Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez Terinfeksi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez berpidato bersama dengan penjabat Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) Chad Wolf (tidak difoto), di Gedung Presiden di Tegucigalpa, Honduras 9 Januari 2020. [REUTERS / Jorge Cabrera]

    Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez berpidato bersama dengan penjabat Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) Chad Wolf (tidak difoto), di Gedung Presiden di Tegucigalpa, Honduras 9 Januari 2020. [REUTERS / Jorge Cabrera]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez mengatakan pada Selasa malam bahwa ia telah didiagnosis dengan virus corona (Covid-19)

    "Sebagai presiden negara dan warga negara yang bertanggung jawab, saya ingin menyampaikan bahwa selama akhir pekan saya mulai merasa tidak nyaman dan hari ini saya didiagnosis terinfeksi Covid-19," kata Hernandez dalam pidato televisi, dikutip dari Reuters, 17 Juni 2020.

    Saat ini Hernandez sedang menerima perawatan dan akan bekerja dari jarak jauh dan melalui para pembantunya.

    "Mereka merekomendasikan istirahat tetapi saya akan terus bekerja dari jarak jauh dan melalui para pembantu saya," katanya.

    Dia mengatakan telah mengalami gejala ringan dan mulai menerima perawatan dan merasa lebih baik.

    Istri Hernandez dan dua pembantunya juga telah didiagnosis dengan virus corona dan mereka semua dirawat.

    Honduras pada 8 Juni mulai secara bertahap membuka kembali ekonominya setelah hampir tiga bulan lumpuh selama pandemi virus corona, bahkan ketika beberapa dokter memperingatkan sistem layanan kesehatan mungkin kelebihan beban.

    Presiden Juan Orlando Hernandez menyesalkan ribuan bisnis yang sudah tutup dalam pidato televisi yang direkam pada hari Senin pekan kemarin.

    "Ekonomi tidak bisa ditutup lebih lama lagi," kata Hernandez, menambahkan bahwa jam 5:00 pagi. hingga 7:00 malam jam malam akan dipertahankan," katanya.

    Sekitar 500.000 pekerjaan hilang atau ditangguhkan selama karantina, menurut Dewan Perusahaan Swasta Honduras (COHEP). Bank sentral memperkirakan ekonomi akan menyusut antara 2,9-3,9% tahun ini setelah tumbuh 2,7% pada 2019, Reuters melaporkan.

    Awalnya, hanya 20% dari tenaga kerja yang diharapkan untuk kembali ke pekerjaan mereka di ibu kota Tegucigalpa, menurut rencana pembukaan kembali pemerintah, serta daerah utara yang menjadi hotspot infeksi virus corona. Di area lain, 40-60% pekerja diperkirakan akan kembali.

    Para pejabat mengatakan pembukaan kembali akan dihentikan jika ada wabah baru.

    Sejauh ini Honduras telah melaporkan 9.656 kasus virus corona dan 330 kematian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.