Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Meski Dilarang, Hong Kong Tetap Peringati Peristiwa Tiananmen

image-gnews
Puluhan ribu warga menyalakan lilin dalam aksi mengenang korban Tragedi Tiananmen 1989 di Hong Kong, Senin, 4 Juni 2018. AP Photo/Vincent Yu
Puluhan ribu warga menyalakan lilin dalam aksi mengenang korban Tragedi Tiananmen 1989 di Hong Kong, Senin, 4 Juni 2018. AP Photo/Vincent Yu
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Warga Hong Kong memberontak dari larangan pemerintah untuk tidak menggelar acara mengenang peristiwa Tiananmen. Dikutip dari Channel News Asia, warga akan tetap menggelar peringatan tersebut pada malam ini dengan menyalakan lilin di seluruh penjuru Hong Kong.

"Jika kami dilarang untuk menyalakan lilin saat berparade, maka kami akan menyalkana lilin di seluruh penjuru kota, di manapun warga berada," ujar Lee Cheuk-yan, koordinator dari Hong Kong Alliance yang tiap tahunnya rutin mengorganisir hari peringatan peristiwa Tiananmen, Kamis, 4 Juni 2020.

Sebagai gambaran, Peristiwa Tianenmen terjadi 31 tahun lalu, di tahun 1989. Peristiwa tersebut dipicu perpecahan di dalam tubuh Partai Komunis Cina, antara mereka yang mendukung perubahan politik yang lebih bebas dengan mereka yang tetap menginginkan kontrol kuat dari negara.

Mayoritas warga Cina, saat itu, diketahui mendukung adanya keterbukaan politik yang lebih bebas. Oleh karenanya, untuk mendesak pemerintah agar berubah, mereka menggelar unjuk rasa di alun-alun Tiananmen. Jumlah demonstran diketahui mencapai satu juta orang saat itu.

Kelompok garis keras gerah dengan unjuk rasa yang terjadi. Apalagi, unjuk rasa digelar di alun-alun Tiananmen yang tak jauh dari makam Mau Zedong, pendiri Cina modern. Untuk meresponnya, darurat militer diberlakukan. Dari tanggal 3-4 Juni 1989, militer menyerbut Tiananmen, menyerang dan menangkap warga yang berunjuk rasa.

Di Hong Kong, monumen Tiananmen dibangun untuk mengenang peristiwa itu. Tiap tahunnya, warga berkumpul di sana untuk memperingatinya karena di Beijing sendiri hal tersebut tidak dianjurkan. Tak jarang juga massa diorganisir di sana sebelum berunjuk rasa. Namun, untuk tahun ini, pemerintah melaranganya dengan alasan pengendalian virus Corona.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Para aktivis demokrasi dan hak asasi manusia membandel karena khawatir tahun ini akan menjadi tahun terakhir bisa memperingati peristiwa Tiananmen. Sebab, Pemerintah Hong Kong telah sepakat untuk membantu Cina menyusun UU Keamanan Nasional Hong Kong yang mengatur segala hal yang bertentangan dengan pemerintah Cina.

Chiu Yan-loy, salah satu panitia peringatan peristiwa Tiananmen mengatakan bahwa dirinya mencoba untuk tetap optimis. Oleh karenanya, dirinya dan aktivis lainnya mencoba untuk lebih kreatif dalam mengenang peristiwa Tiananemen. "Misalnya, kami menargetkan bisa membagikan lilin ke 200 titik di Hong Kong untuk acara malam ini," ujar Chiu Yan-loy.

Mengacu pada media lokal, Pemerintah Hong Kong sudah menyiapkan 3000 pasukan anti huru-hara untuk memastikan tidak ada parade atau peringatan peristiwa Tiananmen. Di saat bersaman, Pemerintah Hong Kong dijadwalkan akan meloloskan regulasi soal lagu kebangsaan Cina hari ini.

Catatan redaksi: kami memperbaiki usia dari peristiwa Tiananmen dari yang sebelumnya tertulis 41 tahun menjadi 31 tahun. Atas kesalahan ini, kami mohon maaf.

ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ekspor Indonesia Melambat, CORE: Karena Ketergantungan ke Pasar Cina

6 jam lalu

Deretan kapal pengangkut peti kemas tengah melakukan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 25 April 2024. Namun, capaian kali ini menandai penurunan 4,19 persen dibanding Maret tahun sebelumnya (YoY).  TEMPO/Tony Hartawan
Ekspor Indonesia Melambat, CORE: Karena Ketergantungan ke Pasar Cina

CORE menilai perlambatan ekspor Indonesia disebabkan ketergantungan ke pasar Cina. Begini penjelasan lengkapnya.


Israel Berang karena Hamas Dimasukkan dalam Pemerintahan Gaza Pascaperang,

11 jam lalu

Pejabat Fatah dan Hamas menunggu pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan perwakilan kelompok dan gerakan Palestina sebagai bagian dari pembicaraan intra-Palestina di Moskow pada 12 Februari 2019. [Pavel Golovkin/Pool via Reuters]
Israel Berang karena Hamas Dimasukkan dalam Pemerintahan Gaza Pascaperang,

Israel mengecam kesepakatan yang ditengahi oleh Cina yang akan membawa Hamas ke dalam "pemerintahan rekonsiliasi nasional" di Gaza


Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

1 hari lalu

Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada  23 Juli 2024. PEDRO PARDO/Pool via REUTERS
Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

Berbagai faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah yang bersaing, sepakat untuk mengakhiri perpecahan mereka dan membentuk pemerintahan persatuan


Bagaimana Kamala Harris Memandang Dunia: Dari Gaza, Rusia hingga Cina dan India?

1 hari lalu

Wakil Presiden AS Kamala Harris berbicara dengan Perdana Menteri Mongolia Oyun-Erdene Luvsannamsrai di kantor seremonialnya, di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower, di kampus Gedung Putih di Washington, AS, 2 Agustus 2023. REUTERS/Kevin Wurm
Bagaimana Kamala Harris Memandang Dunia: Dari Gaza, Rusia hingga Cina dan India?

Kandidat presiden AS, Kamala Harris, diperkirakan tetap konsisten dengan kebijakan-kebijakan Presiden Joe Biden mengenai Cina, Ukraina, dan Gaza.


Bareskrim Sita Ratusan Obat Perangsang Poppers Asal Cina, Sudah Dinyatakan Berbahaya oleh BPOM

1 hari lalu

Dirtipidnarkoba Bareskim Polri ungkap 2 kasus narkotika, jaringan Malaysia- Indonesia dan Myanmar-Indonesia. Mereka amankan 157 kg sabu. Senin, 22 Juli 2024. Jihan Ristiyanti
Bareskrim Sita Ratusan Obat Perangsang Poppers Asal Cina, Sudah Dinyatakan Berbahaya oleh BPOM

BPOM menyatakan obat perangsang Poppers asal Cina berbahaya. Bareskrim menyita ratusan obat tersebut di Bekasi dan Banten.


Ada Investor Cina di Balik Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

2 hari lalu

Ilustrasi roti. Pixabay.com
Ada Investor Cina di Balik Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya

Siapa pemilik roti Aoka dan Okko?


7 Negara di Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

2 hari lalu

Wisatawan mengantri untuk memasuki stasiun kereta Shanghai Hongqiao, saat kepadatan perjalanan Festival Musim Semi menjelang Tahun Baru Imlek, di Shanghai, Cina 5 Februari 2024. REUTERS/Nicoco Chan
7 Negara di Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

Berikut ini daftar negara di asia yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Negara ini menawarkan destinasi liburan wisata alam hingga wisata kuliner.


Kemenperin Sita 25.257 Speaker Aktif Impor dari Cina Senilai Rp 10,2 Miliar, Kenapa?

3 hari lalu

Kepala Badan Standardisasi Kebijakan Jasa Industri Kemenperin Andi Rizaldi dalam konferensi pers penyitaan sementara speaker aktif tak SNI di Jakarta, Jumat, 19 Juli 2024. ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Kemenperin Sita 25.257 Speaker Aktif Impor dari Cina Senilai Rp 10,2 Miliar, Kenapa?

Kemenperin menyita 25.257 unit speaker aktif senilai Rp 10,2 miliar dari tiga perusahaan asal Cina.


Unjuk Rasa di Bangladesh, Kementerian Luar Negeri Pastikan WNI Aman

3 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
Unjuk Rasa di Bangladesh, Kementerian Luar Negeri Pastikan WNI Aman

Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Dhaka terus memonitor situasi dan menjalin komunikasi dengan para WNI di Bangladesh.


Jembatan Cina Ambruk Tewaskan 12 Orang, Presiden Xi Jinping Perintahkan Penyelamatan Darurat

3 hari lalu

Tangkapan layar kawasan banjir di Kota Meizhou, Guangdong, Tiongkok, 17 Juni 2024.  (File image: Video obtained by Reuters)
Jembatan Cina Ambruk Tewaskan 12 Orang, Presiden Xi Jinping Perintahkan Penyelamatan Darurat

Ratusan penyelamat terlibat dalam pencarian terhadap sekitar 20 kendaraan yang hilang setelah jembatan jalan raya di Cina ambruk saat hujan lebat