Vladimir Putin Siap Berdialog Dengan Joe Biden

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri malam misa Natal Ortodoks di Gereja Saint Nikolai di Pulau Lipno di delta Sungai Msta di luar Veliky Novgorod, Rusia 6 Januari 2021. Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

    Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri malam misa Natal Ortodoks di Gereja Saint Nikolai di Pulau Lipno di delta Sungai Msta di luar Veliky Novgorod, Rusia 6 Januari 2021. Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

    TEMPO.CO, - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan berkenan untuk berdialog dengan presiden baru Amerika Serikat, Joe Biden, dalam rangka memperbaiki hubungan kedua negara.

    "Tentu saja, kami mengandalkan keberhasilan dalam mengadakan dialog," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seperti diberitakan kantor berita Interfax dan dikutip dari Reuters, Ahad, 24 Januari 2021.

    Hubungan antara Moskow dan Washington berada pada titik terendah sejak akhir Perang Dingin. Kedua belah pihak kerap berselisih di berbagai hal, misalnya peran Rusia di Ukraina dan tuduhan campur tangan dalam pemilihan AS dan masalah lainnya.

    Amerika Serikat pada hari Sabtu juga meminta otoritas Rusia untuk membebaskan pengunjuk rasa dan jurnalis yang ditahan pada demonstrasi yang mendukung kritikus pemerintah, Alexei Navalny, yang ditahan.

    Baca juga: Sumber Kremlin Sebut Alexei Navalny Mulai Mengancam Putin

    “Ini akan menjadi dialog di mana, tentu saja, perbedaan harus diungkapkan lebih jauh, poin-poin perbedaan. Tapi pada saat yang sama, dialog adalah kemungkinan untuk menemukan beberapa inti rasional, bagian-bagian kecil di mana hubungan kita semakin dekat, ”ujar Peskov.

    Menurut Peskov, jika saat ini pemerintah Amerika Serikat siap untuk berdialog maka Rusia bakal menyambut baik. "Saya tidak ragu presiden kami akan menanggapi dengan cara yang sama," tuturnya.

    Salah satu masalah besar yang harus diselesaikan oleh kedua kekuatan nuklir tersebut adalah perjanjian pengendalian senjata, yang dikenal sebagai New START, yang berakhir pada 5 Februari.

    Gedung Putih mengatakan pekan lalu bahwa Joe Biden akan mengupayakan perpanjangan lima tahun untuk kesepakatan itu, sementara Kremlin meminta proposal konkret dari Washington.

    Vladimir Putin adalah salah satu pemimpin global terakhir yang memberi selamat kepada Joe Biden atas kemenangannya dalam pemilihan presiden AS setelah pemungutan suara 3 November.

    REUTERS

    https://www.reuters.com/article/idUSKBN29T0CA?il=0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.