Pabrik Tepung Tua Inggris Semakin Populer di Masa Lockdown

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengangkat karung tepung di dalam pabrik gilingan tepung keluarga Shipton Mill di Tetbury, 6 Mei 2020, yang mendapat lonjakan pesanan sejak lockdown virus corona diberlakukan di Inggris.[REUTERS]

    Pekerja mengangkat karung tepung di dalam pabrik gilingan tepung keluarga Shipton Mill di Tetbury, 6 Mei 2020, yang mendapat lonjakan pesanan sejak lockdown virus corona diberlakukan di Inggris.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrik tepung tua di Inggris semakin populer dengan meningkatnya permintaan akan tepung di tengah lockdown pencegahan virus corona.

    Shipton Mill, yang merupakan penggilingan tepung ketika Normandia menaklukkan Inggris hampir seribu tahun yang lalu, kebanjiran pesanan setelah melambungnya permintaan akan tepung organiknya dari generasi baru pembuat roti rumahan.

    Terletak di ujung jalan di antara hutan-hutan di anak sungai River Avon, Shipton Mill menawarkan lusinan tepung kuno yang dibuat di bangunan yang sebagian masih berupa batu bata tua, dengan mengolah beberapa dari varietas gandum Inggris kuno.

    Ada lonjakan permintaan dari pembuat roti rumahan sehingga Joe Lister, kepala pembelian dan penjualan di pabrik, mengatakan ia mengalami kesulitan untuk mengejar pesanan, meskipun beberapa penjualan ke toko roti tradisional telah jatuh karena lockdown.

    "Peningkatan permintaan dalam pembuatan roti rumahan sangat besar sehingga kami tidak dapat mengimbanginya," kata Lister, yang ayahnya membeli tempat gilingan itu pada tahun 1981 untuk direstorasi, dikutip dari Reuters, 8 Mei 2020.

    "Kami belum pernah melihat lonjakan permintaan seperti ini sebelumnya, sangat, sangat fokus pada kue rumah dan begitu intens," kata Lister.

    Seni membuat roti telah mengalami peningkatan ketika miliaran orang di seluruh dunia bergulat dengan lockdown mencegah virus corona.

    Pembuat roti rumahan, terutama dalam budaya London dan New York yang semakin terkikis zaman, sekarang memiliki waktu berjam-jam untuk mengolah roti.

    Di Inggris, tepung dan ragi terjual habis dalam beberapa hari sejak awal wabah, sebagian karena kekurangan kemasan saat produksi di pabrik.

    Tepat sebelum lockdown Inggris diberlakukan pada akhir Maret, Shipton Mill meminta orang-orang mengantre di luar dari pagi hingga malam. Kemudian datang 10.000 pesanan online dalam 3 hari, jumlah yang biasanya mereka dapatkan dalam tiga bulan.

    "Itu membuat kami terjaga, sangat lelah," kata Lister, berdiri di luar bagian tiang dan tiang Tudor dari pabrik.

    Pabrik, yang disebutkan dalam Buku Domesday William The Conqueror's of 1086, menjual sekitar 40 ton tepung sebulan ke rumah pembuat roti, kafe kecil dan toko roti kecil.

    "Kami sekarang melakukan itu dalam waktu sekitar tiga hingga empat hari, sungguh menakjubkan untuk mengeluarkan tepung sebanyak itu dari pintu," kata Lister yang telah mempekerjakan staf baru untuk mengambil dan mengemas tepung.

    Gilingan tepung unggulan pabrik tepung Shipton Mill adalah Organic White Flour No.4, perpaduan dari gandum organik kontinental dan Inggris, organik Einkorn, salah satu varietas gandum yang dibudidayakan paling awal, dan tepung yang digiling dari campuran John Letts dari varietas kuno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H