Selasa, 22 September 2020

Rp 22 Miliar, Ini Masker Termahal di Dunia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masker termahal di dunia yang dibandrol dengan harga Rp 22 miliar. Sumber: english.alarabiya.net/AP

    Masker termahal di dunia yang dibandrol dengan harga Rp 22 miliar. Sumber: english.alarabiya.net/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah perusahaan perhiasan asal Israel sedang berusaha menciptakan terobosan, yakni membuat masker termahal di dunia. Masker yang terbuat dari emas bertahtakan berlian akan di bandrol dengan harga US$ 1,5 juta (Rp 22 miliar).

    Perancang perhiasan, Isaac Levy, menceritakan masker buatannya itu terbuat dari emas putih 18 karat dan akan dihiasi oleh 3.600 berlian hitam-putih. Yang paling penting, masker ini dilengkapi filter N99 seperti masker pada umumnya atau akan disesuaikan dengan permintaan calon pembeli.  

    Isaac Levy, perancang perhiasa. Sumber: AP/english.alarabiya.net

    Levy, pemilik perusahaan pembuat perhiasan Yvel, mengatakan pihaknya saat ini sudah punya dua calon pembeli dan diharapkan masker termahal di dunia ini bisa rampung pada akhir tahun ini. Levy menolak membocorkan siapa calon pembeli masker termahal buatannya.

    Dikutip dari english.alarabiya.net, masker wajah yang berkilau bakal menjadi sebuah kejutan ketika beberapa negara mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat mereka di ruang publik. Masker berlian itu nantinya akan memiliki berat 270 gram atau 100 kali lipat dari berat masker bedah pada umumnya. Walhasil, masker berlian ini tampaknya tidak mudah pula digunakan.

    Dalam sebuah wawancara, Levy memperlihatkan beberapa potong masker yang sudah ditaburi berlian. Ada pula satu lempengan emas dengan sebuah lubang untuk penyaringan.

    “Uang mungkin tidak bisa membeli segalanya, namun uang bisa membeli masker Covid-19 termahal. Ada orang-orang mau memakainya sehingga mereka menjadi pusat perhatian. Orang itu pasti bangga,” kata Levy.

    Memakai masker termahal di dunia mungkin bisa membuat beberapa orang sakit hati. Sebab saat yang sama, ada jutaan orang di dunia terseok-seok secara ekonomi.

    Terkait hal ini, Levy meyakinkan, dia membuat masker berlian itu bukan untuk dipakai sendiri. Namun dia hanya menjadi orang yang membuatnya dan merasa bersyukur bisa  menciptakan masker yang mungkin paling mahal di dunia.

    “Saya bersyukur, membuat masker ini sama dengan memberikan lapangan pekerjaan kepada para pegawai saya di tengah situasi yang sulit seperti sekarang ini,” kata Levy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.