Corona, Amerika dan Kanada Perpanjang Pembatasan Lintas Negara

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Chicago, kota terbesar ketiga di Amerika Serikat, selama karantina wilayah untuk mencegah penyebaran virus corona. Gubernur Illinois memperpanjang masa karantian wilayah hingga 30 Mei 2020. TEMPO | Indri Maulidar

    Suasana Chicago, kota terbesar ketiga di Amerika Serikat, selama karantina wilayah untuk mencegah penyebaran virus corona. Gubernur Illinois memperpanjang masa karantian wilayah hingga 30 Mei 2020. TEMPO | Indri Maulidar

    TEMPO.COOttawa – Pemerintah Kanada dan Amerika Serikat tampaknya bakal memperpanjang pembatasan perjalanan lintas negara yang tidak esensial hingga 21 Juni 2020 terkait upaya pembatasan virus Corona.

    Reuters melansir ini berdasarkan sumber dari kalangan pejabat Kanada dan Amerika pada Rabu, 14 Mei 2020.

    “Kedua negara bertetangga ini bersepakat pada 18 April untuk memperpanjang pembatasan lalu lintas perbatasan kedua negara hingga 21 Mei karena kasus virus Corona terus berkembang,” begitu dilansir Reuters pada Rabu, 13 Mei 2020.

    Salah satu pejabat pemerintah Kanada mengatakan,”Terlalu awal untuk mencabut larangan pembatasan ini. Jadi kami bekerja untuk memperpanjangnya.”

    Pejabat Kanada mengatakan pembicaraan dengan mitra dari pemerintah Amerika berlangsung positif.

    Menurut Chad Wold, pejabat pelaksana sekretaris departemen Keamanan Dalam Negeri atau Homeland Security, pembatasan lintas perbatasan antara AS dan Kanada serta Meksiko akan terus diperpanjang.

    Wolf mengatakan pejabat Kanada dan Meksiko bersedia melanjutkan tindakan ini dalam waktu dekat.

    Menurut pejabat Meksiko, perpanjangan pembatasan lintas batas ini berlaku dalam jangka waktu dekat.

    Menurut kepala kesehatan publik Kanada, ada tren kenaikan risiko kesehatan yang terus meningkat di Amerika.

    Kabar soal perpanjangan lintas batas selama 30 hari hingga 21 Juni pertama kali dilaporkan oleh media Globe and Mail.

    Channel News Asia melaporkan kasus virus Corona pertama kali menyebar di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina bagian tengah.

    Wabah Corona ini menyebabkan sakit paru-paru parah dan telah menelan korban jiwa sebanyak sekitar 297 ribu jiwa dengan sekitar 4.4 juta orang terinfeksi di 185 negara. Sebanyak sekitar 1.6 juta orang sembuh setelah dirawat dokter di seluruh dunia seperti dilansir Johns Hopkins University.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...