AS Hentikan Dukungan Terhadap Operasi Militer Saudi di Yaman

Petugas berlarian usai ledakan mengguncang Bandara Aden di Yaman, Rabu, 30 Desember 2020. Setidaknya lima tewas dan puluhan orang luka-luka saat terjadi sebuah ledakan di bandara tersebut. REUTERS/Fawaz Salman

TEMPO.CO, - Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat menghentikan dukungannya terhadap operasi militer Arab Saudi di Yaman. Ia mendesak pula agar perang yang telah berlangsung lebih dari enam tahun itu diakhiri.

Langkah ini merupakan kebalikan dari kebijakan pemerintahan Barack Obama dan Donald Trump. "Perang ini harus diakhiri. Untuk menggarisbawahi komitmen kami, kami mengakhiri semua dukungan Amerika untuk operasi ofensif dalam perang di Yaman, termasuk penjualan senjata yang relevan," kata Joe Biden saat berkunjung ke Kementerian Luar Negeri AS seperti dikutip dari Reuters, Jumat, 5 Februari 2021.

Kendati mengentikan dukungan dalam operasi militer, Joe Biden menyampaikan bahwa Amerika Serikat tetap membantu Arab Saudi mempertahankan kedaulatannya. “Pada saat yang sama, Arab Saudi menghadapi serangan rudal, serangan UAV (drone) dan ancaman lain dari pasukan yang disuplai Iran di banyak negara. Kami akan terus mendukung dan membantu Arab Saudi mempertahankan kedaulatannya dan integritas teritorialnya serta rakyatnya," ucap dia.

Perang Yaman secara luas dilihat sebagai konflik proksi antara Arab Saudi dan Iran. Koalisi militer yang dipimpin Saudi melakukan intervensi di Yaman pada 2015 untuk mendukung pasukan pemerintah melawan milisi Houthi yang berpihak pada Iran.

Perserikatan Bangsa-Bangsa berusaha mengadakan pembicaraan damai untuk mengakhiri perang. Alasannya  perang ini menimbulkan krisis kemanusiaan terbesar di dunia karena 80 persen rakyat Yaman mengalami kelaparan. Penderitaan negara itu juga diperburuk oleh krisis ekonomi, keruntuhan mata uang, dan pandemi Covid-19.

Joe Biden sekaligus menunjuk diplomat veteran, Timothy Lenderking, sebagai utusan khusus AS untuk Yaman dalam upaya meningkatkan diplomasi Amerika. "Untuk mengakhiri perang di Yaman, perang yang telah menciptakan bencana kemanusiaan dan strategis," tuturnya.

Baca juga: Pemerintahan Baru Amerika Soroti Kelompok Houthi di Yaman

Penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan, mengatakan meski AS menghentikan dukungannya terhadap operasi militer Saudi di Yaman bukan berarti mereka juga menyetop memerangi kelompok-kelompok yang terafiliasi dengan Al Qaeda.

Pemerintah Arab Saudi menyambut baik pernyataan Biden, terutama komitmennya terhadap pertahanan negara dan mengatasi ancaman terhadapnya, menurut kantor berita negara tersebut.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri sedang meninjau penetapan Houthi sebagai organisasi teroris asing oleh pemerintahan Donald Trump sebelumnya. PBB menyerukan agar keputusan itu dibatalkan lantaran berpotensi mendorong Yaman ke dalam kelaparan skala besar.

REUTERS

Sumber: 

https://www.reuters.com/article/BigStory12/idUSKBN2A42IP






Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

27 menit lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

6 jam lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

6 jam lalu

Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

Korea Utara melakukan uji coba rudal sehari sebelum Wapres Amerika Serikat Kamala Harris tiba di Korea Selatan.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

8 jam lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

23 jam lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

1 hari lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

1 hari lalu

Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

Pangeran Mohammed bin Salman dipromosikan dari posisi menteri pertahanan menjadi perdana menteri Arab Saudi. Apa saja wewenangnya?


9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

1 hari lalu

9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

Yang teranyar adalah bela negara ala Presiden Putin, rakyat diminta terlibat dalam perang menyerang Ukraina. Perintah ini banyak ditolak warga.


Jelang Kedatangan Badai Ian, Jutaan Warga Florida Diminta Mengungsi

1 hari lalu

Jelang Kedatangan Badai Ian, Jutaan Warga Florida Diminta Mengungsi

Lebih dari 2,5 juta warga Florida berada di bawah perintah evakuasi menghadapi badai Ian yang diperkirakan mulai mendarat pada Rabu malam.


Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

2 hari lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.