Thailand Lanjutkan Status Darurat Virus Corona Sampai Akhir Juni

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerumunan penumpang terlihat di kereta setelah pemerintah Thailand meredakan langkah-langkah isolasi di tengah wabah penyakit virus corona (Covid-19), di Bangkok, Thailand 18 Mei 2020. [REUTERS / Soe Zeya Tun]

    Kerumunan penumpang terlihat di kereta setelah pemerintah Thailand meredakan langkah-langkah isolasi di tengah wabah penyakit virus corona (Covid-19), di Bangkok, Thailand 18 Mei 2020. [REUTERS / Soe Zeya Tun]

    TEMPO.CO, Jakarta - Gugus tugas Covid-19 mengatakan pada Jumat pemerintah Thailand akan tetap memberlakukan status darurat virus corona sampai akhir Juni.

    Pusat perbelanjaan dan department store dibuka kembali pada akhir pekan setelah hampir dua bulan ditutup karena jumlah kasus melambat, tetapi bar, klub malam, bioskop, taman bermain, dan beberapa fasilitas olahraga tetap terlarang.

    Dilaporkan Reuters, 22 Mei 2020, Pusat Administrasi Situasi Covid-19 pemerintah Thailand (CCSA) mengusulkan perpanjangan status darurat sebagai tanggapan terhadap perkembangan pandemi global dan untuk memberikan waktu mempersiapkan pelonggaran lebih lanjut pada awal bulan depan.

    "Alasan untuk memperpanjang status darurat untuk satu bulan lagi adalah keamanan kesehatan, memungkinkan operasi terpadu dan terus menerus oleh pejabat dalam situasi pandemi yang belum terselesaikan," kata juru bicara CCSA Taweesin Wisanuyothin.

    Perpanjangan status darurat berdasarkan pada persetujuan Kabinet pada hari Selasa.

    Pramusaji melayani pengunjung yang duduk delat karakter Barbegon di meja restoran Bar.B.Q Plaza sebagai bagian dari penerapan social distancing di tengah pandemi virus corona atau COVID-19 di Bangkok, Thailand, 17 Mei 2020. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Pemerintah telah memperpanjang larangan penerbangan penumpang internasional, yang telah berlaku sejak April, hingga akhir Juni. Sekolah tetap ditutup dan dijadwalkan dibuka kembali pada bulan Juli.

    Thailand telah mencatat infeksi harian dalam satu digit untuk sebagian besar bulan lalu dan pada hari Jumat melaporkan tidak ada infeksi baru virus corona atau kasus kematian.

    Dikutip dari Bangkok Post, juru bicara gugus tugas respons Covid-19 Thailand, Taweesilp Visanuyothin, mengatakan tidak ada kasus baru virus corona yang dilaporkan selama 24 jam terakhir, tetapi mengimbau orang-orang harus tetap berhati-hati karena masih ada orang yang terinfeksi berkeliaran tanpa terdeteksi di masyarakat.

    Taweesilp Visanuyothin, dari Centre for Covid-19 Situation Administration, mengatakan bahwa pada periode 8-21 Mei, 45 orang dinyatakan positif mengidap penyakit Covid-19. Dua puluh dari mereka terinfeksi di negara lain dan dikarantina saat kembali ke Thailand. 25 lainnya terkena penyakit secara lokal.

    Hingga Jumat total kasus virus corona yang dikonfirmasi di Thailand adalah 3.037, di mana 56 di antaranya meninggal dan 2.910 pulih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.