Mahasiswi Divonis 4 Bulan Penjara karena Langgar Protokol Covid-19

Skylar Mack, seorang mahasiswi berusia 18 tahun dari Georgia, telah dijatuhi hukuman empat bulan penjara setelah melanggar protokol Covid-19 di Kepulauan Cayman.[CNN]

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang mahasiswi berusia 18 tahun dari Georgia, Amerika Serikat, divonis empat bulan penjara di Kepulauan Cayman setelah melanggar protokol Covid-19 di wilayah Karibia Inggris saat mengunjungi pacarnya untuk kompetisi jet ski, menurut keluarganya.

Skylar Mack, mahasiswi kedokteran di Mercer University, berangkat ke Kepulauan Cayman pada 27 November setelah dites negatif Covid-19 di rumah, kata neneknya, Jeanne Mack, dilaporkan CNN, 20 Desember 2020.

Ketika Mack mendarat, dia menjalani tes Covid-19 lagi, yang hasilnya negatif dan dia diberitahu untuk tetap diisolasi selama dua minggu. Namun, dia memutuskan untuk menghadiri kompetisi jet ski pacarnya dua hari kemudian.

"Dalam pikirannya, selama dia menjauh dari semua orang, dia akan baik-baik saja untuk menonton balapan temannya, itu adalah balapan final nasional besar mereka, balapan terakhir tahun ini, masalah besar," kata neneknya.

Peserta lomba, yang mengenal Mack, melaporkan pelanggaran isolasi dan petugas menangkapnya.

Pacarnya, Vanjae Ramgeet, 24 tahun, dikatakan telah membantu dan membujuknya melakukan pelanggaran, menurut surat kabar Cayman Compass. Dia juga didakwa gagal mematuhi peraturan Covid-19, menurut pengacara Jonathon Hughes yang mewakili pasangan itu.

Menurut neneknya, Mack mengakui di pengadilan bahwa dia telah melanggar. Dia awalnya dijatuhi hukuman 40 jam pelayanan masyarakat dan diperintahkan untuk membayar denda untuk menutupi akomodasi karantina wajibnya.

Menurut aturan Covid-19 tentang isolasi turis setibanya di Kepulauan Cayman, "orang yang melanggar peraturan ini melakukan pelanggaran dan dapat dikenai hukuman denda sepuluh ribu dolar dan penjara selama dua tahun."

The Cayman Compass melaporkan bahwa wakil direktur penuntutan publik Kepulauan Cayman, Patrick Moran, kemudian mengajukan banding atas hukuman aslinya.

"Pelanggaran ini seharusnya ditangani dengan tindakan yang jauh lebih ketat," kata Moran kepada hakim. "Ketika sampai pada masalah pencegahan, hukuman yang dijatuhkan kemungkinan besar tidak akan banyak berpengaruh pada individu yang berpikiran sama."

Hakim Roger Chapple mendengarkan banding di Pengadilan Tinggi pada hari Senin dan memberikan revisi hukuman pada Selasa pagi, mengesampingkan keputusan pengadilan sebelumnya yang memberlakukan 40 jam pelayanan masyarakat dan pembayaran US$ 2.600 (Rp 37 juta), biaya standar untuk mengisolasi di fasilitas karantina pemerintah, The Cayman Comppas melaporkan.

Hakim dilaporkan menyatakan bahwa dia memahami perlunya tindakan penyeimbangan, tetapi menemukan bahwa beratnya pelanggaran sedemikian rupa sehingga satu-satunya hukuman yang sesuai adalah hukuman penjara segera.

Hughes, pengacara Kepulauan Cayman untuk Mack dan Ramgeet, mengkonfirmasi pasangan itu mengaku bersalah melanggar aturan karantina dan dijatuhi hukuman penjara empat bulan. Hughes mengatakan dia berencana untuk memohon hukuman yang tidak terlalu berat minggu depan.

"Kami berharap banding tersebut akan disidangkan oleh Pengadilan Banding Kepulauan Cayman pada Selasa pagi," katanya.

Hughes mengatakan kepada pengadilan bahwa kemenangan Ramgeet di acara jet-ski dicabut, dan hadiah uang/medali/trofi dikembalikan. "Dia diminta untuk menulis permintaan maaf resmi kepada Cayman Islands Watercraft Association, dan dia akan dilarang membalap di beberapa balapan pertama pada awal musim depan," kata Hughes kepada The Cayman Compass.

Sehari sebelum pelanggaran, peraturan ketat Covid-19 terbaru telah berlaku, yang meningkatkan hukuman karena melanggar protokol karantina.

Berdasarkan peraturan sebelumnya, hukuman penjara hingga satu tahun dan atau denda US$ 1.000 (Rp 14 juta) dapat dijatuhkan untuk pelanggaran wajib karantina. Peraturan baru meningkatkan hukuman menjadi dua tahun penjara, dan atau denda hingga US$ 10.000 (Rp 141 juta).

Nenek Mack mengatakan para pejabat menyebut tindakan cucunya sudah direncanakan, karena dia telah menelepon departemen kesehatan masyarakat agar gelang pelacak lokasi dilonggarkan sehari sebelum pelanggarannya.

"Dia melakukan kesalahan. Kami tidak meragukan kesalahan apa yang dia lakukan. Saya hanya berpikir hukumannya tidak sesuai dengan itu," kata Jeanne Mack.

Mack segera dibawa ke penjara, di mana dia ditahan lapas umum, dan menurut keluarganya, dia diperbolehkan menelepon mereka setiap hari.

Martyn Roper, gubernur Kepulauan Cayman mengeluarkan pernyataan video pada hari Jumat yang mengatakan, agar semua orang menunjukkan tanggung jawab individu dan kolektif jika ingin menangani pandemi virus corona secara efektif.

Sumber:

https://edition.cnn.com/2020/12/18/us/college-student-prison-cayman-islands/index.html

https://www.caymancompass.com/2020/12/15/4-months-for-selfish-arrogant-quarantine-breachers/






Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

1 jam lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

9 jam lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


Juara Nasional, Mahasiswi ITB Bawa Pembalut Ramah Lingkungan ke Kompetisi Berlin

1 hari lalu

Juara Nasional, Mahasiswi ITB Bawa Pembalut Ramah Lingkungan ke Kompetisi Berlin

Selain bahan penyerap, tim ITB ingin memodifikasi lapisan plastik di bawah pembalut dengan material bioplastic agar tidak mencemari lingkungan.


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

1 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

2 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

3 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

4 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

5 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

5 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

6 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.