum Pembuktian, dikutip dari Saudi Gazette, 9 Februari 2021.

Draf empat kitab undang-undang itu saat ini sedang diselesaikan dan kemudian akan diserahkan kepada kabinet dan badan-badan terkait serta Dewan Penasehat Syura, sebelum akhirnya disetujui, Reuters melaporkan, mengutip kantor berita Saudi (SPA).

"Undang-undang baru mewakili gelombang baru reformasi yang akan...meningkatkan keandalan prosedur dan mekanisme pengawasan sebagai landasan dalam mencapai prinsip keadilan, memperjelas garis akuntabilitas," kata Pangeran Mohammed bin Salman dalam pernyataannya.

Menurut pengumuman tersebut, reformasi baru akan mengatasi kurangnya kejelasan dalam aturan yang mengatur insiden dan praktik, litigasi berkepanjangan yang tidak didasarkan pada ketentuan hukum yang ditetapkan, dan tidak adanya kerangka hukum yang jelas untuk individu dan bisnis.

Seorang pejabat Saudi mengatakan kepada Reuters pada hari Senin, bahwa menetapkan kitab undang-undang yang jelas untuk empat hukum utama dan fundamental melalui penerapan praktik dan standar internasional terbaik, berarti kerajaan "pasti bergerak menuju kodifikasi seluruh hukum" untuk memenuhi kebutuhan dunia modern sambil berpegang pada prinsip Syariah Islam.

"Meskipun ada peradilan yang layak dan independen, kritik utamanya adalah bahwa hal itu tidak konsisten dan hakim memiliki keleluasaan yang signifikan pada banyak masalah ini, yang mengarah pada inkonsistensi dan ketidakpastian," kata pejabat Arab Saudi.

Baca juga: AS Minta Arab Saudi Perbaiki Catatannya Soal HAM

Tidak adanya undang-undang tertulis yang mengatur insiden tertentu selama beberapa dekade, mengakibatkan ketidaksesuaian dalam putusan pengadilan dan litigasi yang berkepanjangan, melukai banyak orang Saudi, kebanyakan perempuan, kata pernyataan resmi MBS.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Arab Saudi, misalnya, telah lama mengalami kecaman internasional atas sistem perwalian yang menugaskan setiap perempuan kerabat laki-laki-ayah, saudara laki-laki, suami atau anak laki-laki, yang persetujuannya diperlukan untuk berbagai keputusan besar sepanjang hidup seorang perempuan. Undang-undang tersebut direformasi pada Agustus 2019.

"Ini menyakitkan bagi banyak individu dan keluarga, terutama perempuan, sehingga memungkinkan beberapa untuk menghindari tanggung jawab mereka. Ini tidak akan terjadi lagi setelah undang-undang ini diundangkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Mohammed bin Salman.

Pangeran Mohammed bin Salman mengatakan dalam pernyataannya bahwa undang-undang baru akan diumumkan secara berurutan selama 2021.

SAUDI GAZETTE | REUTERS

Sumber:

https://saudigazette.com.sa/article/603353/SAUDI-ARABIA/Crown-Prince-announces-4-new-laws-to-reform-Saudi-Arabias-judicial-institutions

https://www.reuters.com/article/us-saudi-judiciary/saudi-crown-prince-announces-new-draft-laws-to-reform-judicial-institutions-idUSKBN2A82E6v

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kematian Presiden Iran: Harga Minyak Relatif Tenang, Emas Melonjak

5 jam lalu

Presiden Joko Widodo bersama Presiden Iran Seyyed Ebrahim Raisi melambaikan tangan ke arah awak media saat pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 23 Mei 2023. Dalam kunjungan ini akan disepakati beberapa perjanjian yang penting dalam pemajuan hubungan bilateral RI-Iran dan beberapa MoU terutama di bidang ekonomi dan juga penanganan narkotika. TEMPO/Subekti.
Kematian Presiden Iran: Harga Minyak Relatif Tenang, Emas Melonjak

Ketidakpastian politik terjadi di negara penghasil utama minyak dunia dengan meninggalnya Presiden Iran Ebrahim Raisi dan saikitnya Raja Saudi


Raja Salman Sakit Radang Paru-paru

10 jam lalu

Raja Salman tiba di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, 12 Maret 2017. AP/Shizuo Kambayashi
Raja Salman Sakit Radang Paru-paru

Setelah melakukan tes kesehatan, Raja Salman akan menjalani pengobatan radang paru-paru dengan antibiotik sampai sembuh.


5 Daftar Orang Terkaya di Arab Saudi pada Mei 2024

17 jam lalu

Pangeran Alwaleed Bin Talal terlihat sedang berkuda di sebuah dataran gurun pada Jumat, 2 Februari 2018, setelah keluar dari tahanan di Hotel Ritz Carlton pada 27 Januari 2018. Twitter
5 Daftar Orang Terkaya di Arab Saudi pada Mei 2024

Berikut ini deretan orang terkaya di Arab Saudi pada Mei 2024 menurut Celebrity Net Worth. Nomor satu ditempati oleh Pangeran Al Waleed.


Catat, 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Jemaah Haji Saat Berada di Tanah Suci

1 hari lalu

Jamaah calon haji embarkasi Surabaya tiba di landasan Terminal 1 Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 12 Mei 2024. Sebanyak 1.830 jemaah calon haji dari Bojonegoro dan Lamongan yang tergabung dalam lima kloter diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi. ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Catat, 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Jemaah Haji Saat Berada di Tanah Suci

Jemaah haji diwajibkan mematuhi berbagai larangan dan peraturan yang ditetapkan demi menjaga kesucian ibadah dan ketertiban di Tanah Suci.


Raja Salman Demam Tinggi dan Nyeri Sendi, Akan Jalani Tes Medis

1 hari lalu

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz melaksanakan salat Idul Fitri di Istana Al-Salam di Jeddah, Arab Saudi, 21 April 2023. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS
Raja Salman Demam Tinggi dan Nyeri Sendi, Akan Jalani Tes Medis

Raja Salman dari Arab Saudi mengalami demam tinggi dan akan menjalani pemeriksaan hari ini.


Pejabat AS Terbang ke Arab Saudi Temui Pangeran MBS, Apa yang Dibahas?

1 hari lalu

Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) berpose saat berkunjung ke Tembok Cina di Beijing, Cina 21 Februari 2019. Mohammed bin Salman berkunjung ke Tembok Cina menjelang melakukan pertemuan penting dengan Presiden Xi Jinping. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS
Pejabat AS Terbang ke Arab Saudi Temui Pangeran MBS, Apa yang Dibahas?

Utusan Joe Biden menemui Pangeran MBS di Arab Saudi untuk membahas sejumlah hal termasuk Palestina.


500 Demonstran Unjuk Rasa Damai di Peru Mendesak Undang-undang yang Mengatur LGBT Dihapus

1 hari lalu

Ilustrasi LGBT. Dok. TEMPO/ Tri Handiyatno
500 Demonstran Unjuk Rasa Damai di Peru Mendesak Undang-undang yang Mengatur LGBT Dihapus

Demonstran menuntut penghapusan undang-undang baru yang menggambarkan transgender dan jenis LGBT lainnya masuk kategori sebuah penyakit mental


Kemenag: Ibadah Haji Tanpa Visa Resmi Terancam Dideportasi hingga Denda Setara Rp 42,5 Juta

2 hari lalu

ilustrasi visa (pixabay.com)
Kemenag: Ibadah Haji Tanpa Visa Resmi Terancam Dideportasi hingga Denda Setara Rp 42,5 Juta

Jemaah tanpa visa haji resmi bisa dikenakan sanksi deportasi dan dilarang memasuki Arab Saudi sesuai jangka waktu yang diatur UU


Daftar Negara yang Mendukung Palestina, Ada Indonesia

3 hari lalu

Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour berpidato di depan para delegasi di Majelis Umum PBB sebelum melakukan pemungutan suara mengenai rancangan resolusi yang akan mengakui Palestina memenuhi syarat untuk menjadi anggota penuh PBB, di New York City, AS, 10 Mei 2024. REUTERS/Eduardo Munoz
Daftar Negara yang Mendukung Palestina, Ada Indonesia

Mulai dari Indonesia hingga Afrika Selatan, berikut ini adalah negara yang mendukung Palestina melawan agresi Israel


Bamsoet Apresiasi Penambahan Kuota Haji 2024 dari Saudi

4 hari lalu

Bamsoet Apresiasi Penambahan Kuota Haji 2024 dari Saudi

Bamsoet mengapresiasi penambahan kuota haji sebesar 20 ribu orang pada tahun 2024, sehingga total kuota Jemaah Haji Indonesia menjadi 241.000 orang.